Meet Darkness To Be Light

Meet Darkness To Be Light
singa kegelapan


__ADS_3

'Dinnngg!'


Suara dengungan keras mengguncang kepala makhluk itu, membuatnya terhenti mematung tepat sebelum mencapai mangsanya.


tubuhnya tak bisa digerakkan seperti yang diinginkan.


ketika ia mencoba bergerak secara paksa dengan sekuat tenaga, tiba-tiba perasaan aneh datang dari orang yang ada dihadapannya.


"tenanglah , aku bukan musuh mu" kata Rei sambil mengelus makhluk yang tingginya mencapai 7 meter lebih, akhirnya makhluk itu terlihat tenang sekarang.


Sebelumnya Rei menggunakan sihir untuk menghentikan pergerakan, lalu melanjutkannya dengan aura yang bersahabat.


Berdasarkan informasi yang dia terima makhluk itu dijuluki sebagai singa kegelapan, dia memiliki dua pasang sayap di punggungnya. namun, ada hal yang membuat Rei tertarik, itu adalah ekornya karena terdapat api ungu yang menyala-nyala di ujungnya.


"tak ku sangka, ternyata makhluk yang pertama kali kutemui adalah sebuah bencana berjalan"ungkap Rei.


"Hmm..ini darah?"


dia menyadari Tangannya penuh dengan bercak darah akibat menyentuh singa itu.


Rei melihat bahwa tubuh singa itu penuh dengan luka, dan bagian terburuknya adalah sisi kiri wajah di dekat matanya terdapat luka yang membeku seperti es. hewan liar akan tetap liar, pertempuran adalah hal umum di alam liar.


"BUGH"


singa itu, tubuh besarnya tiba-tiba saja jatuh seperti orang pingsan, sebelum dia menjadi tidak sadarkan diri dia terlihat seperti sedang menitikkan air mata, itu membuat Rei sedikit terkejut.


"apa, makhluk sepertimu bisa menangis?" Rei mendapatkan informasi baru.


Karena keadaannya yang sekarat Rei dengan cepat meneteskan setetes darah dari jari telunjuknya ke tubuh singa itu.


setelah 5 detik berlalu akhirnya luka di tubuh singa kegelapan mulai beregenerasi dengan cepat.


Sihir yang digunakan Rei adalah salah satu [Blood Magic], ini memungkinkan penggunanya menciptakan hubungan atau ikatan yang cukup kuat antara dia dan targetnya, dengan syarat bahwa target tersebut harus dalam keadaan terlemahnya atau jika target tersebut memang bersedia menerima Blood Magic.


berkat hubungan itu singa kegelapan mendapatkan buff regenerasi, sementara Rei memiliki akses terhadap ingatannya. namun, ini terbatas pada hal-hal yang paling di ingat singa kegelapan.


menyentuh tubuh singa kegelapan dan memejamkan mata.

__ADS_1


mencoba melihat ingatan singa kegelapan melalui sudut pandangnya.


"........"


dalam ingatan tersebut Rei menyaksikan pertarungan dahsyat yang dialami singa kegelapan, menurut jumlah musuh yang dilawan singa kegelapan, itu bisa mencapai ratusan ribu.


untuk sesaat dia merasa tak asing dengan Monster yang dilawan oleh singa kegelapan yang terlihat seperti manusia kelelawar. aneh dan jelek.


"kurasa aku pernah melihatnya, tapi dimana?"


Rei juga merasa heran kenapa Monster dengan jumlah yang mampu membayangi dataran luas ketika terbang itu bukan termasuk hal-hal yang umumnya ada di dunia ini.


"AHOOOL! AHOOOOL!" suara Monster-Monster itu bergema di langit.


"Ahool, itu dia! ehh...... kenapa Monster seperti itu ada di sini?" tanya Rei.


Monster yang memiliki rata-rata tinggi tubuh mencapai satu setengah meter lebih itu mirip dengan makhluk mitologi yang pernah dia dengar di suatu tempat.


saat Rei memfokuskan penglihatannya lebih jauh.


".....gerbang?" Rei melihat gerbang yang tersembunyi diantara awan di langit.


"ROOAARR!!"


Sebuah auman yang menggetarkan daratan dibarengi dengan semburan nafas api hitam keunguan meledak di udara.


"BOOMMMM!!!!"


itu cukup untuk membuat sebuah bukit rata dengan tanah.


walaupun singa itu memiliki great destructive power di tangannya tapi melawan jumlah Monster yang tak masuk akal itu membuatnya sedikit tidak adil.


