
...****************...
Arfa dan ke empat teman-temannya,terbangun mereka mencuci muka, dan mengambil wudhu', bersiap siap untuk sholat subuh.
setelah selesai solat subuh, Verrel dan ketiga ketiga teman teman nya, kembali ke rumah sakit memastikan keadaan andra.
tapi tidak dengan Azzam,Azzam tidak langsung ke rumah sakit,dia mempunyai ide.
"hem........kenapa gue gak telfon aja ya tuh cewek,kan lumayan biar Andra cepat sembuh."
"eh tapi..."kalau dia marah ke gue gimana ya gara risa datang ke sini."Azzam ber bicara sendiri sambil senyum senyum,dan ngeri mengingat Andra kalau lagi marah.
" gue kasi tau aja deh risa,pasti dia langsung datang ke sini kalau dengar Andra kecelakaan,dia kan suka ke Andra."kata nya dalam hati.
"urusan Andra marah gampang,yang penting Risa kesini, datang menjenguk Andra yang lagi sakit."kata Azzam dalam hati.
kemudian Azzam menelfon Risa ,dengan harapan Risa bisa datang menjenguk teman nya yang sakit.
Risa memikirkan Andra di ruang tamu,sambil melamun.
Risa terbangun dari lamunan nya, ketika ada chat masuk di Instagram nya.
"tumben Azzam chat gue ada apa ya...?"apa ada sesuatu yang penting."katanya dalam hati.
Risa langsung membaca chat dari Azzam yang dari tadi hp nya berbunyi terus menerus
"assalamualaikum,ini gue sa Azzam teman nya Andra yang Lo suka itu,tau gue kan...?"
"please........"Lo datang ya ke rumah sakit, sekarang ya !
Andra habis kecelakaan dari kemaren,gak boleh pulang kata dokter,harus rawat inap."
kata Azzam memberitahu tentang Andra ke Risa lewat chatan.
"Risa Lo kemana kok gak balas sih"
"Risa woy,kemana Lo sih"
"woy sa main hilang hilang aja"
"Risa lama banget Lo bukak chat gue sih,lagi ngapain Lo tidur yah?"
"sa tapi Lo janji ya, jangan bilang ke Andra,kalau yang beri tau dia lagi kecelakaan tuh gue,, yah."
"Lo bilang gini,enggak gue Tadi lewat di depan rumah sakit,gue gak sengaja lihat Verrel sama yang lain di sini,yaudah gue ngikutin mereka aja,terus gue lihat elo lagi sakit, yaudah gue kesini mau jenguk elo."
"Lo bilang gitu yah ke Andra"kata Azzam panjang lebar.
"iya gue bilang kayak gitu ke Andra,gue ngikutin cara elo aja." Risa menjawabnya dengan percaya diri.
"di rumah sakit mana?"Risa menulis pesan dengan perasaaan cemas,dan sedih,karna penyemangat nya sedang dalam keadaan sakit.
"rumah sakit melati ,jalan Klaten Jakarta,kita ada di ruang ICU."Azzam menjawab nya dengan lengkap tanpa tertinggal sedikit pun.
"oke zam gue ke sana sekarang."kata Risa dengan cemas,dan panik.
beberapa jam kemudian ,Risa datang menggunakan mobil sport putih yang di milikinya,dan risa memarkirkan mobilnya di bagasi.risa masuk ke ruang ICU dengan membawa buah buahan yang banyak di tangan nya,dan susu.
"assalamualaikum teman teman,gimana keadaaan Andra udah mendingan gak?"kata Risa dengan raut wajah sedih melihat keadaan andra berbaring dengan wajah yang sangat pucat.
Andra sedang tertidur,Andra hanya bangun ketika melaksanakan solat Subuh,dan kembali tertidur karna kepala nya masih sakit.
mereka berlima refleks dan terkejut melihat keberadaan risa di rumah sakit.
__ADS_1
"waalaikum salam"mereka berlima kompak menjawab salam dari Risa yang baru datang.
"kok Lo datang ke sini..? kok Lo tau kalau Andra kecelakaan,Lo tau dari mana?dari siapa? hah??."ver memicingkan matanya, menyelidiki kebenaran "seperti detektif.
