Memasuki Tubuh Ratu Gila

Memasuki Tubuh Ratu Gila
3. Rencana Licik


__ADS_3

Arsey adalah penggila game, semua game entah apa itu tak luput dari permainanya. Arsey suka sekali game yang memecahkan misi dan mencari harta karun, dengan game yang harus adu fisik memang Arsey akui ia gampang kalah.


Ketika game ini rilis Arsey ingin mencari genre baru jadi ia iseng mencoba dan tak terlalu buruk menurutnya. Tapi tetap saja, Arsey merasa dirinya sedang menonton film animasi bukanya bermain game.


Apalagi penjelasan dari text box yang selalu membuatnya kesal. Rentetan percakapan yang tak bisa ia skip. Drama yang berlebihan menurutnya. Tapi ia tetap melanjutkan bermain sampai akhir karena misi yang diberikan sangat banyak.


Sampai tahap terakhir Arsey berhasil membuat karakter dirinya yang berada di karakter protagonis dan mengalahkan si antagonis itu tercapai. Namun bukanya merasa puas Arsey rasa ia memang seperti bukan bermain game, tapi menonton film animasi. Beberapa bulan kemudian ia melupakan game ini dan tak pernah mau memainkanya lagi.


Tapi sekarang ini Arsey sedang meratap dalam kamarnya. Menatap kelangit-langit kamar dan menghembuskan nafasnya kesal. Ia sudah hafal jalan cerita dalam game ini. Tentu saja tokoh-tokoh jahat yang akan bergabung untuk dibatai Haven untuk menaikan level akan muncul sebentar lagi.


Ia hanya masih heran saja dengan si jalxng Elves. Jika saja sang Ratu antagonis ini sedikit saja bisa lebih lembut, mungkin kematianya tak akan begitu tragis nantinya. Dan terlebih lagi tak akan menyusahkan dirinya. Tapi yang harus ia salahkan adalah si pembuat game rusak ini.


Hah, tidak! Ia harus mengutuk si pembuat novel ini dulu. Karena game ini berdasarkan novel yang author itu buat. Hmm siapa namanya? Si Racun Tidur? Yah! Si Racun Tidur sialan! Jika kau tak membuat karakter rusak seperti Elves ini, aku tidak akan kesusahan seperti sekarang.


Sepertinya karakter didalam game sedikit lebih baik daripada dinovel aslinya. Legendary Kingdom bahkan dinovel aslinya Elves memiliki lebih dari tujuh harem. Akan terus bertambah setiap bulanya. Memang tidak benar, apakah dia akan mengalahkan rekor si ratu mesir itu?


Entahlah, yang jelas si pembuat game hanya membuat tujuh karakter harem untuk Elves. Ketika Elves menikah dengan harem pertamanya, ia berusia duapuluh tahun sepertinya. Dengan pangeran ke lima dari kerajaan Barat. Pangeran Jeremy, suami pertama Elves sekaligus orang pertama yang akan mati ditangan Haven.


Tahun ini berarti Elves sudah berusia tujuh belas tahun dan Haven baru dua belas tahun. Berarti masih sekitar tiga belas tahun lagi ia akan digulingkan oleh anak itu. Arsey sedang memikirkan matang-matang beberapa cara agar ia tak mati secara mengenaskan seperti didalam game.


Langkah pertama, mengubah sikap terhadap Haven dan perlakukan dia seperti adik/anak, mungkin adik karena perbedaan mereka tak sampai sepuluh tahun. Ceklis!


Kedua, dekati ia dan bimbing ia agat menjadi lelaki kuat kalau perlu wariskan saja seluruh kerajaan untuk Haven. Ceklis!


Ketiga, ketika Haven dewasa ia bisa berpura-pura sakit parah dan pergi kabur dari istana sejauh-jauhnya. Ceklis!


Haha! Ide yang brilian!


〘Setting : Peringatan‼️Peringatan!‼️Itu adalah rencana yang sangat berbahaya! Bisa menyebabkan konsleting jika anda melakukanya!〙


"Sialan! Dasar anak ngenxxx!"


〘Setting : Harap tenang dan jangan sembarangan mengeklik laman. Anda akan dibebaskan dari hubungan karakter antagonis jika anda berhasil masuk kedalam level selanjutnya〙


Arsey mengerutkan dahi, "Kapan aku akan naik level?"


〘Setting : Jika anda berhasi menangani misi yang akan datang selanjutnya〙


"Kapan?"


〘Setting : Jika anda berhasi menangani misi yang akan datang selanjutnya〙


"Kapan anjing!"


〘Setting : Jika anda berhasi menangani misi yang akan datang selanjut--〙

__ADS_1


Klik!


Dengan kesal Arsey menutup percakapanya dengan Setting. Dia bermain dengan karakter Antagonis sekarang, bukan bermain lagi dirinya malah sudah bertransmigrasi menjadi si Antagonis. Semua misi yang diberikan pasti akan berbeda. Karena selama ini ia bermain untuk membantu si Protagonis, saat ini dia sangat kebingungan.


Jika ia gagal apa yang akan terjadi? Arsey memanggil setting lagi untuk bertanya.


"Setting apa yang terjadi jika aku gagal?"


〘Setting : Anda akan dilempar kembali kedunia asli〙


Arsey memikirkan agak lama lalu ia termenung, jika dilemparkan kedunia asli sama saja dia akan mati kan? Memang dia sudah mati didunia aslinya. Setting kau mempermainkanku!


"Sialan! Tapi dia benar-benar karakter yang sangat rusak, tak bisa diperbaiki!"


