
"sudah cukup amando!"terdengar perintah seseorang laki-laki berumur sekitar 60tahunan.
kami paman sontak menoleh ke sumber suara.terlihat sosok kakek tua dengan tongkatnya di tangan nya berjalan menuju kearah kami.
"Maaf ayah?..saya hanya berharap Uchiha Shisui masih hidup dan berita tentang kematian shisui itu adalah rumor saja?"ungkap paman laki-laki bertubuh besar itu.
"apa yang sedang kalian bicarakan?."tanyaku kepada kedua sosok di hadapanku ini.sosok yang baru saja aku temui tetapi sudah memberiku puluhan pertanyaan dalam benak ku.sosok tua itu berjalan menghampiri ku disorot manya seperti mengenali aku.
"Anak muda coba kau lepaskan bajumu sebentar.saya ingin memastikan sesuatu!".perintah kakek tua kepada ku.
Tampa bertanya lagi aku segera melepaskan baju,yang ku pakai.akau tak berani menolak perintah kakek ini karna aku tak mau membuat permasalah baru yang semakin rumit.sosok kakek tua itu melihat punggungku dengan mata yang di simpitkan.beberpa menit kakek tua itu mencari sesuatu entah apa itu aku tidak mengerti.
"Hemm pantas saja amando memberi tahuku jika Uchiha Shisui masih hidup.wajah dan tanda itu persisi seperti dia!".timpal kakek tua itu.
mereka berdua seperti mengerti apa yang mereka lihat.mereka berdua seperti sudah memastikan sesuatu yang tepat.
"Apa?..ada sesuatu yang salah di punggungku!"tanyaku kepada kekek tua yang masih saling pandang.seperti mengingat kejadian yang sudah terjadi begitu lama.
"Namamu dan asalmu dari mana anak muda?".tanya kakek tua kakek tua itu bertanya dengan wajah serius.seperti ingin memastikan kebenaran.
Mendengar kakek tua bertanya seperti itu perasaan panik dan bingung aku tak tahu harus menjawab apa.aku harus berkata jujur jika aku berasal dari dunia lain begitu.mungkin mereka akan mengganggap ku orang gila.
[Tuan..anda bilang kalo anda tak ingat dari mana asalnya.anggap saja seperti anda kehilang ingatan.] Saran sistem yang sedari tadi hanya diam sekarang memberikan saran.
"apa mereka berdua akan percaya?."batinku kepada sistem.
[kaya bisa taun.wajah anda mirip seperti Uchiha Shisui.mereka akan mengira bahwa anda adalah Uchiha Shisui yang berhasil meloloskan diri dari kematian tetapi hilang ingatan.]ucap sistem menjelaskan rencananya kepadaku.
Aku berfikir sejenak apakah harus membohongi orang yang menolongku lagi.tapi ahhh kenapa masalah terus saja datang kenapa pula aku memakai tubuh Uchiha Shisui.selesai menimbang-nimbang semua nya aku segera menganggukkan kepalaku menandakan aku setuju akan saran yang sistem berikan.
[Anda tak perlu khawatir tuan ini hal yang baik.anda bisa menggunakan identitas tubuh ini untuk bisa belajar jurus-jurus baru saya lihat di desa ini banyak orang kuat.pasti mereka berlatih dengan seseorang yang hebat.apa lagi anda juga belum mempunyai tujuan mau kemana kan!.ditambah mereka juga memiliki konflik dengan para pembunuh itu ada akan sedikit aman untuk sementara!.] Bujuk sistem kepadaku yang masih sedikit ragu.mendengar tutur penjelasan itu aku sedikit bernafas lega karena masalahku akan sedikit berkurang.dengan senyuman tipis yang terbentuk di bibirku aku melakukan rencana yang di sarankan sistem tadi.
"Aku tidak tau namaku dan asalku yang ku tahu aku tiba-tiba terbangun ditengah hutan.aku juga sebelum sampai disini diserang 4orang berjubah hitam dengan topeng hewan.sepertinya mereka ingin membunuhku!".ucapku menjelaskan detail tetapi aku tidak menjelaskan semuanya.
