
...****************...
3 hari di rumah sakit Andra sudah di perbolehkan pulang.
"Saudara Andra bisa pulang hari ini."kata dokter ke Arfa.
"Alhamdulillah terimakasih dok."Arfa tersenyum.
"gue seneng deh ndra,Lo udah sembuh total."kata Arfa dengan wajah serius dengan di iringi senyuman.
"Alhamdulillah fa doa gue di kabulkan sama Allah."kata Andra ke Arfa dengan senyuman yang terukir di bibirnya.
"eh iya Azzam,Verrel, Arya,Frengki pada kemana?kok gue gak liat mereka sih."kata Andra penasaran.
"oh mereka bentar lagi pasti datang kok,katanya sih mau cari makan perut mereka tuh nyanyi nyanyi terus dari tadi."Arfa terkekeh dan Andra.
beberapa jam kemudian mereka ber empat datang .
...****************...
Azzam dan ketiga teman nya melihat Andra yang berdiri bersama Arfa.mereka bertiga kaget dan langsung menyapanya.
"eh Andra udah sembuh? ,terus kata dokter gimana fa?"kata Azzam dengan wajah penasaran
"Alhamdulillah kata dokter Andra udah sembuh total dan sekarang sudah boleh di bawa pulang ."kata Arfa memberi penjelasan ke teman teman nya.
mereka ber empat kompak mengucapkan kalimat hamdalah bersama sama.
"Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah"
"yah besok kuliah,terus sikpripsi gue belum kelar jadi gimana nih?"Arya berkata dan mengacak rambutnya sepeti orang frustasi dan menatap kosong ke arah depan.
Verrel yang menyadari keadaan teman nya ikut bingung,dan dia berkata ke Arya berniat untuk membantunya.
"jangan sedih Ar gue coba bantu elo ya?"
"gini aja entar malam gue buat sikpripsi Lo. tenang aja Ar gue bakal bantu elo kok..."kata Verrel memberi penjelasan ke teman nya agar tidak stres.
"beneran Lo ?gue gak salah denger kan yah."kata Arya melotot ke arah Verrel.
"enggak gue bercanda....."Verrel menahan tawanya.
"hahahahah,ya gue serius la Ar,gimana sih Lo."kata Verrel dengan serius dan dengan senyum.
Arya menatap Verrel sangat dalam seperti bertemu dengan kekasihnya, seperti orang yang saling merindu satu sama lain.
Verrel jugak menatap balik ke arah Arya yang dari tadi menatapnya.
"eh Ar apaan Lo?kok tatapan elo ke gue dalam banget kenapa sih?kata Verrel ke Arya dengan serius.
"enggak gue haru aja sama elo, gue sering terbawa suasana,gue baper aja ke elo dong."Arya menjawab dengan tulus,dengan mengungkapkan isi hatinya.
tanpa di sadari air mata Arya menetes.
Verrel menatap Arya dan berkata
"Arya Lo nangis?aduh...... Lo ya baperan banget jadi orang ."kata Verrel membujuk Arya agar tidak menangis.
"ih apaan sih Veer siapa jugak yang menangis karna elo!!tadik mata gue panas gak tau kenapa terus nih air mata menetes sendiri."
Arya sengaja menyembunyikan kenyataanya karena dia memang dari dulu baperan ke teman,Arya sudah menganggap Verrel dan Frengki keluarga nya dari dulu saat di pesantren sampai sekarang mereka kuliah.
"udah ah jangan main baper baperan gue di abaikan nih sama kalian berdua!gue cemburu tau!"Frengki menggoda kedua teman nya.
"ih geli banget,pakek main cemburu cemburuan segala,hi najis boy..!."kata Verrel dengan menghindar dari Frengki dengan menahan tawanya.
"eh udah komedinya dong.jadi kita kapan yang mau pulang kalau kalian terus gila gini"kata Azzam dengan wajah kesal dan sambil menahan tawa.
__ADS_1
"gimana kalau kita ketawa dulu."kata Frengki menyuruh teman teman nya tertawa semua.
"hah ngapain ketawa?"kata Andra penasaran.
"ya buat ngerayain kalau elo udah sembuh ndra.."Frengki tersenyum ke arah Andra.
"ayok ketawa gila. !"kata Azzam ke teman teman nya.mereka ber enam refleks langsung tertawa bahagia,dan Arya sendiri jugak ikutan tertawa bahkan dia sampai lupa kalau dia tadi sedih.mereka tertawa tanpa sebab.
sampai banyak orang orang yang melirik mereka dengan tatapan risih di rumah sakit.
"eh ayok keluar! udah dulu ketawanya,tuh liat orang orang pada menatap kita,bisa di bilang kita orang gila nih kalau di terusin di sini."kata Andra menyuruh teman teman nya agar tidak terus tertawa gila.
"yaudah ayok."
mereka ber enam meninggalkan rumah sakit melati.
mobil sport meluncur dengan cepat dan seketika meninggalkan rumah sakit itu
...****************...
kampus universitas Gunadarma.
Andra,Azzam,Arfa datang ke kampus dengan mobil mereka masing masing.
Andra dengan mobil sport hitam,Azzam dengan mobil sport putih,dan Arfa dengan mobil sport merah.mereka memarkirkan mobilnya masing masing di area bagasi.
mereka bertiga berjalan ,ketika berjalan mereka tidak sengaja melihat risa.
