Mencintai Itu Sakit

Mencintai Itu Sakit
pingsan


__ADS_3

***


" hallo."


" maaf tuan di loby ada perempuan mencari anda."


" siapa?."


" katanya dia anak ibu cinta tuan."


" bilang saja saya sibuk dan tidak bisa di ganggu."


" perempuan yang mau dijodohkan sama tuan ada disini?."


" iya."


" untuk apa?."


" ntahlah aku sudah malas dengan perempuan itu, perempuan yang tidak bisa menghargai orang lain."


" bukannya tuan juga seperti itu?."


" dit aku sedang kesal sekarang jadi kamu jangan nambah lagi."


" maaf tuan saya cuma bercanda, tuan apa tidak sebaiknya tuan temuin dulu perempuan itu."


" dit dia sudah buat aku menunggu dia 3 jam dan itu bukan kali pertama sudah 2 kali."


" tapi tuan."


kring...kring...


" hallo."


" tuan perempuan itu tidak mau pulang katanya dia akan menunggu tuan sampai tuan tidak sibuk dan bisa menemui dia."


" biarkan saja."


" baik tuan."


..." Dygta beranjak dari tempat duduknya dan berjalan keluar ruangan."...

__ADS_1


" anda mau temuin perempuan itu?."


" dit kenapa akhir akhir ini kamu cerewet sekali seperti perempuan?."


" maaf tuan "


" saya mau pulang sepertinya tubuhku butuh istirahat yang cukup."


" tapi perempuan itu?."


..." Dygta memberikan sorot mata tak bersahabat kepada Adit rasanya dia ingin sekali memukul mulut Adit yang cerewet itu."...


***


" nona sebaiknya anda pulang karena ini sudah malam."


" apa anda bisa panggilkan boss anda sebentar?."


" sebentar saya telpon kan nona."


... " perempuan itu menelpon nomor ruangan Dygta tapi sama sekali tidak di angkat."...


" maaf nona tapi tidak ada jawaban sebentar saya akan telponkan sekertaris nya."


" hallo sin."


" ya tuhan nona hallo pak Adit ini perempuan yang tadi nyariin pak Andra pingsan."


" apa? dia belum pulang dari tadi pagi?."


" belum pak ini gimana? perempuan ini pingsan."


" kamu tenang kamu minta bantuan satpam terus bawa dia kerumah sakit terdekat nanti saya akan menyusul kesana."


" baik pak."


***


" sayang itu handphone kamu bunyi terus."


" dari Adit ma Dygta males angkat paling dia telpon bahas masalah pekerjaan."

__ADS_1


" angkat dulu bentar siapa tau penting."


... " dengan malas Dygta mengangkat telponnya."...


" hallo dit kenapa? kalau kamu telpon cuma mau bahas masalah pekerjaan mending besok dikantor."


" perempuan itu pingsan di kantor tuan."


" perempuan siapa yang kamu maksud?."


" perempuan yang mau dijodohkan sama tuan muda."


" dia belum pulang?."


" belum tuan, sekarang Sinta sedang membawanya ke rumah sakit terdekat."


" yaudah saya akan kerumah sakit sekarang."


" siapa yang masuk rumah sakit sayang?."


" karyawan aku di kantor ma Dygta harus kesana sekarang."


" yaudah kamu hati hati."


... " Dygta terpaksa berbohong karena pasti kalau mamanya tau dia akan sangat marah sama dia."...


***


" bagaiman doc keadaan perempuan itu?."


" dia tidak apa apa mungkin dia pingsan karena mungkin seharian dia tidak makan jadi tubuhnya lemas."


" apa boleh kita melihatnya?."


" boleh tapi sebaiknya jangan terlalu banyak orang di dalam karena pasien pun belum sadar."


" tuan sebaiknya anda yang masuk lebih dulu."


... " sebenarnya Dygta sedikit ragu buat masuk kedalam tapi dia penasaran ingin mengetahui perempuan seperti apa yang sudah membuatnya menunggu berjam-jam kemarin, perlahan Dygta membuka pintu dan deg jantungnya seperti ada yang menghantam benda keras saat dia melihat perempuan yang berbaring di tempat tidur."...


" Naura."

__ADS_1


... " perlahan Dygta mendekat kenapa hatinya begitu sakit saat melihat naura seperti ini, Dygta sekarang bingung harus bagaimana, bagaimana dia menghadapi Naura kalau nanti dia sudah bangun apa yang akan dia katakan."...


__ADS_2