Mendengar jawabanku mereka berdua hanya diam dan saling panda entah apa yang mereka pikirkan.aku berdoa semoga saja mereka percaya.
"Ada apa ini ayah,kakek?" Tanya seorang perempuan dari balik pintu.sosok perempuan yang menolongku berjalan mendekat kami.di wajahnya terlihat kebingungan disaat melihat aku berdiri tanpa memakai baju.
"Tak ada apa-apa?kakek cuma melihat keadaan anak ini.apa lukanya sudah sembuh?." Jawab kakek tua tersenyum lembut kepada sosok perempuan berbaju merah itu.sosok wanita itu berbalik menatapku dengan tatapan tajam.memastikan jika perkataan kakeknya benar atau bohong.
Melihat tatapan yang tertuju kepadaku aku segera anggukan kepalaku perlahan.melihat itu wanita itu tersenyum manis seperti menerima penjelasan kakek tua itu.
"Ya udah ayok kita makan!aku sudah masak banyak untuk kita makan malam!"ajak gadis itu kepada kami bertiga.gadis itu melangkah terlebih dahulu meninggalkan kami.segera di ikuti oleh kakek tua dan sosok besar di belakangnya.
Aku masih termenung memikirkan ini yang ku tahu Karakter Uchiha Shisui meninggal saat Danzo ingin mengambil mata.apakah ini seperti imajinasi yang disebut atau seperti cerita tambahan ah aku tak tahu yang terpenting sekarang aku harus bertambah kuat dahulu.suapa bisa melindungi diriku sendiri.
"Anak muda ayo makan!supaya bisa cepat pulih tubuhmu.ucap sosok berbadan besar mengajak ku untuk ikut makan.
__ADS_1
Mendengar itu aku segera menggunakan kepala dengan cepat menyusul mereka berdua.terlihat disalah satu ruangan terlihat wanita cantik masih sibuk menyiapkan makanan yang cukup banyak untuk kami.aku sangat kagum melihat tangan yang cekatan seperti sudah biasa melakukan.aju sangat kagum kepada wanita ini dia sudah cantik,baik dan seperti sudah biasa kerja berat.
kamu bertiga duduk disebuah kursi kayu yang cukup nyaman dengan dihadapkan dengan meja yang penuh dengan masakan yang terlihat sangat menggugah selera ditambah seharian perut ini belum terisi oleh satupun makanan.
Malam semakin larut suara khas hewan malam sudah mulai bersautan.aku duduk didepan rumah memandangi langit yang penuh akan taburan bintang-bintang.perlahan aku menghela nafas panjang ternyata hidup ditengah konflik itu sangat melelahkan.kapan saja nyawa bisa melayang.
"Apa yang kau sedang pikirkan anak muda?." Tanya kakek tua dari dalam rumah.mendengar itu aku membalikan pandanganku mengarah ke sosok kakek tua yang perlahan menghampiri ku yang masih duduk di teras rumah.
"Tidak ada kek!"jawabku singkat.
"Oh... ya saya belum tau nama kakek siapa?"tanyaku malu karna dari tadi hanya memikirkan diriku sendiri tanpa tau nama dari orang-orang yang menyelamatkan nyawaku.aku bertanya kepada sosok kakek tua yang memang lurus ke arah langit yang jauh.
Sebelum berbalik arah memandangiku
"Panggil saja kakek hun?."jawab kakek hun dengan senyumannya yang sangat ramah.
"Kek apa anda tau siap sosok berjubah hitam yang menyerang saya.?"tanyaku kepada kakek hun.aku menatap lekat wajahnya sepertinya kakek Yun tau siapa Meraka.
"Mereka adalah anggota anbu Konoha yang dipimpin oleh Danzo.yang disebut ne!"timpal sosok besar yang sudah berdiri di belakang ku.
"Anggota Ne..!?." Jawabku memastikan aku tidak asing mendengar nama organisasi itu aku tidak terlalu terkejut karna selama ini aku tau sifat mereka di dalam filem.
"Kenapa anda bisa tau?"tanyaku kepada sosok laki-laki berbadan besar itu.aku bukanya tak percaya tetapi aku ingin sedikit mendapatkan informasi kenapa mereka saling berusaha.