Risa tengah menunduk seperti seorang pelayan menghormati sang raja.
ketika berpapasan ,Azzam bertanya ke Risa dengan seribu penasaran,karna tidak biasanya wanita itu diam, dan menunduk .
biasanya juga Risa selalu membuat hari mereka hancur,karena omongannya tentang Andra terus.
"sa Lo ada angin apa... kok Lo menunduk gitu sih?"kata Azzam penasaran dengan jawaban yang akan di katakan oleh risa.
"gue mau berubah zam menjadi perempuan yang lebih baik."Risa mengatakan nya dengan tulus.
"beneran Lo mau berubah?cobak Lo liat di hadapan elo sekarang ada siapa?"kata Azzam mengerjai Risa agar melihat Andra.
Andra melotot ke arah Azzam.
"enggak zam,gue takut dosa."kata Risa masih tetap dengan posisinya.
Andra terkagum melihat perubahan Risa tersebut,Andra tersenyum dengan tulus walau dia tau senyuman nya tidak akan di balas oleh risa itu.
Andra sendiri yang salah dia super dingin ke siapa saja kecuali ke teman laki laki,dan kasar ,dinginnya seperti es kutub di Utara.
kedua teman nya menyadari Andra yang tengah tersenyum ke arah Risa, senyuman Andra yang begitu tulus ke padanya.
"wih....ada yang lagi jatuh cinta nih."kata Azzam menggoda Andra dengan senyum man mengejek ke arahnya.
Arfa hanya tersenyum melihat Andra yang terkagum kagum karna perubahan Risa yang sekarang.
"hah!! siapa yang jatuh cinta mana ada gue jatuh cinta zam."dengan nada ketus, Andra membuang muka karna mukanya seperti tomat merah,Andra malu ketahuan Azzam.
"jangan gitu ke teman sendiri zam."Arfa menjelaskan ke Azzam agar tidak usil kepada Andra.
risa berkata dalam hati,apa mungkin dia sekarang tersenyum kepadaku?apa dia bisa membuka hati untuk ku,jika perubahan ku yang dia inginkan akan aku lakukan,akan ku kejar dia dengan sebuah doa dan solat sepertiga malam.
Risa tersenyum sambil menunduk.
"sa Lo kesurupan ya?kok Lo senyum senyum sendiri ke lantai sih."kata Azzam sedikit takut dengan sikap Risa yang aneh itu.
"Lo tuh yang kesurupan zam...siapa jugak yang senyum senyum sendiri."Risa mendengus kesal.
"gue mau masuk ke kelas dulu ya, assalamualaikum."kata Risa ke mereka bertiga.
__ADS_1
mereka bertiga kompak
"waalaikum salam"
Azam berkata ke Andra dan Arfa
"eh kenapa tuh cewek gila kalik ya,masak iya tersenyum ke lantai."
"heh kok ghibah sih, dosa tau."kata Arfa menasehati Azzam agar tidak melanjutkan ghibah nya.
udah kita ke kelas aja yuk...
mereka bertiga ke kelas masing masing.
"eh nantik sepulang kuliah kita ke bioskop yuk!"Azzam mengajak kedua teman nya.
"setuju gue, jarang jarang kita kesana,gimana Arfa Lo ikut ya..."Andra dan Azzam membujuk Arfa.
"aduh kalian maksa ,yaudah gue ikut aja .
kita nonton horor aja gimana?"Arfa bertanya ke Azzam dan Andra.
"oke oke gue setuju"Azzam dan Andra menyetujui usulan yang Andra berikan.
...****************...
bel berbunyi menandakan sudah pulang.
mereka bertiga langsung meluncur dengan mobilnya masing masing.
mereka berniat langsung ke bioskop hari itu
mereka sekarang sudah ada di dalam bioskop ,dan menonton bersama sama.
ketika dalam bioskop Andra kebelet dan Andra ke kamar mandi.
"azam, Arfa gue kebelet gue ke kamar mandi dulu ya."kata Andra ke kedua teman nya.
Andra tidak sengaja menyenggol tangan seseorang.
"eh sorry ya gue gak sengaja."kata Andra ke orang asing tersebut.
"is okay gak papa santai aja."kata orang asing tersebut.
"siapa nama Lo?"orang misterius
"nama gue aidan Khanza giandra panggil aja Andra ,nama elo siapa?Andra bertanya ke orang itu.
"nama gue Farzan Harshad panggil aja Farz".
kata orang misterius itu.
"Ooo iya semoga kita bisa berteman dengan baik,kok gue baru liat elo ya?Lo pindahan apa gimana?"Andra penasaran ke teman barunya itu.
"iya gue baru pindah kemaren gue asal Bandung pindah ke Jakarta sama ortu"
"gue mau kuliah di sini,Lo bantu gue ya besok."kata Farz ke Andra.
"oke gampang mana Ig Lo nantik gue chat Lo"
kata Andra ke Farz.
"Farz,itu chat aja Lo ke gue ya,gue duluan ada kepentingan mendadak nenek gue sakit harus di bawa ke dokter,sorry ya nanti kita bahas lain hari."kata Farz ke Andra dengan terburu buru.
Farz terburu buru setelah mendapat telfon dari papanya kata papanya neneknya sedang sakit dan harus segera di bawa kerumah sakit.
*****************************
__ADS_1