〘Setting : .....〙


"Cih, bahkan anjing liarpun masih memiliki hati daripada si jalxng ini!"


〘Setting : ......〙


"Hoi Setting! Apa kau rusak?! Hello, hai, aish! Sialan dasar anak ngenxxx!"


〘Setting : ..... Setting butuh diupgrade, mohon tunggu sebentar. Instalasi akan berjalan satu hari〙


"Hoi setting sialan! Jangan mematikan diri! Hoi jawab! Jawab!"


Tep! Semua layar telah hitam.


"....."


Arsey memaki dan mengutuk Setting semalaman.


...*****...


...Sekarang Karakter Arsey akan dipanggil dengan Elves....


Karena dirinya sudah berubah seratus persen menjadi perempuan tulen, untuk membersihkan tubuhnya sendiri Elves masih menutup matanya. Bayangkan dua puluh empat tahun dia yakin dia adalah lelaki jantan, kini ia harus kehilangan belalainya untuk ditukar dengan balon.


Betapa indah nasib hidupnya haha! Tentu saja itu adalah sarkasme!


Setelah ia selesai memandikan tubuhnya, ia menyuruh para pelayannya untuk memilihkan baju. Dan disaat inilah ia meledak habis-habisan dan mengutuk sang Ratu dalam hati,


"Dasar Rubah licik! Ular berbisa! Iblis betina! Karakter rusak sialan! Kau? Apa kau tak memiliki satupun baju yang pantas hah!"


Semua baju yang Elves lihat jika dadanya tak terbelah, maka gaunya akan robek sampai ke paha menampakan betisnya yang ramping. Semua. Semuanya sama seperti itu!

__ADS_1


"Bahkan sekarang musim dingin! Aku akan masuk angin jika memakai baju yang tidak jadi itu!"


Brak!!!


Elves membanting pintu lemari dengan keras yang membuat para pelayan mengelus dada kaget. Namun mereka sudah biasa akan sifat sang Ratu. Untung saja Setting hanya diam. Hah! Jika bukan karakter baik yang ia keluarkan Setting tidak akan memarahinya.


Elves berteriak, "Bawakan Ratu ini jubah tidur!"


Walau agak terkejut para pelayan tak berani menegurnya. Setelah selesai berpakaian seperti membungkus dirinya seperti ulat dalam kepompong ia tersenyum cerah. Beruntunglah kau Ratu diberkati wajah ini, sehingga apapun yang kau pakai akan cocok ditubuhmu.


Kelegaan terpancar diwajah para pelayan setelah Sely datang. Dengan raut terkejut yang tak dapat ia sembunyikan ia menegur sang Ratu.


"Ratuku, kau benar-benar akan memakai jubah tidur itu?" Memang hanya dia yang berani seperti itu.


Elves mendengus dengan kesal, "Ya!"


〘Setting : Bagus, pertahankan sikap itu〙


Aku tahu itu! Enyahlah!


Sely masih membujuk dengan gencar dan memilah-milah baju kesukaan sang Ratu. Ia mengulurkan satu gaun berwarna hijau tua, bermotif merak bersulam emas, berkerah rendah. Setelah Elves melihat belahan dadanya sangat terbuka ia menampiknya dengan rasa jijik.


Kali ini Sely menawarkan sutra lembut berwarna biru langit, bermotif awan, namun robekannya sampai ke betis yang sangat tinggi, bisa-bisa dalamanya kelihatan. Sekali lirik Elves melotot dan langsung diinjak-injak.


Namun Sely masih tidak menyerah. Ia mengambil setelan ketat berwarna merah darah kesayangan sang Ratu. Namun begitu Sely mengangkatnya Elves sudah dulu menendang setelan itu dan terbang entah kemana sambil mengancam.


"Jangan macam-macam!"


Wajah Elves sangat menyeramkan.


Sely berkata gugup, "Tapi—sebentar lagi akan diadakan rapat. Ratu harus memakai baju yang layak."


Elves mencibir, "Baju sampah yang belum jadi itu kau bilang layak!"


Sely terperangah, baju sampah? Tak layak? Ia mengecek suhu badan ditubuh sang Ratu. Aman! Sang Ratu sedang tak sakit, tapi kenapa perilakunya aneh sekali? Elves menepis tangan Sely yang berada didahinya.


Elves mendatarkan wajahnya. "Bawa semua baju itu keluar! Ratu ini tak mau memakai baju yang belum jadi lagi!"


Sely masih kekeuh merayu, "Tapi Ratu—"


Tatapan dingin Elves membuat Sely tutup mulut.


Ia memerintahkan semua pelayan mengosongkan baju-baju sang Ratu dan membawanya pergi. Elves tersenyum puas setelah itu. Ia pergi ke ruang rapat untuk memulai rapat yang akan ia pimpin sebentar lagi. Masih dengan memakai piyama tidur yang tertutup rapat.


Yang menarik adalah ia mengenakan mahkota yang begitu mencolok dengan penampilan orang yang terlihat baru selesai mandi. Sely hanya mengikutinya dibelakang dengan diam walau hatinya masih komat kamit.

__ADS_1


"Yang Mulia Ratu akan segera memasuki ruangan."


Seketika pintu dibuka, para pemimpin, mentri, jendral, dan petinggi lain membungkuk hormat atas kedatangan Elves. Menggibaskan jubah tidurnya dengan angkuh, Elves duduk didalam singgasananya. Rapat yang membosankan pun dimulai.


__ADS_2