
...****************...
07:00
Fras sudah ada di kampusnya dengan mengacak acak rambut ikalnya sedikit frustasi mengingat kejadian kemarin yang di lihatnya.fras sengaja datang pagi ke kampusnya agar sedikit tenang ,tapi nihil perasaanya tetap saja bercampur amarah, dengan perasaan yang bercampur campur di kepalanya.dia tidak habis fikir bahwa Andra diam diam mendekati wanita yang di incar nya,perasaaan amarah kini muncul di benak Fras.
Andra yang sudah di anggap teman baiknya bahkan lebih kini menusuk dari belakang diam diam.
Fras mengepalkan tangannya dan meninju meja dengan tangan kekarnya.
BRUK.........BRUK.......BRUK.....
pukulan yang begitu keras
Fras berkata dalam hati.
"nggak gue gak bisa biarin ini semua terjadi,Rissa harus jadi milik gue apapun itu! dia harus jadi milik gue"dengan sorot mata yang tajam.
Fras melamun memikirkan cara agar bisa mendekati Rissa lagi,dan tanpa di halangi oleh andra.
"gue harus ngapain ya..biar Rissa bisa suka ke gue,apa gue paksa dia aja ya..engggak enggak dia akan jauhi gue kalau gue paksa dia"Fras menghembuskan nafasnya dengan wajah lesu.
"gue harus ambil hatinya dulu,gue peduli ke dia,ya gue harus bersaing secara sehat dengan Andra"sedikit menyunggingkan senyum sinis.
"gue harus deketin Risa secara perlahan lahan biar dia bisa buka hati ke gue"
dia berkata dengan percaya diri.
08:00
Andra dan kelima teman teman nya kini tengah memarkirkan mobilnya masing masing.
mereka semua terlihat lebih cool ,dengan bermacam macam gaya dan wajah mereka yang tampan.sehingga membuat seluruh mahasiswa mahasiswi meliriknya dengan terkagum kagum.apalagi Andra yang terkenal tampan manis dan bintang kelas serta kebanggaan guru di kampus Gunadarma.
Rina teman kampus satu jurusan dengan Andra menyapa Andra tepat di hadapannya.
"hai ndra apa kabar?"Rina memberikan senyum ke arah Andra.
Andra dengan cueknya membuang muka tidak menatap orang yang tengah menyapa di depan nya.
__ADS_1
"punya mata kan....bisa liat gak!"
dengan nada ketus
kelima teman temannya kompak melirik ke arah Andra dengan mengernyitkan dahi.
Arfa menasehati Andra dengan pelan pelan.
"Andra jangan gitu ya kalau bicara ke perempuan nanti dia sakit hati.sebagau seorang laki laki harus menjaga perkataannya tidak boleh melukai hati seorang perempuan"Arfa dengan panjang lebar.
Rina yang mendengar jawaban kasar dari cowok batu itu,hanya bisa diam dan tidak berani bertanya apa apa lagi dengan raut wajah sedih.
Azzam jugak menasehati andra
"iya ndra jangan gitu lah ke perempuan, perempuan itu mulia kita tidak boleh melukai hati seorang perempuan"
"iya Lo ndra,dasar hati batu"Verrel meledek Andra dan mereka ber empat tertawa puas.
Arya yang dari tadi memainkan ponselnya ikut angkat bicara.
"sana minta maaf ke Rina ndra!"
"sorry ya Rin,temen gue emang kayak batu gini,kalau salah gak mau minta maaf,sekali lagi sorry ya Rin"Verrel menatap wajah sedih Rina dengan memberikan penjelasan ke Rina.
"iya nggak papa Veer"
seketika Rina menghilang dari hadapan cowok cowok keren itu,dengan perasaan yang malu.
Fras melihat ke enam teman nya tengah berjalan dengan santai,tidak sengaja melihat Fras yang tengah sendiri,serentak mereka ber enam menyapanya dengan senang.
"hai Fras pagi amat Lo ke kampus?"Azzam bertanya dengan menyipitkan matanya ke arah Andra.
Fras menghembuskan nafas kasarnya
dengan membuang muka tidak menatap ke arah Andra sedikitpun hanya menatap ke arah teman nya yang lain.
"heee iya zam gue ada kepentingan mendadak jadi gue datang pagi pagi ke kampus"
Fras meninggalkan ke enam teman nya dengan memberikan sejuta pertanyaan di benak nya masing masing.
__ADS_1
"ada apa sama cowok tuh,kayak muka kesel , marah,campur campur gitu ya,apa mungkin karena kejadian kemarin ya?"Verrel melamun sejenak.
"wah berarti bentar lagi ada saingan Andra dog"Arya menyenggol lengan Andra.
"Andra Lo harus hati hati ke Fras jangan sampai dia rebut Rissa dari elo, pasti dia bakal lakuin apa aja biar bisa Deket sama Risa"Azzam memberikan penjelasan ke Andra dan menyuruh nya agar hati hati.
Andra yang mendengar nasehat teman temanya melamun dalam benak nya berkata
"nggak gue gamau ini semua terjadi,gue harus berusaha lewat usaha dan doa kali ini"
"udah jangan melamun ayok ke kelas bentar lagi masuk".
ketika tengah berjalan andra menangkap seseorang tengah ngobrol di samping taman.
fras dan Risa dengan mengobrol berdua dengan sedikit tertawa.
Fras sengaja bertanya tentang skripsinya,Fras sengaja berbuat ulah agar Andra melihat pemandangan itu.
Fras yang menyadari keberadaan Andra dan ke lima teman nya yang tengah lewat.
Fras menyunggingkan senyum sinis ke arah Andra.
Andra hanya bisa melihat pemandangan di sampingnya. yang kini tengah membakar hatinya, rasanya seperti belati menusuk bergantian secara perlahan lahan.
Andra menelan Saliva nya.
ke lima teman nya menyadari Andra yang tengah menatap sedih di sampingnya.
serentak langsung menatap ke arah yang lihat andra.
ada sebagian teman Andra tidak terima dengan kedekatan keduanya.
"ndra Lo harus bisa lebih dari itu,perjuangkan cinta elo ndra,kalian berdua sama sama suka kan, gue gamau liat Lo sedih gini terus"Azzam menasehati Andra yang tengah sedih.
"iya Lo gak bisa biarin ini semua terjadi,sebelum Lo kebablasan ndra, sebelum di rebut si Fras "Verrel sedikit emosi.
"udah kita masuk aja ke kelas masing masing ya biar gak liat yang aneh aneh,gimana?"Arfa menasehati ke lima teman teman nya.
mereka ber enam masuk ke kelas masing masing,karna dosen sudah datang dan sebentar lagi akan segera di mulai.
__ADS_1
...****************...