Memories Of The School

Memories Of The School
Perjuangan Reyhan


__ADS_3

Setelah kepergian Maira, Dinda dan Raka Reyhan pun keluar dari kafe tersebut dan mengikut mereka juga dari belakang, dia melajukan mobilnya sedikit pelan.


Sampai kapan Maira akan membantu anak baru itu, ini tidak bisa di biarkan jangan sampai dia menikungku.gumam Reyhan dalam hatinya


Sesampainya di sekolah Maira segera turun dari mobil Dinda dan langsung masuk area sekolah segera ia menuju kantin karna lupa mengambil keranjang kue dan hasil jualannya.Untung saja ibu kantin belum menutup warungnya.


Maira pun berpamitan ke ibu kantin dan mengucapkan terima kasih.setelah itu Segera Maira menuju parkiran untuk mengambil sepedanya.Sesampainya di parkiran Maira terkejut melihat Raka sudah berdiri tegak di samping sepedanya.


"Ngapain kamu masih berdiri di situ bukannya pulang?"tanya Maira sembari menghampiri Raka tetapi tidak mendapat jawaban.


"Terus Dinda mana?".tanyanya lagi sambil mengikat keranjang kuenya di sepeda.


" Dinda sudah pulang duluan, katanya sudah di cariin sama orang tuanya".jawab Raka terus memperhatikan Maira yang masih mengikat keranjangnya.


"Kamu sendiri kenapa nggak pulang emang nggak di cariin sama orang tua mu?"


"Nungguin kamu lah".


"Ngapain nungguin aku, nggak ada kerjaan banget".ketus Maira


Belum sempat Raka menjawabnya tiba-tiba ada suara menghentikan nya.


"Maira".panggil seseorang dari kejauhan berlari kecil ke parkiran.


"Ehh Reyhan kirain siapa tadi".ucap Maira saat Reyhan sudah berdiri di depannya.


"Kamu masih di sini kirain kamu sudah pulang ?"tanya Reyhan


"Ya seperti yang kamu lihat.Kamu sendiri kenapa belum pulang?" kini Maira bertanya balik.


"uh..m a..nu tadi aku bermain basket dulu sama anak-anak sekalian latihan untuk persiapan lomba".ujar Reyhan bohong kelagapan."Mai, kamu mau pulang".sambungnya


"Iya nih".


"Ya sudah kita pulang bareng saja, aku juga mau pulang".ajak Reyhan dan di angguki oleh Maira.


Raka yang sedari tadi hanya berdiri seperti patung memperhatikan kedua makhluk di hadapannya itu menghembuskan napas kasar karna ia gagal mengajak Maira pulang bersama.


Sial...umpat Raka dalam hatinya


Raka pun berpamitan kepada Maira dan Reyhan untuk pulang duluan dan setelah itu ia langsung melajukan motor ninja nya secepat mungkin.


Tak lama setelah kepergian Raka, Maira dan Reyhan pun juga langsung pulang.Mereka berdua terus mengayu sepedanya berlomba-lomba sampai di perempatan dimana mereka akan berpisah.


Seperti biasa setelah sampai di perempatan, mereka berdua pun berpisah, karna setelah di perempatan arah rumah mereka berbeda.

__ADS_1


Maira melambaikan tangan ke Reyhan begitupun sebaliknya.


Setelah kepergian Maira, Reyhan pun masih berdiri di tempatnya dan terlihat sedang menelfon seseorang.


Tut tut ...


suara sambungan telfon berbunyi


"Halo...jemput saya sekarang juga di tempat biasa".pinta Reyhan kepada seseorang di seberang telfon.


"Baiklah Aden.saya sekarang kesana".jawab seseorang di seberang telfon.


Setelah itu Reyhan pun menutup telfon nya dan menunggu di sebuah taman di dekat perempatan.


Setelah menunggu selama hampir 10 menit, supir Reyhan pun datang.Reyhan menuju mobilnya dengan sepeda yang dia pakai tadi.


Ia pun melipat sepedanya dan memasukkan nya kedalam bagasi mobil.setelah semua itu selesai supirnya pun melajukan mobil ke rumah Reyhan.


