MELUPAKAN Atau MENGIKHLASKAN

MELUPAKAN Atau MENGIKHLASKAN
PART 16


__ADS_3

"Sebelumnya aku memohon maaf ya kalau cerita nya flatπŸ™πŸΌπŸ™πŸΌπŸ™πŸΌ karena aku penulis pemula.....πŸ™πŸΌ mohon kritik dan saran nya ya teman teman semua...... 😘😘😘 silahkan nikmati waktu santai nya sambil membaca teman teman😊"


β€’


β€’


β€’


β€’


β€’


β€’


β€’

__ADS_1


β€’


Sebenarnya dari awal saat bertemu dengan Arva, perasaan Adriva memang rada aneh. Baru pertama ini ada wanita yang bisa marah marah kepada Driva, kalau selama ini dia selalu di perhatikan, selalu di Uber Uber, selalu di perlakukan lembut sama makhluk yang berjenis kelamin wanita itu namun kali ini sebalik nya dia habis di marah marahi, di cuekin ketika memperkenalkan nama nya. Siapa Dia? Bagaimana keseharian nya? Semua pertanyaan nya ada di dalam pikiran nya, Namun memang Adriva lelaki yang tingkat Ego dan PD nya tinggi akhirnya hanya mengacuhkan nya saja, dan sekarang ternyata dia menerima adik dari wanita yang ingin dia cari tahu kehidupan nya.


"Iky gak tega ka sama ka Arva, karena sebenernya ka Arva itu cita cita nya ingin kuliah dan menjadi seorang guru, namun karen Iky dan Bila masih membutuhkan Biaya akhirnya ka Arva yang mengalah.... Harus menunda bahkan mungkin mengubur mimpi dan cita cita nya itu, karena ayah hanya seorang karyawan di sebuah pabrik ka dan ibu hanya seorang ibu rumah tangga biasa" jelas Iky


"Oh gitu.... Memang adik Arva ada berapa Ki?" Adriva bertanya kembali karena rasa penasaran nya semakin tinggi


"Adik nya ka Arva hanya ada 2 ka Iky sama Bila, namun kami berdua masih sangat membutuhkan biaya karena kan sekarang Iky di SMA kelas 3 dan Bila di SMP kelas 3, kalo ka Arva sih dari SMP selalu dapat beasiswa di SMP maupun SMA jadi gak perlu banyak biaya" jelas Iky


"Oia Ki.... Setelah lulus nanti ada niat buat kuliah?" Tanya Driva kembali


"Niat mah ada Ka, Iky pengen kayak ka Driva kuliah di jurusan teknik jadi nanti bisa buka usaha sendiri, gak harus nunggu wisuda baru ngelamar kerjaan, mending kalo langsung dapet kerjaan kalo gak dapet dapet kasihan ibu sama ka Arva, apalagi ayah yang kondisi nya memang sudah gak terlalu baik" jelas Iky sambil mengerjakan latihan tugas tugas di buku nya


"Nah betul tuh Ki.... Memang kita harus membuka lapangan pekerjaan, bukan malah mencari lapangan pekerjaan nambah nambahin jumlah pengangguran di negeri ini, rencana kuliah dimana Ki?" Tanya Driva

__ADS_1


"In syaa allah rencana nya Iky ingin mencoba di kampus D ka Driva" jawab Iky


"Tapi kalau di situ harus dapetin beasiswa ka, karena lumayan juga biaya nya" tambah Iky


"Iya bagus tuh di situ, kakak juga kuliah di situ iya sih memang lumayan juga biaya nya" jelas Driva


"Semangat lah Ki.... Usaha di sertai Doa in syaa allah Ki pasti bisa" sambung Driva memberika. Semangat kepada Iky


"Pastinya ka" jawab Iky


Waktu cepat berlalu Arva sangat menikmati dan merasa nyaman dengan kegiatan nya sebagai seorang guru, Driva tengah sibuk dengan tugas tugas dan usaha nya, Iky juga tengah fokus pada usaha nya sebagai seorang siswa yang hendak melaksanakan ujian akhir semester 1.


Dan tanpa di sadari di hati kedua makhluk berbeda jenis kelamin itu tumbuh sebuah perasaan yang sama sama mereka redam karena mereka tau, perasaan itu belum pantas ada di hati mereka, mereka berdua merasa tidak ingin menjadi budak hawa nafsu yang akan Melena kan mereka, akhirnya mereka menyibukkan diri masing masing dengan aktivitas yang bermanfaat.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2