Bahkan tidak sedikit diantara Monster itu ada yang memiliki ukuran tubuh 2 kali lipat daripada saudara-saudaranya, dan pemimpin mereka yang paling besar memiliki kemampuan unik untuk menyemburkan nafas yang membuat segala hal yang dilaluinya membeku.


Singkat cerita perang itu akhirnya dimenangkan oleh singa kegelapan.


"RROOOAARRRRRR!!!"

__ADS_1


Auman panjang dan keras bergema di langit, singa itu seperti ingin menunjukan bahwa dialah yang terkuat dan jumlah bukanlah masalah baginya.


Alasan singa itu melawan adalah untuk melindungi wilayah dan anak-anaknya.


saat tau singa itu mempunyai anak Rei mencoba memfokuskan indra nya lebih dalam dan setelah itu dia merasakan ada 3 makhluk kecil di kedalam gua.


"growl"


Terdengar geraman kecil, singa kegelapan itu akhirnya sadar dan memaksakan diri untuk bangun walaupun secara fisik dia masih kelelahan.


dia menatap Rei dengan waspada tapi karena blood magic membuatnya menjadi tidak agresif, singa kegelapan merasakan perasaan aneh seperti dia dan Rei memiliki sebuah ikatan, ikatan yang sangat sulit dijelaskan.


Rei hanya tersenyum atas tingkah lucunya dan berkata"kau sepertinya sudah sembuh jadi lunas sudah pembayarannya, kalau begitu aku pergi dulu".


Rei melambaikan tangan lalu berjalan pergi, untuk sesaat singa itu tetap diam tetapi ketika Rei semakin menjauh kucing besar itu merasakan sedikit gejolak aneh yang ada di dalam dirinya tapi dia berusaha menahan hal itu sekuat tenaga, tapi anehnya dia malah berlari masuk kembali kedalam gua.


"aku berharap mendapatkan seorang partner ,tapi..yahh hubungan antara ibu dan anak sepertinya jauh lebih kuat ternyata" kecewa, Rei lalu melompat terbang dengan kecepatan supersonik ke arah tenggara.


Rei pergi menuju kearah tenggara karena berdasarkan apa yang dia lihat di dalam ingatan singa kegelapan sebelumnya, singa itu pernah berada dekat dengan pemukiman manusia dan saat ini Rei sedang menuju ke sana.


Setelah 50 menit perjalanan akhirnya Rei melihat seberkas cahaya kecil di kejauhan, kemudian sebuah kota terlihat lalu dia memutuskan mendarat di tempat yang berjarak 7 km dari sana dan mencoba untuk berlari.


Untunglah penglihatan tajam yang dimilikinya benar-benar berguna untuk melihat sesuatu yang jauh di malam hari.


Saat berada dekat dengan kota Rei memperlambat laju larinya dan mulai berjalan, di sana dia melihat banyak orang yang sepertinya mengantre untuk memasuki kota.


ketika hendak bergabung dengan orang-orang yang ada di sana Rei melihat penampilannya terlebih dahulu dan menyadari bahwa pakaiannya kurang cocok


"equipment"


Rei mengganti style pakaiannya menjadi jubah yang mirip dengan assassin yang ada pada video game Assassin's Creed, ya itu terlihat cukup keren dengan warna hitam dan putih dihiasi dengan emas yang terlihat mewah sebagai tambahan.


Dia berfikir bahwa mendapatkan sedikit perhatian itu akan berguna, karena penampilannya yang sekarang akan menunjukan status sosial yang tinggi di masyarakat.


Jika ada yang bertanya apakah dia dapat membuat permata atau emas, ya dia bisa!, oleh karena itu dia tak akan perlu masuk guild petualang kecuali jika dia ingin bermain-main.


"Hei badut! cepatlah, aku tidak ingin menghabiskan malam hanya untuk menjadi hidangan makan malam monster" kata seseorang diantara banyaknya orang.

__ADS_1


"kenapa lama sekali, aku sudah lelah menunggu" protes seseorang, karena jumlah mereka sangat banyak jadi wajar itu akan sangat lama.


"tenang!, kami di tugaskan untuk mendata setiap pengungsi yang datang, jadi tolong mohon pengertiannya, dan tenang saja raja Vedric dan pasukannya akan segera datang, serta monster itu belum keluar” jelas seseorang yang merupakan leader dari para penjaga.


__ADS_2