
***
" duduklah."
" aku gak lama, aku cuma mau tanya, mau kamu apa sebenarnya?."
" aku gak ngerti kamu bicara apa?."
" kamu sudah janji kan setelah kamu bertemu dengan Evelyn kamu akan membatalkan perjodohan kita."
" bukannya aku sudah melakukannya?."
" memang tapi aku tahu kamu sudah mempengaruhi mama aku."
" kamu pikir kamu bisa bodohin aku."
" maksud kamu?."
" jangan pernah main-main sama aku karena aku gak akan pernah lepasin kamu sampai kapanpun."
" kamu memang laki-laki gak punya malu dan gak punya harga diri."
" terserah kamu mau bilang apa yang jelas aku sudah tepatin janji aku dan masalah mama kamu itu bukan urusan aku."
" aku tahu kamu sengaja melakukan ini karena kamu tahu orang tua kita begitu menginginkan perjodohan ini."
" terus sekarang mau kamu apa? katakan saja aku akan melakukan apapun yang kamu mau."
..." Naura bener bener pusing sekarang dia benar benar tidak punya pilihan lain."...
__ADS_1
" aku benci sama kamu aku benar benar benci."
..." Naura menangis dia benar benar gak tahu Harus berbuat apa sekarang."...
" apa sebegitu bencinya kamu sama aku sampai kamu gak mau menikah sama aku?."
" iya aku sangat membencimu sangat benci."
..." sejujurnya Dygta ingin memaksa Naura tapi melihat Naura seperti ini itu bukan keputusan terbaik dia harus sedikit lembut pada Naura karena dia gak mau kehilangan Naura untuk kedua kalinya."...
" beri aku kesempatan untuk menjadi suami kamu."
..." Naura tersenyum mendengar Dygta bersikap lembut karena setahu naura dari awal bertemu Dygta tipikal laki laki dingin dan angkuh."...
" apa yang kamu rencanakan? gak usah sok baik sama aku karena sampai kapanpun aku akan membencimu."
" beri aku alasan kenapa kamu begitu membenciku agar aku bisa merubah sikapku."
" beri waktu aku 1 tahun kalau aku gak bisa menjadi suami yang kamu harapkan kita akan pisah."
" sudahlah kenapa kamu harus repot repot pura-pura baik sama aku."
" kalau kamu gak bisa kasih aku kesempatan 1 tahun 6 bulan."
..." Naura menatap mata Dygta kenapa dia melihat kesungguhan di mata laki-laki di hadapannya ini dimana Dygta yang dia kenal selama ini."...
" 3 bulan apa kamu masih belum mau memberikan aku kesempatan?."
" 1 bulan itu kalau kamu mau kalau gak yaudah."
__ADS_1
" aku mau, makasih kamu sudah memberikan aku kesempatan."
..." Dygta tidak perduli dengan berapa waktu yang Naura berikan karena dia akan memanfaatkan waktu itu dengan sebaik mungkin agar Naura bisa mencintai dia lagi seperti dulu."...
..." Naura sendiri gak punya pilihan lain dia akan menerima tawaran ini karena ini jalan satu satunya setelah 1 bulan dia akan benar benar terlepas dari laki laki dihadapannya ini."...
" hanya satu bulan Naura bertahan dengan dia setelah ini kamu akan bebas dan pergi jauh dari hidup dia agar kamu gak terluka lagi."
***
" jadi kalian setuju untuk menikah?."
" iya Tan kita sudah sepakat untuk melanjutkan perjodohan ini."
" mama senang mendengarnya karena kalian sudah setuju dengan perjodohan ini mama dan Tante Nadia sudah sepakat kalian akan menikah Minggu depan ."
" apa ma?."
" kenapa kamu gak setuju?."
" bukan begitu tapi apa itu tidak terlalu cepat."
" Andra setuju Tan."
" itu jawaban yang Tante inginkan."
... " Naura hanya pasrah saat semua orang setuju pernikahannya akan diadakan Minggu depan."...
***
__ADS_1
" tuan yakin dalam waktu 1 bulan bisa membuat nona Naura mencintai anda lagi? ini terlalu beresiko tuan gimana kalau anda gagal? karena 1 bulan itu waktu yang begitu cepat."
" sejujurnya aku tidak menginginkan semua seperti ini dit tapi aku gak bisa memaksa Naura yang akan membuat dia semakin membenciku."