"Namaku adalah amando aku pemimpin dari clan Qi. Clan Qi adalah clan yang tidak terlalu besar tetapi memiliki kekuatan yang tidak terlalu lemah dari kalan uchiha.clan QI Berada tidak jauh dari desa konoha kami juga menjalin kerja sama dengan clan uchiha!.tetapi tak lama clan uchiha di bantai habis.sebelum tragedi itu ada salah satu anggota uchiha bernama Uchiha Shisui memberitahu kami untuk meninggalkan negara api! Karna kami juga dituduh penghianat oleh Danzo!".penjelasan paman amando dengan serius beberapa kali wajahnya berubah menjadi amarah yang memuncak.
"Iya mereka sangat kejam bahkan mereka tidak segan-segan membunuh orang yang tak bersalah.bahkan wanita dan anak-anak clan Qi kami dengan kejam di bunuh Tampa alasan!?."timpal sosok perempuan berbaju merah ikut menanggapi cerita paman Dengan kemarahan memuncak.
"YIN??...Sudah cukup!"perintah paman amado.meperintakan yu yin berhenti berbicara.
Mendengar itu yu yin hanya menghela nafas panjang.experisi sedih jelas terpancar dari wajah cantiknya.
"Tapi yang paling mengerikan adalah anbu robot yang di pimpin oleh Danzo!"ungkap kakek Yun dengan tatapan penuh kemarahan tangan yang memegang tongkat kayu seperti di kepalkan dengan kuat.
Anbu Root atau Ne adalah organisasi bawah tanah yang dipimpin dan digerakkan oleh pemimpin tunggal mereka, Shimura Danzo.
Berbeda dengan Anbu biasa, Anbu Root tidak bekerja langsung di bawah kepemimpinan Hokage, yang justru mereka memiliki satu misi rahasia yang harus dijalani oleh setiap anggotanya, yaitu menggulingkan kepemimpinan Hokage, dan menjadikan junjungan mereka, Danzo menjadi Hokage berikutnya, demi mengembalikan Konoha menjadi kuat seperti sedia kala (bagi mereka).
Jika Anbu biasa saja sudah berbahaya, dan penuh dengan aura gelap, maka Anbu Root lebih gelap lagi, karena mereka tumbuh benar-benar dibuat tanpa perasaan dan hanya melayani satu orang, yaitu Danzo.
Anbu Root juga mengenakan topeng yang berbeda dengan Anbu Konoha, selain itu, mereka hanya mengenakan jubah hitam, dan di dalam jubah, mereka mengenakan pakaian khas mereka masing-masing, bukan pakaian Anbu seperti milik Konoha.
Setelah cukup lama bercerita aku memutuskan untuk pamit kembali ke kamar segara aku merebahkan badan ini sebuah kasur tipis berwarna biru tua.
"Sistem apa kau dengar ucapan ku?"ucapku memanggil sistem.
[Iya tuan ada yang bisa saya bantu?]
__ADS_1
Aku ingin melihat statusku sekarang
[Dimengerti tuan.]
Sistem mengidentifikasi seratus...
Tut.....
[1%.....20%....50%....70%....90%....100%.
Sistem selesai mengidentifikasi pemiliknya.]
[INFORMASI DI UPDATE.]>
Jenis elemen:[es,petir]
Level kekutan:[3]
Kekutan EP(cakra):[11]
Sistem selesai update data...
"Edit bio data.!"perintahku kepada sistem .
[Edit bio data di mulai.]
Masukan nama baru...
"Nama Uchiha Shisui."ucapku memberitahu sistem.
[Nama baru dikonfirmasi.]
Nama:[Uchiha Shisui.]
[Memindai umur otomatis]
Umur:lima belas belas tahun terkonfirmasi di pakai.
Umur:[15 tahun]
Jenis kelamin:[laki-laki]
Level kekutan:[3]
Kekutan EP(cakra):[11]
Jumlah koin:[460.]
__ADS_1
Biodata BERHASIL di ubah...
Melihat jika dataku sudah ku ubah aku tersenyum lebar.mulai hari ini aku akan menjadi sosok Uchiha Shisui yang mengubah tatanan dunia ini.