
***
..." livy pulang dengan perasaan kesal dia benar benar muak dengan perempuan itu,dia sudah menuruti keinginan dia buat menjauh dari dewa tapi perempuan itu malah selingkuh."...
" dari mana kamu? kenapa baru pulang? siapa laki laki yang antar kamu pulang tadi?."
..." livy begitu terkejut saat mendengar suara yang tidak begitu asing buat dia, tapi livy tetap berjalan tanpa memperdulikan apa yang dewa bicarakan."...
" aku sedang bertanya sama kamu?."
" pertanyaan kak dewa sama sekali gak penting untuk aku jawab."
" livy."
..." dewa benar benar kesal dengan livy sekarang adik perempuan nya ini tidak seperti dulu yang selalu menurut dengan apa yang dewa katakan."...
" aku capek aku mau istirahat."
" sekali kamu melangkahkan kakimu masuk rumah aku benar benar marah sama kamu."
" mau kak dewa sebenarnya apasih? kenapa kak dewa ikut campur urusan aku?."
" karena aku kakak kamu."
" baik kalau kak dewa kakak aku apa kak dewa akan percaya sama aku kalau aku bilang kak Chelsea selingkuh."
" jaga omongan kamu."
" perempuan yang selama ini kak dewa cintai dan kak dewa percaya tak lebih dari seorang pembohong dan wanita murahan."
" livy."
..." dewa hendak menampar livy tapi tangannya tertahan di udara."...
" segitu cintanya kak dewa sama perempuan itu sampai kak dewa begitu marah sama aku, apa aku tidak begitu penting buat kak dewa?."
__ADS_1
..." livy berlari setelah mengatakan semuanya hatinya benar benar hancur sekarang,sejak awal perasaanya pada dewa sudah salah gak seharusnya dia mencintai kakaknya sendiri walaupun hanya kakak angkat."...
" maaf aku gak bermaksud marah sama kamu tapi kamu sudah keterlaluan."
***
" kamu berantem sama livy?."
" maaf pa."
" dulu kalian begitu dekat kenapa sekarang papa melihat ada jarak diantara kalian? apa karena pacar kamu itu?."
" ini gak ada hubungannya dengan Chelsea pa."
" dewa bukanya papa tidak bahagia melihat kamu bahagia tapi papa merasa perempuan itu tidak baik buat kamu."
" itu karena papa belum mengenal dia sepenuhnya nanti kapan kapan dewa akan ajak dia ketemu papa dan mama."
" semoga pilihan kamu itu yang terbaik buat kamu."
" makasih pa."
" iya pa aku gak mau livy merasa tidak nyaman karena ada aku disini."
" jangan bicara seperti itu bagaimana pun kalian itu saudara kalian anak papa dan mama."
" makasih pa buat semuanya, papa sudah memberikan dewa kebahagiaan selama ini."
***
" nona Naura sudah pulang?."
" belum tuan."
" Naura belum pulang dra?."
__ADS_1
" belum ma, mungkin dia banyak pekerjaan."
" tapi seharusnya dia kabarin kamu kalian itu sudah menikah gak seharusnya seperti ini, sudah kamu hubungi nomornya?."
" gak aktif."
" anak itu mama akan coba telpon siapa tahu sudah aktif, hello sayang kamu dimana? kenapa belum pulang? seharusnya kalau kamu mau pulang malam kamu harus kabarin suami kamu jangan seperti ini."
" ma boleh Naura bicara?."
" mama memang mau dengar kamu bicara."
" tapi gimana naura mau bicara kalau mama bicara terus."
" ok mama minta maaf sekarang kamu bilang kamu dimana biar suami kamu jemput karena perempuan bersuami itu gak boleh pulang larut malam sendirian."
" ma Naura itu sudah besar."
" mama tahu tapi kamu harus ingat sekarang kamu punya suami."
" Naura gak pulang malam ini."
" apa? gimana bisa kamu gak pulang kerumah sedangkan kamu sudah menikah."
" ma Naura mau nginep di rumah kak livy mama tahukan aku sudah lama banget gak ketemu dia."
" kamu bisa bertemu siang hari saat kamu lagi libur kerja."
" mama gak asyik."
" mama akan minta Andra jemput kamu sekarang."
" ma gak bisa gitu mama."
" DRA kamu jemput Naura sekarang ke rumah livy nanti mama akan wa alamatnya."
__ADS_1
" aku tahu rumahnya kok ma."
" kalau dia gak mau pulang paksa saja anak itu memang sukanya bikin masalah."