MENANTU MISKIN VS MERTUA KAYA

MENANTU MISKIN VS MERTUA KAYA
BAB. 10. KONDISI IBU SEKARANG


__ADS_3

..."Semoga ibu cepat sadar ya! Tenang saja saya ada di sini untuk menemani dan menjaga ibu!" ucap ku dengan perasaan sedih dan gelisah mengigat kondisi ibu yang terlihat sangat mengenaskan, dan tubuhnya penuh dengan luka....


...Sambil menunggu ibu sadar, saya menyempatkan untuk mengecas HP saya yang telah lowbat total ini. Biar sebentar bisa memberi kabar kepada Nur istri saya, yang pasti sudah gelisah karena sampai detik ini belum mendapat kabar dari saya. Dan juga untuk memberi tahu jawaban jika bapak bertanya kepada dia Tetang keberadaan saya dan ibu....


...Saya tidak mau jika bapak tahu ibu sekarang sedang di rumah sakit dan terbaring lemah akibat kecelakaan. Saya takut nanti penyakit bapak bertambah parah. Saya berharap semoga Nur bisa memberi jawaban yang tidak membuat bapak curi ataupun sampai berfikir yang negatif. Ya, walaupun kenyataannya sekarang hal negatif sedangkan terjadi dengan ibu. Tapi, saya yakin pasti Nur bisa menghadapi pertanyaan bapak dan memberi jawaban yang masuk akal....


...Deeer...... Deeer ..... Deeer.........


...Suara ponsel saya pada saat menelpon istri saya itu, tersambung sih, tapi belum di angkat....


..."Angkat dong Nur! mas mau bicara nih!" bunyi SMS yang saya kirim ke Nur karena sudah ku telpon berulang ulang kali tapi belum juga di angkat olehnya....


...Deeer...... Deeer...... Deeer........


...Saya pun tidak putus asa untuk menghubungi dia terus semoga saja kali ini di angkat olehnya....


..."Assalamualaikum.... Iya mas, maaf saya baru angkat soalnya tadi saya sempat ketiduran!" ucap Nur...


..."Waalaikum salam...... Hmmmm..... Ya sudah tidak apa-apa setidaknya kali ini kamu angkat!"...


..."Oh iya bagaimana kabar ibu sekarang mas? Dan kok mas baru menelpon sekarang sih, saya sudah lama menunggu kabar dari mas akhirnya saya ketiduran?"...


..."Maaf soalnya tadi hp mas lowbat total, jadi baru bisa ngabarin kamu sekarang! Dan soal ibu, sampai sekarang ibu belum sadar, dan kata dokter ibu sudah berhasil melewati masa kritisnya!...


..."Alhamdulillah mas jika ibu sudah, melewati masa kritisnya, semoga saja beliau cepat sadar dan sembuh. Oh iya mas, apa mas sudah tahu penyebab kecelakaan ibu?"...


..."Belum Nur, soalnya tadi waktu mas bertanya kepada orang yang mengantarkan ibu ke rumah sakit ini, orang itu bilang tidak tahu, karena beliau sendiri sampai pada saat sudah banyak orang yang berkerumun, jadi dia tidak tahu kejadian yang sebenarnya." ...

__ADS_1


..."Ya mas fokus ke ibu saja dulu, biar nanti kita cari tahu kebenarannya jika ibu sudah sembuh!"...


..."Oh iya Nur, bagaimana mana keadaan bapak? Apa bapak bertanya tentang saya dan ibu?"...


..."Iya mas, bapak sempat bertanya tadi, tapi saya bilang mas lagi jemput ibu di rumah teman ibu. Tapi untuk jawaban selanjutnya jika bapak bertanya lagi, saya belum tahu harus jawab apa lagi mas?"...


..."Bilang saja, jika bapak bertanya tentang keberadaan saya dan ibu, adek bilang bahwa saya dan ibu lagi ke kampung, soalnya ada urusan yang saya kerjakan! Dan jika bapak bertanya urusan apa, kamu bilang saja saya kurang tahu pak soalnya mas Wisnu juga tidak bilang tentang hal tersebut, dan nanti akan di jelaskan sendiri oleh mas Wisnu jika sudah kembali dari kampung! Dan untuk urusan bapak, biar kamu tidak repot, mas akan membayar perawat yang akan merawat bapak selama saya dan ibu masih di rumah sakit ini!" jadi sejauh ini kamu faham kan?" ucap mas Wisnu dengan suara yang terdengar sedikit sembab mungkin mas Wisnu habis menangis....


..."Iya mas, terserah mas saja, saya ikut apa kata mas!"...


