
Elves sedang menikmati udara pagi sambil duduk ditepi kolam. Beberapa pelayannya menemani dengan jarak sekitar lima meter dari tempat duduknya. Ia sedang asik melihat ikan-ikan yang sedang berenang, tiba-tiba suara yang tidak diharapkan muncul mengganggunya.
〘Setting : Tekan kotak dibawah layar, anda akan diberitahukan tentang pilihan untuk misi pertama〙
Oh, misi pertama? Cepat sekali? Tak banyak tanya Elves mengeklik laman dan langsung dihadapkan dengan text panjang.
Klik!
〘Setting : Misi (0.1) - Membantu menghilangkan belenggu para siluman yang mengancam kehidupan para ras peri〙
〘Hadiah yang diterima : Kartu Identitas Emas〙
^^^**Gold Card Identity \= Elves bebas menggunakan karakternya sendiri, ia terlepas dari karakter antagonis belenggu si Ratu.*^^^
Mata Elves berbinar cerah, dirinya akan segera terbebas dari kutukan si Ratu bengis ini. Elves menggangguk-anggukan kepalanya dan memegang dagunya yang mulus. Serasa mengenang dulu pernah tumbuh kumis dan jenggot disana. Gaya duduknya juga mengangkang.
Dirinya baru berhenti bertingkah seperti bapak-bapak yang hobi nongrong diwarung kopi ketika sang penasihat kerajaan memanggilnya dari belakang.
"Yang Mulia Ratu, saya ingin melaporkan sesuatu."
Elves berdehem dan berbalik dengan cepat, wajah dan suaranya ia buat seangkuh mungkin, "Ada apa?"
Basa-basinya, padahal dia sudah tahu apa yang akan dikatan oleh petua ini. Orang itu bernama Abraham, sudah setengah abad ia bekerja sebagai penasihat menggantikan penasihat terdahulu yang sakit dan mengasingkan diri.
Rambutnya sebagian sudah putih beruban, dan jenggotnya yang panjang bergoyang tertiup angin. Namun raut kelicikan tak bisa disembunyikan. Elves meliriknya dengan datar. Dia adalah salah satu yang akan berhianat dimasa depan.
Hah! Pak tua bangka, ingin sekali Elves mencukur rambutnya sampai botak sebagai pembalasan untuk apa yang akan dia lakukan dimasa depan.
Penasihat itu menunduk hormat seraya berbicara, "Kami mendapat surat permohonan bantuan. Para ras peri sedang dalam masa krisis mereka meminta bantuan untuk menyingkirkan penangkal yang ribuat para kaum siluman."
^^^**Menyingkirkan penangkal \= (Menjadi sekutu untuk berperang melawan bangsa siluman)*^^^
Elves mengetukkan jari terlunjuk didagunya dan berseru, "Apa yang mereka tawarkan?"
Abraham mengangkat kepalanya dan menyunggingkan senyum, "Sepuluh ton emas murni dan lima belas ton berlian jika kerajaan bersedia membantu mereka. Juga yang paling penting mereka akan menghadiahkan sutra emas untuk sang Ratu jika berhasil."
Elves tidak bisa untuk tidak terkejut namun wajah dinginya mengcover sempurna. Ia bahkan belum pernah melihat emas batangan muri selama hidupnya didunia. Dan sekarang, sepuluh ton emas? Lima belas ton berlian? Dan kain sutra emas? Betapa kaya para kaum ras peri itu.
Walau Elves yakin semua itu tak ada apa-apanya bagi para ras peri. Kaum ras peri adalah kaum yang sangat elit, wilayah mereka terkenal dengan sumber kekayaan yang melimpah.
Namun kaum ras peri tak pernah mempedulikanya. Emas, permata, bahkan berlian berserakan dijalanan seperti tak bernilai harganya. Mereka memanfaatkan kekayaan itu untuk membeli para pasukan manusia. Karena kaum ras peri sangat lemah, walau begitu sihir mereka kuat.
Mereka terlibat konflik dengan kaum siluman selama berabad-abad. Kaum peri juga banyak dijadikan budak oleh para kaum Siluman. Banyak juga para pasukan manusia yang sudah terbunuh untuk melindungi mereka.
Kerajaan Athanasius adalah kerajaan terbesar dari lima kerajaan besar lain. Kebanyakan pemimpin di Athanasius adalah perempuan. Bahkan jendral pasukan militer perang adalah perempuan. Namun kekuatan mereka tidak bisa disepelekan. Kekuatan yang diajarkan sang Ratu dalam merayu dan memikat musuh contohnya!
