
Sore hari Reyhan sudah bersiap-siap untuk menjemput Maira di rumahnya.Ia pun berdiri di depan cermin besarnya melihat penampilannya yang begitu sempurna .Dengan memakai T-shirts berwarna putih serta kemeja kotak-kotak dan di padukan dengan celana jeans yang berwarna biru navi tidak lupa memakai sepatu cats yang senada dengan warna jeansnya.
Sempurna.batin Reyhan
Setelah merasa sudah pas dengan penampilannya.Reyhan pun bergegas keluar kamarnya turun kebawah untuk mengambil kunci mobilnya.
"Rey, kamu mau kemana sayang ?"tanya Mama Reyhan dengan lembut yang sedang duduk di ruang keluarga sambil menonton TV.
"Mau jalan sama teman-teman Rey Ma,boleh kan Rey memakai mobil".ucap Rey sambil mengambil kunci mobil di atas meja TV.
"Boleh, tapi ingat jangan pulang malam-malam dan jangan ngebut-ngebut bawah mobilnya.Kamu tahu sendiri kan Mama belum sepenuhnya mengizinkan kamu mengendarai mobil sendirian".ucap Mama mengingatkan
"Siap Mama sayang".ujar Reyhan sembari mencium punggung tangan Mamanya dan tak lupa juga mencium kedua pipi Mamanya.
Aduhh anak mama sudah besar , dia pasti mau jalan sama pacarnya tapi malah bilangnya sama teman. gumam Mama Zakia setelah kepergian anaknya.
Setelah berpamitan Reyhan pun melajukan mobilnya dengan penuh semangat menuju rumah Maira melewati jalanan yang begitu padat karna mengingat hari ini adalah malam minggu.Setelah menempuh perjalanan hampir 30 menit Reyhan pun sampai di rumah Maira.
Reyhan menelfon Maira untuk mengatakan bahwa ia sudah berada di depan rumahnya.Tidak lama kemudian Maira pun keluar dari dalam rumahnya setelah mendapat telfon dari Reyhan.Maira tampak begitu cantik dengan penampilannya.Dengan memakai T-shirt berwarna putih senada dengan Reyhan serta jaket Jeans biru muda dan dipadukan celana jeans yang sama dengan warna jaketnya dan tak lupa dengan tas selempangan yang berwarna cream serta rambut yang terurai semakin menambah kecantikannya.
Cantiknya, loe memang tidak salah pilih Rey. gumam Reyhan pada dirinya sendiri.
"Hai Rey sudah lama nunggunya?".sapa Maira saat menghampiri reyhan yang sedang berdiri di samping mobilnya. Sedangkan Reyhan tidak menjawabnya dan terus menatap Maira tak berkedip semenjak Maira muncul dari dalam rumahnya.
"Rey, Rey kok bengong sih ayo berangkat nanti keburu macet".seruh Maira lagi sambil memukul-mukul pundak Reyhan dan menyadarkan Reyhan dari lamunannya.
"Ehh sorry, ayo berangkat".ucap Reyhan kegalapan dan langsung membukakan pintu mobil untuk Maira dan itu membuat Maira terkekeh dengan tingkah Reyhan.
"Makanya jangan bengong seperti tadi, kesambet baru tahu rasa kamu". ucap Maira Saat ingin Masuk ke dalam mobil tapi tiba-tiba ibu memanggilnya
"Maira" panggil ibu
"ingat jangan pulang terlalu larut malam ya nak nanti bapakmu marah".pinta ibu mengingatkan anak gadisnya
"Iya Bu Maira ingat kok, Maira berangkat dulu ya".ucap Maira dengan lembut
"Iya hati-hati, Nak Reyhan titip anak gadis ibu ya".ucap ibu dan Reyhan pun mengiyakan dan itu membuat Maira tersipu malu dengan perkataan ibunya.
"Tante tidak perlu khawatir Rey akan menjaga Maira sepenuh jiwa raga Reyhan hehehe ".ujar Reyhan dengan nada gombal sontak saja Maira langsung memukul lengan nya dan itu membuat Reyhan meringis kesakitan.
"Mai, nggak boleh gitu ah main pukul-pukul ajah sama anak orang, tuh kan dia kesakitan"tegur ibu dan itu membuat Reyhan merasa senang mendapat pembelaan.
__ADS_1
Ibu Maira sudah kenal betul dengan Reyhan karna pada suatu hari ia pernah di tolong oleh Reyhan saat pingsan di jalan sepulang dari pasar dan Reyhan pun membawanya ke rumah sakit.Setelah di telfon oleh perawat yang merawat ibunya, Maira pun bergegas kerumah sakit Saat mengetahui ibunya sedang di rawat.Maira pun Mengucapkan terima kasih kepada Reyhan karna sudah menolong ibunya.Semenjak saat itu Reyhan mulai mendekati Maira sampai sekarang.
Setelah keduanya berpamitan, Reyhan pun melajukan mobilnya menuju kafe dimana teman-temannya sudah menunggu.Di dalam mobil Reyhan pun memutar lagu melow yang mengungkapkan perasaan seseorang yang sudah lama terpendam tapi tidak pernah di ungkapkannya kepada orang yang ia cintai.Maira yang mendengarkan lagu melow itu merasa geli dan langsung mematikannya.