"gue tau sendiri kok, santay aja...... gue cuma mau jenguk Andra kok gak bakal ganggu dia lagi."kata Risa dengan senyumnya.
"gue gak yakin sama Lo sa,pasti Lo datang maunya kan?,ngaku lo?"kata Arya dengan bercanda membujuk Risa agar mengaku kalau dia merencanakan sesuatu.
"Lo jahat ar"Lo nuduh gue sembarang,gue gak ada niat jahat ke Andra,cuma mau lihat kondisi dia sekarang gimana."kata Risa dengan serius dengan wajah sedih.
"hei kalian jangan berdebat disini ,nanti andra bangun,kasian Andra."Arfa memberi pengertian ke Risa dan Arya agar berhenti berdebat.
"sorry fa,yaudah gue diam aja deh."kata Arya dengan wajah bersalah.
beberapa menit kemudian,Andra terbangun dari tidurnya,gara gara kedua teman nya berdebat.
"ada apa kok rame,ada siapa?"Andra bertanya ke Arfa dengan mata terpejam, Andra sengaja tidak membuka matanya,Karena kepalanya masih sakit.
"ada anu ndra,dia kesini mau jenguk elo."kata Arfa,Arfa sengaja tidak menyebutkan nama orang yang menjenguknya.
"anu siapa fa?kok anu sih ? kan pasti ada namanya fa."rasa penasaran muncul di pikiran andra.
Risa hanya diam tidak mengatakan apa apa, entah apa yang ada terlintas di pikirannya.
"coba Lo buka mata elo ndra" kata Frengki menyuruh Andra membuka matanya.
"siapa sih yang datang.?"kata Andra penasaran.
"udah buka aja tuh mata"kata Azzam memaksa Andra agar membuka matanya.
pelan pelan Andra membuka matanya ,dan dia melihat Risa tengah tersenyum kepadanya, senyuman yang begitu manis.
"assalamualaikum andra,gimana keadaan elo,kok Lo bisa kecelakaan ceritanya gimana?."kata Risa dengan banyak bicara,dengan senyuman yang manis.
"waalaikum salam"
kelima teman teman nya saling menatap, dan hanya bisa diam melihat perlakuan Andra ke Risa.
Risa menunduk,matanya sudah panas hampir saja air matanya jatuh.tapi dia menyekanya, dia sangat malu karena kedatangannya yang sangat tidak di inginkan, bahkan dengan teganya Andra mengusir Risa di hadapan teman temannya.
Risa berkata dalam hati"ya Allah hati Risa sakit,Risa malu ya Allah,Risa di permalukan"
mereka berlima menatap Risa dengan kasihan,karna Risa dari tadi hanya menunduk dan mendengar setiap kalimat yang di ucapkan Andra, dan air matanya hampir mengalir karna ucapan Andra yang begitu kasar.
"sebuah ucapan,dan pengusiran yang begitu kasar, seperti belati menyayat hati."kata Risa dalam hati.
"kok Lo ngusir gue ndra,gue kan cuma mau jenguk elo"
"enggak....gue janji gak bakal gangguin hidup elo lagi"kata Risa dengan tatapan nanar,dengan wajah sedih.
Andra berbicara tanpa melihat wajah risa sedikitpun.
"sana Lo pulang,gue gak mau liat muka elo lagi,sekalian Lo bawa jugak oleh oleh yang mau Lo kasik ke gue"kata Andra dengan ketus
"ndra sebegitu bencinya elo ke gue ya?
"kok Lo gak pernah halus ke gue?gue gak butuh perhatian elo,gue cuma minta di hargai gue sebagai teman elo,hargai gue yang dari tadi nungguin elo,jenguk elo kesini, gue gak minta Lo harus suka ke gue."
"gue sadar gue sering ganggu Lo setiap hari,gue gak bakalan ganggu Lo lagi ndra,gue janji ke diri sendiri dan terutama ke elo ndra."
Risa berkata dengan nada pelan,dan tangisan nya pecah seketika,Risa tidak bisa menahan air matanya.