Bantuan kerajaan Athanasius sangat dibutuhkan saat ini. Sebab Yang Mulia Ratu yang selicik ular berbisa itu berhasil mengalahkan para musuh dan memperluas kerajaannya.
Mereka tak tanggung-tanggung mengirimkan hadiah imbalan kepada kerajaan dan sang Ratu. Bagi mereka itu tak ada apa-apanya, karena keselamatan dan kehidupan mereka lebih penting saat ini.
__ADS_1
Dalam game yang Elves ketahui, sang Ratu bukanya mengirim para jendralnya untuk membantu ras peri malah sebaliknya sang Ratu berhianat. Mereka lebih memilih bersekutu dengan para siluman dan melenyapkan para ras peri.
Karena sang Ratu mengincar kekayaan melimpah, dan para siluman mengincar kekuatan magis ras peri, maka terjadilah persekutuan yang hebat. Pada saat terjadi Persidangan Lima Alam, sang Ratu juga berhasil memutar balikan fakta dengan lihai.
Berdusta bahwa pikiran mereka telah diracuni oleh bangsa siluman. Sehingga mereka dipaksa secara tidak sadar membantai para ras peri. Persidangan Lima Alam mempercayai karena bukti yang sang Ratu tunjukan.
Bangsa siluman menjadi kambing hitam dan terhianati. Karena kelicikanya lah ketika singgasananya digulingkan tidak ada satupun bantuan, karena dirinya sendiri sering berhianat. Maka musuh dalam selimutnya pun sangat banyak.
Elves tersenyum penuh arti, "Setting jika aku berhasil aku akan mendapatkan Kartu Identitas Emas kan?"
〘Setting : Tentu saja〙
Elves mengelus dagunya, "Jika aku berhasil mendamaikan keduanya, item apa yang akan ditambahkan?"
Setting tak langsung menjawab, Elves menunggu dengan sabar. Mengerjai Setting sekali-kali tak papa kan!
〘Setting : Item yang akan muncul di level sepuluh akan diturunkan〙
Elves hampir tersungkur karena tersandung kerikil, "Level sepuluh, item menakjubkan apa itu?"
〘Setting : Rahasia, itu hanya berlaku jika kau berhasil membuat misi mustahil itu berjalan. Sekarang fokus untuk menjalani misi utama〙
"Kita lihat saja nati Setting! Hahahah—Fucx!"
Seketika Elves mendatarkan wajahnya sedatar mungkin karena Setting sedang menampilkan statusnya saat ini.
❰Nama : Kagendra Arsey - Kode (Big Dixx)❱
❰MC : Elves Athanasius❱
❰Gelar : Pemimpin Kerajaan Athanasius, Ratu Egois, Antagonis Utama, Karakter Rusak❱
❰Level : Pemula <> 1❱
❰Poin : Untuk saat ini +1000 (Log in pemula) Pengurangan - 20. Total sekarang \= 980 poin❱
❰Skill : Manusia Abadi - Kecantikan Memikat - Kecerdasan Tak Terbatas❱
❰Misi Utama: Membuat perubahan untuk karakter sang Antagonis❱
❰Misi Sampingan: Misi ke (0,1) \= Membantu para Ras Peri❱
Bunyi suara 'teng' 'teng' 'teng' tanda protes!
〘Setting : Jika memiliki keluhan mohon untuk tidak mengirimi banyak spam!〙
"Bacot!"
Elves mengabaikan dan terus mengirimi protesan sambil menghafal anggota keluarga dikebun binatang.
__ADS_1
...*****...
Elves sedang sibuk memeriksa dokumen diruangan kerjanya. Jubah merah panjangnya terurai, rambutnya ia buat sanggul agar tidak mengahalanginya dalam bekerja. Tinta tercecer dimana-mana, karena Elves masih belum terbiasa menulis dengan tinta celup dan pena bulu.
Bahkan wajahnya terkena cipratan tinta. Tanganya sudah terlumuri tinta sangat banyak. Jika sang Ratu yang asli pasti dia akan langsung mandi sepuluh kali. Tapi Elves, dia tak peduli sama sekali. Ketukan pintu diruang kerjanya membuyarkan konsentrasinya.
Tok! Tok!
Elves bersuara datar, "Masuklah."
Pintu dibuka, terlihatlah seseorang yang gagah dengan baju besi mengkilap lengkap dengan pedang yang tersarung dipinggangnya. Orang itu membungkuk hormat kearah Elves. Dia adalah Mayor Sarah, pemimpin pasukan utama.