**Author POV


Reyhan ke sekolah selalu menggunakan mobil tetapi pakai supir karna orang tuanya tidak mengijinkannya mengendarai mobil karna usianya masih muda.Reyhan tahu untuk mengajak Maira pulang bersamanya dengan mobil sangatlah susah dan selalu saja ada alasan dari Maira untuk menolak nya yaitu dengan sepedanya. Maira selalu beralasan setiap di ajak Reyhan pulang bersama dengan naik mobil nya kalau dia membawa sepeda kesekolah tidak memungkinkan ia pulang bersama Reyhan dengan mobil.


Dan salah satu jalan untuk bisa pulang bersama Maira adalah Reyhan berfikir untuk membawa sepeda kesekolah tetapi dia menyimpan nya di dalam bagasi mobilnya.Dia sengaja membeli sepeda lipat agar mudah di gunakan. Ini dia lakukan demi dekat sama Maira terus apalagi mereka yang berbeda kelas dan sibuk dengan urusan masing-masing.


Reyhan meminta supirnya untuk menjemputnya di perempatan seperti biasa setelah Maira pergi.


(Sungguh perjuangan cinta yang luar biasa Rey... Author jadi baper sendiri hahaha**)


****


Sesampainya di rumah Maira pun menyimpan sepedanya di tempat biasa dan langsung masuk kedalam rumah.


"Assalamualaikum Bu, Maira pulang". ucap Maira setelah masuk.


"Walaikumsalam nak, kamu sudah pulang".jawab ibu dari dapur.


"Iya Bu".ujar Maira sembari menghampiri ibunya di dapur mencium punggung tangannya dan memberikan keranjang kue dan hasil jualannya.


"Ya sudah, cepat bersihkan badan mu dan istirahat kamu pasti capek".


"Iya Bu,Maira ke kamar dulu mau mandi".


Maira pun beranjak dari dapur menuju kamarnya dan melepas semua seragamnya setelah itu ia pun masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan badannya yang terasa lengket.


****

__ADS_1


Rumah Reyhan


Malam harinya Reyhan yang sedang asik bermain game di ponselnya harus terhenti saat melihat pesan masuk di grub chatnya.


Arya:Heii..bro gabut nih keluar kuy.


Bisma:Nah boleh juga tuh gue juga di rumah sendiri bokap sama nyokap lagi keluar kota.


Reyhan:Malas ah gue capek tahu.


Arya:@Reyhan capek kenapa loe.palingan juga gara-gara loe ngayu sepeda sok-sok an mau pulang bareng Maira.


Reyhan:@Arya nah itu loe tahu.udah ah gue mau tidur bye.


Bisma: Ya ya parah nih anak baru juga segitu sudah teler, cemen loe.


Arya: Tahu tuh anak.tuh kan dia nggak muncul.wah parah parah begini nih kalau sedang jatuh cinta semua di lupain termasuk teman-temannya


Saat teman-temannya masih ngebacot di grub Reyhan tidak menggubrisnya dan kembali melanjutkan bermain game.


****


Rumah Raka


Raka terus memandangi foto Maira di ponselnya, yang dia ambil saat mereka sedang belajar tanpa sepengetahuan Maira.


Hmm cantik juga di tambah lagi lesung pipinya yang gemes seolah membuatku ingin mencubitnya.kira-kira dia sedang apa ya?. Aku tidak biasanya kepikiran sama cewek seperti ini apalagi baru kenal beberapa hari yang lalu.


Seolah ada sesuatu dalam dirinya yang sangat menarik dan mempesona membuat siapapun bisa terpikat oleh senyuman manisnya.Meskipun dia yang begitu galak dan judes membuat siapa pun tertantang dan ingin mendapatkannya. Batin Raka yang masih terus memandangi foto gadis itu.


Setelah cukup lama memandangi ponselnya harus, Raka pun mencoba menghubungi Maira tetapi nihil tidak di jawab oleh sang empunya.


Saat tidak mendapat respon Raka kemudian mengirimkan pesan ke Maira tetapi ternyata tidak mendapat balasan juga.


"Sitt".Umpat Raka setelah beberapa kali mencoba menelfon dan mengirimkan pesan ke Maira tetapi tidak ada respon sama sekali.


**Bersambung...


Guys jangan lupa like komen dan vote ya biar Author nya semangat terus untuk update nya


❤❤💕💕


Terima kasih


😘😘😘**

__ADS_1


__ADS_2