"Loh kok di matikan sih Mai?"tanya Reyhan heran.
"Lagunya aneh-aneh semua, emang nggak ada lagu lain apa".ucap Maira sambil melipat kedua tangannya di dada.
"Aneh gimana sih Mai, kamu ada-ada saja hahahha".kini Reyhan tertawa dengan terbahak-bahak dengan tingkah Maira.
"Kok malah ketawa sih".ucap Maira cemberut
"Memangnya kamu mau dengar lagu genre apa? tanya Reyhan kini mengalah saat melihat Maira mulai diam.
"LAGU ROCK".ucap Maira lantang dan itu membuat Reyhan kaget dia tidak menyangka bahwa seorang Maira ternyata menyukai musik Rock.Dengan terpaksa Reyhan pun menyetel musik sesuai keinginan Maira.
Setelah itu Maira pun menyanyi mengikuti alunan musik Rock dan Reyhan hanya diam menahan untuk tertawa dan hanya fokus untuk menyetir.
****
Di kafe
Sementara itu di kafe Bisma mulai frustasi karna mengingat ia dan Arya sudah cukup lama menunggu kedatangan Maira dan Reyhan.Tetapi yang di tunggu-tunggu tak kunjung datang.
"Ar, loe sudah telfon sih Reyhan?".tanya Bisma pada Arya.
"Sudah".jawab Arya singkat
"Terus dia dimana?, lama bangat datangnya".
"Katanya dia sudah dekat, tapi terjebak macet".ucap Arya
"Haii"sapa Dinda yang baru datang
"Haii juga, silahkan duduk"ucap Arya dengan sopan.
"Maira sama Reyhan belum datang?"tanya Dinda setelah duduk sembari celingak-celinguk melihat se isi kafe tersebut.
"Belum, masih di jalan terjebak macet"jawab Arya terus menatap Dinda dan membuat Dinda menunduk malu karna Arya terus menatapnya. Sedangkan Bisma hanya dia tidak ingin ikut bicara dan membiarkan sahabatnya itu PDKT.
Saat Dinda, Arya dan Bisma sedang mengobrol tiba-tiba ada seseorang yang datang menyapa mereka dan itu membuat Arya dan Bisma kaget dan saling menatap satu sama lain.
__ADS_1
Penyihir itu, kenapa dia muncul lagi.batin Arya saat mengetahui siapa yang menyapa mereka.
"Hai"sapa seseorang itu ."Kalian teman-temannya Reyhan kan?"sambungnya lagi.
"Kenapa kalian pada bengong begitu melihat kedatangan kami?".tanya salah satu temannya.
"Heii kalian ini kenapa sih".tanyanya lagi saat tidak mendapat respon dari Arya maupun Bisma.
"Ngapain loe muncul lagi hah?"tanya Arya yang mulai tersadar melihat siapa yang menghampiri mereka, sedangkan yang di tanya hanya diam tidak menjawab dan langsung saja duduk tanpa permisi di meja yang sama dimana Arya dan Bisma duduk.
"Siapa yang nyuruh loe duduk di sini?" bentak Bisma kini yang mulai merasa tidak nyaman dengan kedatangan ketiga gadis itu.
"Lah inikan tempat umum kan jadi suka-suka kita dong kita mau duduk dimana".ketus Sista teman Jihan.
"Sista diam.Sorry ya tapi meja yang lain sudah penuh jadi kami bertiga bolehkan numpang duduk di sini".ucap Jihan dengan nada sok lembutnya dan itu membuat Arya mendesis.
"Mereka siapa?"tanya Dinda berbisik pada Arya.
"Bukan siapa-siapa jangan perduli kan mereka"jawab Arya setelah itu Dinda hanya diam.
Arya yang berniat mencari meja yang kosong terpaksa mengurungkan niatnya karna ia melihat ternyata meja yang lain sudah penuh dan hanya ruang khusus untuk perokok yang terlihat sepi.Arya ingin mengajak Bisma pindah ke ruang tersebut tapi di urungkannya karna ia mengingat bahwa Maira alergi sama asap rokok sehingga mereka terpaksa menunggu sampai Reyhan dan Maira datang.
Setelah terjebak macet cukup lama akhirnya Reyhan dan Maira pun sampai di kafe tersebut.Mereka pun turun dari mobil dan masuk ke dalam kafe dan menuju meja di mana Dinda, Arya dan Bisma sudah menunggu.Reyhan yang melihat Arya seperti memberi kode kepadanya untuk menyuruhnya pergi membawa Maira dari tempat itu tetapi Reyhan tidak mengerti maksud dari kode yang di berikan sehingga ia terus berjalan ke arah meja tersebut.
JIHAN...batin Reyhan
Reyhan pun kaget dan mengepalkan kedua tangan ketika melihat Jihan dan kedua temanya yang sudah duduk satu meja dengan Dinda Arya dan Bisma.
Bersambung...
****
Guys jangan lupa like komen dan vote ya dukung Author supaya tetap semangat update terus
**💕💕❤❤
Tetap jaga kesehatannya para Reader's dan jangan lupa olahraga juga supaya badan kita tetap fit
🤗🤗
Terima kasih
__ADS_1
salam dari Author
😘😘😘😘**