Walau ia perempuan kekuatanya sudah tak usah dipertanyakan lagi. Ia selalu berpergian jauh, jarang berada dikerajaan. Elves baru melihatnya secara langsung sekarang ini. Ia lebih gagah dan menakjubkan jika dilihat secara langsung daripada layar video game.
Kulitnya putih pucat, sorot matanya tajam, alisnya pirang dan berhidung mancung. Rambut emasnya yang panjang dikucir kuda, wajahnya tegas namun menyimpan kelembutan. Elves tidak bisa untuk tidak terpesona.
Dia bahkan sempat memiliki beberapa poster Sarah dikamarnya dulu. Beberapa pernak-pernik miniature kecil Sarah. Elves sangat mengaguminya, salah satu karakter paling favorit yang pernah ia mainkan sebagai chara.
Dalam game, Sarah hanya bertahan sampai perang pemberontakan. Setelah itu kotak text memberitahu bahwa karakter Sarah telah gugur ketika mempertahankan wilayah Utara dari serangan mendadak para penghianat. Elves sangat mengagumi karakternya, walau jarang muncul dialah yang terbaik. Karena cara meninggalnya sangat gagah berani dan keren. Bukan seperti sang Ratu Jalxng. Cih!
Suaranya terdengar berat dan dalam, "Yang Mulia Ratu, saya ingin melaporkan sesuatu yang sangat penting."
Elves mengangguk, "Lanjutkan."
Sarah membungkuk hormat, "Penerjemah Lima Alam yang ditugaskan para ras peri untuk kita meninggal karena alasan yang tak diketahui. Sedangkan para penerjemah Lima Alam lainya sedang tidak ada yang bisa turun alam. Sekarang keadaan didalam lembah ras peri kian hari makin kacau. Jika kita tidak segera turun tangan dan mencari penerjemah secepat mungkin. Kita akan terlambat untuk memberikan bala bantuan."
Sarah menjelaskan panjang lebar, tentu saja Elves sudah tahu. Dalam game kematian penerjemah bukan tanpa alasan, dia mati karena racun sang Ratu sendiri. Agar sang Ratu bisa membawa Haven menuju kelembah para ras peri dan membunuhnya disana.
Karena Haven memiliki bakat untuk berbicara dengan Lima Alam. Dia dibesarkan oleh ibu peri sejak kecil, namun sang Ratu mengusir ibu peri itu ketika Haven berusia tujuh tahun. Ibu peri itu kembali ke alamnya, lembah ras peri.
Ketika penyerangan karena persekutuan sang Ratu, Haven juga dibawa dan ditinggalkan disana. Ketika sang Ratu yakin Haven sudah mati, anak itu kembali kekerajaan tanpa adanya luka sedikitpun yang membuat sang Ratu heran namun mengabaikanya.
Sang Ratu hanya berpikir bahwa Haven itu beruntung. Namun yang membuat Elves sekarang bingung, ia merasa semuanya terlalu cepat. Ia bahkan belum turun tangan untuk membunuh penerjemah itu. Apakah kejadian sebenarnya bukan sang Ratu yang membunuh.
Didalam game juga tak diperlihatkan adegan pembunuhan itu. Hanya diperlihatkan kotak text cerita bahwa sang Ratu telah menghabisi penerjemah. Elves memijit kepalanya, ia lalu berdiri mengakibatkan seluruh botol tinta tumpah mengenai pakaianya. Namun ia tak mengindahkanya dan berjalan dengan ringan menuju ke arah Sarah.
Elves menepuk pundak Sarah, "Panggil semua Mayor. Kita akan mengadakan rapat sebentar lagi."
Sarah mengangguk hormat, "Baiklah Yang Mulia Ratu, saya pamit undur diri."
...*****...
Ensiklopedia Setting!
Lima Alam \= Mewakili, alam atas, alam bawah, alam tengah, alam surga, alam neraka.
Ras Peri \= Sebangsa Elf yang hidup berdampingan dengan manusia dialam bawah. Didalam lembah peri. Ukuran mereka hanya seibu jari manusia.
Para Siluman \= Bangsa siluman, mereka bisa saja berubah wujud menjadi apapun yang mereka mau namun tidak sempurna. Contoh jika ingin berubah wujud menjadi manusia, mereka akan menirukan kepala tapi tubuhnya hewan dan sebalinya. Harusnya tempat mereka di alam tengah, namun sang Dewa menurunkan mereka untuk hidup berdampingan dialam bawah bersama para manusia.
__ADS_1