..."Dan untuk uang belanja, mas akan pulang setiap hari untuk memberikan uang belanja kepada kamu dan sekalian mengambil pakaian ganti untuk saya dan ibu, tapi tanpa sepengetahuan bapak ya!"...


..."Iya mas, tapi mas jangan lupa untuk makan dan istiraha, biar tetap sehat agar mas bisa terus menjaga ibu sampai sembuh!"...


..."Iya mas, akan ingat pesan kamu, kamu juga baik-baik di rumah ya!"...


..."Iya mas!" ucap Nur ...


..."Iya mas waalaikum salam......"...


...Tut..... Tut....... Tut..........


...Suara ponsel terputus....


...Baru saja saya mau istirahat, eh tiba-tiba HP saya berdering lagi. Kali ini siapa ya, yang menelpon di tengah malam seperti ini?" lirih ku ( Wisnu )...


...Deeer...... Deeer..... Deeer........

__ADS_1


...Baru saja saya mau angkat eh panggilan tersebut sudah berakhir....


...Dan tidak lama masuk lah pesan di ponsel saya ini si aplikasi yang berwarna hijau ( WA ), yang isinya menertawakan keadaan ibu sekarang ini....


...*Ha.... ha.... ha..... ha....., Bagaimana rasanya jika kamu melihat orang yang kamu sayangi terbaring lemah dan bahkan dia berada di antara hidup atau mati." Ini belum seberapa ya cuma sebagian kecil kesusahan yang akan kamu rasakan, nikmatilah merawat ibu mu yang sudah hampir mati itu!" isi pesan yang masuk ke HP saya itu....


...Sontak saya pun langsung mengalihkan mode pesan ke mode panggilan, dan segera menghubungi nomor tersebut. ...


...Namun beberapa kali saya melakukan panggilan, tetap saja nomor itu tidak aktif atau panggilan saya tidak tersambung. ...


...Kayaknya orang tersebut sudah memblokir nomor saya di Hpnya itu....


...*Siapa sih sebenarnya orang ini? Kok dia berani-beraninya mengirimkan saya pesan seperti ini? Apa dia yang menyebabkan ibu kecelakaan? Tapi jika iya, lantas keluarga saya salah apa sama dia kok dia sampai dendem seperti itu pada kami? Sampai tega membuat ibu seperti ini? Ah siapa pun kamu tunggu saja pasti saya bisa menemukan kamu dan meminta pertanggung jawaban atas apa yang sudah kamu lakukan!*ucap ku dengan penuh rasa kesal sambil mengepal kedua tangan ku ini....


...GEBRAK........


...*Awas saja kamu si*l*n tunggu pembalasan dari saya! Habis kamu jika saya tahu siapa kamu! *Lirih ku sambil memukul meja yang ada di dekat tempat ibu berbaring, jujur saja saya sangat kesal dan penuh rasa amarah karena adanya pesan tersebut....


...Ah, malam ini saya merasa tidak bisa tidur, karena kepikiran dengan ibu, dan orang yang berani mengacaukan keluarga saya ini....


...*Pasti dia, pasti dia, penyebab ibu kecelakaan?siap sih dia itu? siapa sih dia itu? Apa yang menyebabkan dia benci dan dendam kepada keluarga saya?* pertanyaan ini lah yang ada terus di kepala saya dan menganggu pikiran saya sehingga sudah hampir sholat subuh tapi belum juga saya bisa memejamkan mata saya ini....


...*Semoga ibu cepat sadar, dan bisa menceritakan penyebab beliau kecelakaan! Pasti sedikit-sedikit ibu ingat awal-awal terjadinya kecelakaan beliau itu.*...


...*Ibu tenang saja ya! Ibu juga harus cepat sembuh! Pasti saya bisa menemukan orang yang mencelakai ibu dan memberikan orang itu pembelajaran berharga, karena dia sudah berani-beraninya berurusan dengan keluarga kita, dan menyakiti ibu?* ucap ku sambil mengelus-elus kepada ibu yang masih belum sadar itu. Tapi saya yakin ibu pasti mendengar suara saya....


...*Sudah waktunya sholat subuh, Ibu! saya tinggal ibu dulu ya? Saya mau sholat subuh dulu!* ucap ku lagi sambil melangkah keluar dari ruangan tersebut untuk menuju ke sebuah mushola kecil yang ada di rumah sakit ini, dan melaksanakan shalat subuh dua rakaat, semoga saja Allah bisa mempermudah saya mengetahui orang yang berniat jahat tersebut kapada keluarga saya....

__ADS_1


...BERLANJUT..........


...MAAF MASIH BANYAK TYPO.... JANGAN LUPA UNTUK BERKOMENTAR ATAU MEMBERI MASUKAN DAN SARAN !!!!!...


__ADS_2