Maura putri

Maura putri
BAB 25


__ADS_3

Butikchila semakin banyak yang menyukai nya dan semakin kesini chila semakin sibuk.


" Maya hari ini saya harus pergi ke luar kota, tolong km handle disini ya. " ucap chila.


" Baik kak, hati-hati ya. " ucap maya.


" Iya maya, makasih ya. " ucap chila.


chila sudah menganggap maya sebagai adik kandung nya karena chila sangat percaya kepada maya.


setelah chila sudah siap dia langsung memesan tiket ke new york, Sudah melewati 14 jam chila sudah sampai di new york dan langsung memesan hotel.


Chila hanya 2 hari di new york karena untuk mendesain gaun saja, Hari esok chila akan sangat sibuk jadi dia harus istirahat terlebih dahulu.


***


Pagi hari....


Chila memesan sebuah taksi dan mengantarkan ke sebuah perusahaan ternama di new york yang bernama wijaya group.


" Selamat siang, saya ingin bertemu dengan pak kevin wijaya. " ucap chila. (anggap saja bahasa ingris ya)


" Siang kembali, apakah ibu sudah membuat janji?. " ucap resepsionis.


" sudah mba. " ucap chila sambil menunjukkan perjanjian nya.

__ADS_1


Chila pun di izinkan untuk bertemu dengan kevin karena sudah ada janji dengannya, Chila di antar oleh almero asisten nya kevin.


" Ternyata nona chila cantik juga baik pula. " gumam almero.


" Em tuan nanti temani saya di dalam ya. " ucap chila.


" Baik nona. " ucap almero.


Almero pun mengetuk pintu, dan ada sahutan dari dalam chila pun langsung masuk ke dalam dan chila langsung melototkan mata nya.


" Chila. " ucap rava.


chila yang kaget tiba-tiba melihat rava yg sudah ada di depan nya. " Rava. " ucap chila.


Awalnya chila memanggil rava dengan sebutan kakak tapi semenjak kejadian waktu itu chila menjadi memanggil nama nya saja.


" Dia yang waktu itu aku ceritakan. " ucap rava dengan santai.


Chila pun mengerutkan dahi nya tidak mengerti apa yang di maksud nya. " Emm maaf tuan kevin kedatangan saya hanya ingin menandangi kontrak. " ucap chila dengan tegas.


" Silahkan duduk dulu chila. " ucap kevin.


" Em baik. " ucap chila, chila duduk di sofa yang berjarak beberapa centi dengan rava.


" Ternyata dia kakak angkat maura. " gumam kevin sambil mengambil sebuah kontrak kerja sama bersama chila.

__ADS_1


" Ini, silahkan tanda tangan. " ucap kevin.


Dengan cepat chila langsung menandatangi kerja sama itu, setelah selesai chila pamit karena dia harus pergi kembali ke jakarta. Awalnya chila membuka usaha di bandung semakin besar usahanya chila memutuskan untuk membuka usaha tetap nya di jakarta agar dekat dengan mamah papah angkat nya.


" Kalau gtu saya pamit, permisi. " ucap chila sambil pergi ke luar ruangan, namun tanganya di tahan oleh rava.


" Ikut aku. " ucap rava sambil memegang tangan chila lalu membawa nya ke luar.


Chila pun mengikuti langkah rava yang besar dan banyak yang melirik mereka berdua.


" Mau kemana sih. " ucap chila.


" Ikut saja. " ucap rava dengan menyetir mobil nyaa.


" Jan lama, aku harus pergi ke jakarta urusan ku masih banyak rava. " tegas chila.


" Hmm. " dehem rava.


" Ishh, bikin kesel orang mulu dri dulu. " gumam chila sambil mencibikkan bibir nya.


Rava yang melirik chila diam-diam karena terdengar gerutuan chila, yang membuat rava gemas dengan tingkah chila.


" Jangan kaya gtu, kalau gtu muka km kaya hantu. " ucap rava.


" Idihh jelek banget itu kaya hantu, gk ada yang lebih bagus gitu?. " ucap chila.

__ADS_1


" Gk ada. " ucap rava yang menahan tawa.


__ADS_2