Maura putri

Maura putri
BAB 9


__ADS_3

" Kau tenang saja, biar semua nya biar kak james yang atur. " ucap james dengan tersenyum.


Maura pun menggangguk kan kepala nya yang artinya iya. Maura pun menerima semua kenyataan karena bukti dari james sangat kuat yang membuat maura percaya akan pernyataan semua itu.


James dan maura pergi meninggalkan restoran itu lalu james membawa maura pergi jauh yang menuju kota jakarta.


" Kak kenapa kita ke jakarta. " ucap maura.


" Apa kau tidak ingin bertemu dengan keluarga mu?. " ucap james.


" Aku mau kak. " ucap maura.


Keheningan pun datang dan maura pun tertidur di dalam mobil karena perjalanan bandung-jakarta membutuhkan waktu 3 jam. Setelah 3 jam kemudian akhirnya mobil yang di tumpangi james dan maura sudah tiba di sebuah rumah yang sangat besar sekali seperti istana.


" Maura bangun kita sudah sampai. " ucap james.


" Hoamm iyaa kak. " ucap maura sambil mengucek-ngucek matanya dan yang pertama kali maura lihat adalah rumah yang sangat besar.


" Kak ini rumah orang tua maura?. " ucap maura.

__ADS_1


" Iya ini rumah mu maura. " ucap james.


James dan maura pun turun dari mobil dan di sambut oleh satpam lalu mereka pergi menuju pintu rumah. James pun masuk terlebih dahula dan yang kedua maura tiba-tiba di dalam rumah itu gelap maura pun mencari keberadaan james tidak ada.


" Kak james hikss.... hikss..... jangan tinggalin maura. " ucap maura sambil menangis karena pintu rumah yang besar itu tertutup sendiri. tiba-tiba.


" Selamat datang Maura putri adhitama. " ucap seluruh anggota keluarga. yang berarti ada Raka adhitama, rara adhitama, rava adhitama, mara putri adhitama, oma dannia adhitama, paman juli alvaro, bibi hana alvaro, james alvaro, paman angga grilbelt, bibi zara grilbelt, sekar girlbelt, andini grilbelt, paman ilyas brata, bibi delia brata.


Maura pun membuka mata yang di tutupi tangganya dan melihat semua keluarga besar nya. ada rasa bahagia bertemu dengan keluarga kandung maura pun menangis tak henti nya lalu.


" Sayang ini mamah dan papah mu nak. " ucap rara sambil memeluk putri kecil nya.


" M-mamah... hiksss..... hiksss. " ucap maura dengan memeluk kembali.


" Iyaa pah maura menerima semua kenyataan pahit ini. " ucap maura.


Akhirnya maura pun berkumpul dengan keluarga besar nya makan bersama hingga bermain bersama betapa bahagia nya raka dan rara keluarga kecil yang dulu nya tidak lengkap sekarang menjadi lengkap.


Ketika maura sedang berbincang-bincang dengan keluarganya telepon maura pun berbunyi.

__ADS_1


Dritt... drittt...


" Bentar ya mah, mah, kakak, oma, paman, bibi. ibu menelepon. " ucap maura.


" Angkat dulu sayang. " ucap rara.


" Hallo ibu. " ucap maura.


" Sayang kenapa belum pulang nak, ini sudah pukul 5 sore. " ucap frena dengan nada khawatir.


" E-emmm ibu sepertinya maura menginap di rumah friska bu. " ucap maura dengan berbohong.


" Baik lah, tapi besok pagi km udh di rumah ya sayang ibu khawatir. " ucap ibu frena.


" Iyaa buu. " ucap maura sambil mematikan telepon nya.


Di sisi lain.


" Assalamualaikum ibuu, ayah, maura, chila baru pulang. " ucap chila sambil teriak-teriak.

__ADS_1


" Sayang km baru pulang, yaudah mandi dulu sana udh itu bantuin ibu masak untuk makan malam ya. " ucap ibu frena.


" okee siapp ibuku tersayang. " ucap chila.


__ADS_2