
****************
00.00 rumah andra .
Andra duduk memikirkan kejadian tadi di kampusnya. Dia benar benar sangat takut kehilangan risa . Andra berbaring , membanting bahu bidang nya di kasur.
"Kok gue takut kehilangan dia sih padahal kan dia bukan punya gue" kata andra mulai berbicara sendiri. Andra menghela nafasnya kasar , baru kali ini dia di buat stres oleh seorang wanita .
Andra kembali teringat kejadian itu fras terlihat sangat gencar mendekati nya . Bagai mana jika hal yg di ucapkan varrel terjadi .
"Di ambil orang baru tau rasa lo " kata kata itu kembali terngiang di ingatan nya . Sekarang andra tak bisa membohongi kata hatinya lagi .
Andra kembali menghela nafasnya kasar . Dia meraih ponsel nya dan menghubungi varrel.
" Halo" kata varrel di sebrang sana .
"Halo eh lo bisa temenin gue gak ?" Kata andra sambil mengacak rambut nya .
"Mau ke mana emang ?" Kata varrel sedikit berat suaranya .
Tapi andra sudah tidak perduli , sekarang dia harus mencari cara tercepat menghindari sesuatu yg tidak dia ingin kan .
"Ke kafe gue mau bicara sama lo " kata andra dengan nada yg begitu serius .
"Mau nraktir emang ?" Kata varrel asal
" Ok gue traktir berapapun lo mau makan asal lo temenin gue sekarang " kata andra frustasi .
Mendengar itu varrel langsung melotot. Dia cuman bercanda dan andra gak main main lagi.
__ADS_1
"Hah hah gue bercanda kali ndra" kata varrel seketika berubah serius .
" Gak mau tau gue yang penting lo temenin gue sakarang " kata andara sedikit menaiki nada bicaranya .
"Oo oke gue kesana sekarang " kata varrel langsung mengambil jaket dan kontak . Mungkin andra sedang ada masalah , pikir nya .
*********************
Kafe Konefling . 00.21.
" Ooo jadi lo kepikiran itu " kata varrel yang dari tadi mendengarkan penjelasan andra.
"Iya gue bingung " kata andra dengan nada rendah.
Varrel tertawa nyaring hingga semua orang yg ada di kafe menoleh pada nya .
Andra yg menyadari itu langsung menginjak kaki varrel dan memberi isyarat untuk diam .
"Jadi lo maunya gimana sekarang ?" Kata varrel dengan suara yg lebih rendah .
"Gue .... Gimana ya ?" Kata andra sambil menggaruk kepalnya yg tidak gatal.
" Oke oke gue ngerti , sekarang lo mulai deketin risa ok" kata Verrel begitu pasti .
Andra mengernyitkan alis nya , "caranya ?" Kata andra pada laki laki yg kini sedang menyeruput minuman nya .
" Gampang , lo...... Besok jemput risa di rumah nya ok " kata varrel enteng.
Andra melotot " hah kok gitu sih " kata andra bingung.
__ADS_1
Varrel menatap teman nya itu tajam " lo mau risa di rebut fras ?" Kata varrel membuat andra diam seribu bahasa .Varrel tersenyum tipis . Teman nya satu ini emang lemah soal percintaan. Berbeda dengan nya yang sudah banyak korban .
" Gamau pulang nih udah jam 00.30 . " Kata varrel sambil melirik jam tangan nya .
" nggak gue belum tenang" kata andra sambil meminim jus nya . Varrel menghela nafas berat terpaksa di turuti keinginan teman nya satu ini .
" Gaudah karna lo masik males kita makan " kata andra sambil menepuk tangan nya di udara untuk memesan makanan .
" Eh lo ya makan mulu tapi ga keisi tu tubuh " kata andra lalu terkekeh sendiri sementara varrel memukul kepalanya .
"gimana ndra Lo setuju apa enggak ke saran gue,kalok enggak Lo siap siap aja Risa di rebut si Fras"Verrel dengan serius menatap ke arah Andra.
Andra melamun mengingat kejadian hari itu,.verrel mengagetkan Andra.
"woy ngelamun aja,jawab kalik gue dari tadik bicara woy"Verrel kali ini meninggikan suaranya agar Andra kembali ke dunia nyata.
"eh iya sorry ,iya gue setuju sama saran elo."
"eh masak gue jemput dia kerumahnya,enggak kan dulu gue kasar ke dia cuek dingin,masak iya gue kayak ngejar ngejar dia balek"Andra berbicara dengan serius.
"gak papa ndra Lo mau Risa di ambil Fras!kalok Lo mau yaudah jangan ikutin saran gue"Kata Verrel menatap ke arah Andra dengan sorot mata yang tajam.
"enggak enggak gue mau"Andra dengan serius.
lirik batin Andra berbicara
"kali ini gue harus bisa ,gue harus perjuangin tuh cewek. gue gak mau dia jadi sama temen gue apalagi sama Fras,gue gak rela.kali ini gue mau berjuang ke elo sa"Andra kembali melamun, tersenyum sendiri mengigat wajah cantik manis Risa.
"yah Lo ndra hobi banget melamun!"woy woy woy pulang aja yuk,nantik Lo kesurupan"Verrel tertawa sangat lantang membuat orang orang yang ada di kafe menatap heran kepadanya.
__ADS_1
"eh eh iya soryy,yaudah kita pulang aja yuk!" Andra mengajak Verrel pulang dengan senyum yang masih mengembang.