
" Brukk. " sebuah koper besar melayang ke lantai tepat di depan maura.
Maura pun melihat ke arah yang melempar nya. " Kakak. " ucap maura dengan binggung.
" Pergi dari sini aku gk mau lihat kamu lagi maura. " ucap chila
" Kenapa kakak mengusir ku, apa salah aku kak. " ucap maura dengan tambah binggung.
" Kenapa kau pergi begitu lama hingga baru pulang hah?, ketika keluarga kita sedang bahagia kau selalu ada maura kenapa di saat keluarga kita bersedih kau tidak ada malah hilang begitu saja apa kau punya hati hah? ayah meninggal dunia gara-gara kecelakaan dan ibu di rawat di rumah sakit dan ibu mengalami penyakit jantungan. hiksss..... hiksss.... disaat aku terpuruk kau menghilang maura aku membenci mu jangan pernah memanggil aku dengan sebutan kakak lagi. " ucap chila dengan membanting kan pintu sekeras mungking.
Maura pun terdiam dan dia sangat syok mengetahui kejadian ini semua. " Ayahh... hikss... hiksss.... kenapa meninggalkan mauraa dan ibu sakitt hikss.... hikss... seharusnya aku tidak pergi dulu ke jakarta...hikss.. hikss... " ucap maura sambil menangis dan terjatuh di lantaii.
di sisi lain.
__ADS_1
" Maafin kakak maura bukan maksud kakak begitu tapi kau sendiri yang membuat kakak seperti ini ketika kakak terpuruk kau tidak ada hikss....hiksss... " gumam chila.
Drittt..... drittt.
" H-hallo. " ucap chila.
" Bisakah ke rumah sakit karena ibu frena meninggal dunia. " ucap seorang perawat.
" Apaaaa.. " ucap chila, " Baik saya akan di kesana. " ucap chila sambil mematikan telepon nya.
Sedangkan di luar rumah maura mendengar chila berteriak lalu maura pun masuk ke dalam rumah dan mencari chila di kamar nya.
" Kakak.... hikss....hiks... maaff kak maaf. " ucap maura dengan memeluk chila.
__ADS_1
" Ibu meninggal mauraa ibu meninggal lalu bagaimana dengan kitaa...hikss... hikss... " ucap chila refleks memeluk kembali maura.
" Apaa ibu meninggal hikss... hikss... " ucap maura.
Chila dan maura pun sama-sama menangiss dalam pelukan.
Hingga akhir nya chila dan maura pun menerima semua kejadian ini. maura bercerita kepada chila bahwa maura bukan anak kandung dari keluarga justin melainkan anak dari keluarga adhitama perlahan chila menerimaa semua kenyataan ini akan tetapi maura mengajak chila untuk tinggal bersama untuk membalas budi dari keluarga justin. Keluarga adhitama pun metujui keputusan maura karena keluarga adhitama bersyukur maura tinggal bersama orang yang tidak salah. Detik menjadi menit, menit menjadi jam, jam menjadi hari, hari menjadi bulan, bulan menjadi tahun.
# 3 TAHUN KEMUDIAN.
" Sayang papah dan mamah memutuskan untuk Mara, maura, dan chila melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, papah memutuskan untuk kalian bertiga melanjutkan ke universitas ternama di london. " Ucap raka dengan serius.
Selama 3 tahun ke belakang chila di bawa ke jakarta melanjutkan sekolah bersama mara dan maura mereka bertiga sepeti sodara kandung, chila yang asalnya membeci maura menjadi tidak kasih sayang terhadap maura menjadi besar begitu pun mara, mara seperti punya adik 2 kasih sayang yang sangat besar kepada maura dan chila. kemana-mana mereka hanya bertiga tidak ada permusuhan melainkan mereka mempererat antara sodara. Mereka berjanji untuk selalu bersama senyuman yang ada pada mara selalu terhiasi. Sekarang Mara, maura, dan chila melanjutkan universitas di negara london.
__ADS_1
Yuu like, komen, and vote yaa yang sebanyak mungkin. Apakah kalian ingin tau kehidupan Mara, maura dan chila seperti apa?, jangan lupa selalu stay ya di Novel MAURA PUTRI