"gue minta maaf ndra,gue janji gue gak bakal gitu lagi,gue bakal berubah setelah kejadian sekarang dan seterusnya."kata Risa dengan menyeka air matanya.
__ADS_1
Andra yang menyadari kalau perempuan yang dari tadi dia usir, Andra bangun dari tempat tidurnya dan menghampiri Risa yang sedang menangis.
dengan jarak 1 cm karna dia menjaga jarak karena memang merekat bukan muhrim.
refleks ke lima teman nya terkejut dan melotot satu sama lain,melihat langsung di depan mata.
Andra sebegitu peduli ke perempuan,dan tidak bisa melihat perempuan menangis.
"hei kok nangis sih,gue gak ada balon ,udah diem ya,gue gak suka liat perempuan nangis, udah ya sa."Andra membujuk Risa dengan lelucon dan dengan senyuman.
"kalok Lo gak suka liat perempuan menangis.....seharunya Lo jaga ucapan Lo ndra!ucapan Lo kasar banget."
"perempuan mana yang gak sakit hati, denger ucapan elo."kata Risa sambil terisak.
"iya gue minta maaf ke elo sa"
"gue sadar gak seharunya gue bentak elo,gue usir elo".andra menyesal dengan ucapan nya tadi,dan andra menunduk tidak enak hati karena sudah membuat Risa menangis.
"iya gue maafin elo ndra,lagian ini semua memang salah gue, seharusnya gue yang minta maaf ke elo ndra,gue udah banyak salah ke elo."kata Risa dengan menatap Andra dengan sedih.
"hei udah, udah dramanya dong kepanjangan nih."Arya berusaha membujuk mereka berdua agar tidak sedih dan tidak mengingat kejadiannya.
Andra dan Risa tertawa bahagia dan teman temannya yang lain.
sampai mereka berdua tidak sengaja kedua matanya saling bertatapan , tatapan dengan senyuman manis.
mereka berlima menyadari refleks langsung mengerjai mereka.
"uhuk....uhuk...uhuk.....uhuk"mereka berlima kompak.
"duh leher gue kering nih kenapa ya?"kata Azzam melirik mereka berdua.
Andra dan Risa langsung tersadar, dan seperti maling yang tertangkap basah, dan mereka berdua tersenyum kikuk.
"minum"kata Andra ketus
"Andra gue pamit pulang dulu ya,Lo jaga diri baik baik"
"gue minta maaf ndra,atas kejadian hari ini"Risa berkata dengan serius dan wajahnya sedih.
"iya gak papa sa,tapi Lo janji jangan nangis lagi ya di rumah"Andra menatap wajah risa, dengan harapan agar risa tidak menangis lagi
"santai aja ndra,gue gak nangisan kok"Risa menjawab sambil tertawa, seketika hilang rasa sedihnya.
"Alhamdulillah kalok gitu sa, yaudah gak jadi deh oleh oleh yang Lo kasik ke gue,gue makan aja ya?"pinta Andra
"Alhamdulillah gitu dong Andra,gue jadi seneng nih gak bakal nangis lagi deh ,tapi jangan di buang ya"kata Risa ke Andra dengan tatapan memelas.
mereka berdua mengabaikan keberadaan kelima teman nya itu.
"woy udah bucin nya?Frengki menggoda kedua teman nya.
"eh siapa yang bucin,Lo tuh yang bucin terus,weeekkk"Andra meledek Frengki sambil menjulurkan lidahnya.
"awas Lo kena karma ya"kata Frengki sambil menatap serius ke arah Andra dan Risa.
"udah udah, udah duhur tuh adzan ayok kita solat Dzuhur"Arfa mengajak ke empat teman nya.
"gue pulang dulu ya, kalian jaga diri baik baik"Risa menghawatirkan keadaan andra, tetapi dia mengalihkan pembicaraan agar mereka tidak mengetahuinya.
Risa pulang dengan hati sedih dan bahagia entah apa yang dia rasakan sekarang.
mereka berlima solat duhur, tapi Andra tidak ikut solat di masjid,dia hanya solat di rumah sakit, karena kepalanya yang masih sakit.
__ADS_1
3 hari di rumah sakit
...****************...