
***
" ma aku harus pergi sekarang karena mendadak dapat kabar kalau pasien gawat darurat harus dioprasi secepatnya."
" sayang disini lagi ada Tante Nadia dan Andra masak kamu mau pergi?."
" tapi ma."
" ta udah biarkan saja ini menyangkut hidup mati seseorang jangan egois."
" iya tan biar Dygta yang antar Naura."
..." deg Naura terkejut saat Dygta menawarkan diri buat mengantarnya padahal dia cuma bohong agar dia tidak lama lama di situasi yang membosankan ini, kalau dia pergi bareng Dygta itu sama saja bohong bahkan dia akan tambah pusing kalau sampai Dygta tau kalau dia bohong."...
" aku gak mau ngrepotin kamu jadi aku bisa pergi sendiri."
" andra gak repot kok Ra iya kan sayang?."
" iya ma."
" sepertinya dia sengaja melakukan ini,pasti dia sudah tau kalau aku berbohong, dasar cowok menyebalkan sebenarnya apa mau dia dengan perjodohan ini?."
" ma aku pergi dulu, Tan maaf aku tinggal dulu."
" gak apa apa sayang."
..." dengan terpaksa Naura pergi di antar Dygta, sambil berjalan Naura mencari cara bagaimana caranya dia bisa terlepas dari cowok menyebalkan ini."...
" ta sepertinya anak anak kita sudah terlihat akrab?."
__ADS_1
" iya sepertinya kemarin aku terlalu kuatir dengan perjodohan mereka."
" semoga mereka bisa secepatnya dekat agar cepat juga pernikahan ini kita langsungkan."
***
" turunin aku di depan sana."
" kenapa?."
" aku sudah janjian sama teman aku dia mau jemput disana."
" aku tahu kamu sedang berbohong."
..." Naura jadi salah tingkah saat Dygta menyadari kalau dirinya sedang berbohong."...
" aku beneran tidak bohong lagi pula apa kamu tidak punya kerjaan lain selain mengantarkan aku pulang?."
" sok baik banget kamu."
..." Dygta tersenyum mendengar ejekan Naura."...
" karena aku mau secepatnya kita menikah."
" gimana kamu bisa menikah dengan orang yang gak kamu cintai?."
" karena aku mau cepat cepat melihat kamu menderita setiap hari."
" kamu."
__ADS_1
" percuma kamu marah marah karena kita akan tetap menikah."
" aku tahu kamu punya tujuan tertentu kenapa kamu menerima perjodohan ini."
" kamu memang pintar."
" karena tujuan kamu itu kamu rela menukar dengan kebahagiaan kamu sendiri kamu rela menyakiti pacar kamu apa kamu sudah benar benar gila?."
" karena kebahagiaan aku cuma 1 berada selalu di dekat kamu dan selalu membuat kamu marah."
" seperti Dygta tidak bisa di ajak bicara seperti ini aku tahu dia cuma mau gertak aku saja dia memang bahagia melihat aku menderita dan marah marah baik aku akan ikutin permainan kamu."
" kenapa diam?."
" baik aku akan bilang sama mama untuk mempercepat pernikahan kita itukan yang kamu mau."
..." Dygta tersenyum dia benar benar berhasil membuat Naura masuk dalam rencananya."...
" kamu yakin? bukannya tadi kamu menentang perjodohan ini?."
" karena aku tahu kalau aku menolak perjodohan ini dan aku marah kamu akan semakin senang jadi aku menerima perjodohan ini."
" baik kita lihat sampai kapan kamu bisa bertahan dalam pernikahan ini."
" aku yakin dalam pernikahan ini bukan cuma aku saja yang akan menderita tapi juga kamu jadi aku juga akan lihat apa kamu akan bahagia dengan pernikahan ini."
" karena kamu sudah setuju dengan perjodohan ini sekarang kita pergi cari makan karena aku lapar sekali."
" tapi maaf aku gak mau aku akan baik sama kamu selama ada keluarga kita tapi kalau gak ada jangan mimpi aku akan baik sama kamu."
__ADS_1
" baguslah karena tadi aku juga ngetes kamu."