Maura putri

Maura putri
BAB 26


__ADS_3

" Rava, kita tuh mau kemana sih? aku harus mendesain gaun tidak punya banyak waktu. " ucap chila.


" Waktu mu akan aku perpanjang. " ucap rava dengan santai dan menepikan mobil nya ke sebuah restoran yang sangat terkenal di kota new york.


" Emang nya km siapa? main perpanjang waktu dan ini ngapain kita ke restoran?. " ucap chila.


rava menghiraukan ocehan chila, dia langsung memegang tangan chila dengan erat dan membawa nya ke dalam restoran seperti sepasang kekasih.


" Sudah siap?. " ucap rava kepada pelayan restoran.


" Sudah tuan. " ucap pelayan


Rava pun membawa chila ke dalam ruangan sedangkan di pikiran chila ada apa ini kenapa seperti ini.


" Duduk. " ucap rava yang menyediakan tempat duduk untuk chila.


Chila pun duduk dan. " Niat nya kita makan siang romantis gitu?. " ucap chila sambil melihat rava.


" Itu km tau, ayo makan aku sudah lapar. " ucap rava dengan menghilangkan rasa gugup nya.


Chila pun langsung menghidangkan makanan untuk rava baru untuk dia. " Gugup saja di tutupi. " gumam chila.

__ADS_1


" Gimana enak?. " ucap rava sambil mengunyah.


" Enak banget rava, oh iya kak mara ada di sini?. " ucap chila.


" Iya mara sedang di rumah, apa km mau bertemu dengan nya?. " tanya rava.


" Sepertinya tidak aku harus buru-buru ke jakarta. " ucap chila.


" Hm baiklah, habiskan dulu makanan mu setelah itu aku akan mengantarkan mu ke bandara. " ucap rava.


" Baiklah. " ucap chila dengan tersenyum manis.


Setelah makan chila pergi ke hotel untuk membereskan pakaian nya dan rava yang setia menunggu chila.


Rava pun mengantarkan chila ke bandara sebelum take out rava bicara sebentar dengan chila.


" Aku akam segera ke jakarta dan menetap disana, tunggu aku di sana. " ucap rava dengan memegang tangan chila.


" Kenapa km menetap di jakarta?, bagaimana perusahaan mu di sini?. " ucap chila.


" Karna aku ingin tinggal di jakarta bersamamu. " ucap rava.

__ADS_1


" Kenapa rava?. " ucap chila dengan binggung.


rava pun langsung memeluk tubuh mungil chila dan membuat chila menjadi deg degan dan membuat perasaan nya tak karuan.


"Aku akan menjadikan mu sebagai pendamping ku. " ucap rava yang terdengar sangat tulus.


Sontak chila kaget dan melihat ke arah rava yang maskh memeluk rava. " Apa kamu bercanda rava?. " ucap chila.


" Aku tidak bercanda chila. " ucap rava yang masih memeluk chila dan mencium bibir chila dengan lembut.


" Itu tanda keseriusan ku. " ucap rava dengan tersenyum.


Chila pun memejamkan matanya menikmati sentuhan kecil dari rava yang membuat nya merasa terbang.


Setelah berpamitan chila masuk ke dalam pesawat dan rava yang masih setia menunggu nya, omongan rava serius dan chila masih tidak percaya dengan apa yang di lihat nya.


Rava yang berani mencium bibir chila karena rava sudah yakin bahwa chila lah jodoh nya yang dulu dia anggap menjadi seorang adik angkat tapi sekarang tidak.


Kenapa rava memilih chila karena chila adalah wanita yang berbeda dia bisa membuat rava menjadi nyaman, dan bisa menaklukkan hati rava dengan cara dia tersendiri.


Rava memang sengaja ingin mentetap di jakarta demi chila dan masalah mara dan juga maura itu urusan mereka karena keputusan ada di tangan mereka.

__ADS_1


__ADS_2