
pagi pagi sekali kinanti sudah bangun dari tidur nya, ia bergegas turun dari ranjang lalu berjalan kearah kamar mandi.
Sekitar setengah jam kinanti membersihkan dirinya kini ia sudah selesai dengan ritual mandinya, bergegas menyambar handuk yang ia letakkan di dekat wastafel, melilitkan di tubuh polosnya.
Ceklek!
Pintu si buka oleh kinanti ia lalu berjalan kearah almari untuk mengambil baju ganti karna tadi kinanti lupa membawanya ke kamar mandi.
Kenzo yang menyadari keberadaan istri nya beegegas ia turun dari ranjang lalu berjalan kearah istrinya.
Haab!
Sekali gerak Kenzo langsung memeluk tubuh istrinya, menengelamkan wajahnya di ceruk leher jenjang istrinya sesekali memberikan kecupan kecupan ringan pada leher jengjang tersebut.
"Eemm, hubby, jangan gini aahh, hubby mandi aja dulu," ucap kinanti
"Gak mau beb, aku mau nya sarapan ini dulu," jawab kenzo sambil memainkan gunung kembar istri nya.
Kinanti tak dapat menolak permintaan suaminya ia hanya pasrah menerima perlakuan lembut dari suaminya.
Tak bisa melakukan di malam hari, di ganti dengan pagi hari tak jadi masalah.
Dengan peluh keringat yang masih membanjiri seluruh tubuh kenzo ia berbaring di samping tubuh polos istri nya.
__ADS_1
Cup!
Cup!
Cup!
Kenzo menghujani istrinya dengan ciuman bertubi tubi di seluruh wajahnya.
"Trima kasih beby, love yau," ucap kenzo sambil mengerat kan pelukannya.
"Sama sama Hubby, love yau too," balas kinanti sambil mengelap keringat yang masih mengalir di wajah suaminya.
Di rasa istirahat mereka cukup kini kenzo langsung mengajak istri nya untuk keluar dari dalam kamar mereka berjalan beriringan menapaki tanga satu persatu berjalan menuju meja makan, sesampainya di meja makan mereka sudah di tunggu oleh semua keluarga kenzo.
"Baru bangun boy, apa lembur semalam?" tanya papa kenzo.
"Ma, maafin kinan ya gak bantu bantu mama siapin sarapan pagi ini," ucap kinanti dengan nada sungkan.
"Tak apa sayang, kan ada bibik yang bantu bantu mama, udah langsung makan aja ya, keburu dingin nanti." ucap mama sambil mengusap punggung tangan menantunya.
Sarapan pagi ini terasa hangat karna keluarga kenzo masih lengkap, sesekali mereka mengoda pengantin baru ini.
Dreet...
__ADS_1
Dreet...
Dreet...
Gawainya kenzo bergetar menandakan ada pangilan masuk.
Bwegegas ia mengambil benda pipih tersebut dan langsung mengeser tombol hijau tersebut.
*Ya hallo tante,* ucao kenzo.
*Ya ken, kamu dimana?* tanya madam maya.
*Masih di rumah Tante, kenapa?* tanya kenzo balik.
*Ken, tante pesan ya sama kamu, tolong jaga baik baik istri kamu, tante tak ingin terjadis sesuatu hal buruk menimpanya,* ucap madam maya di sebrang telpon.
*Iya tante, itu pasti, emangnya ada apa tante?* tanya kenzo balik.
*Tadi pagi ada pelangan tante yang mencari kinan, dan tante bohong sama dia kalau kinan kabur dari tempat tante, tante takutnya dia mencari kinan,* jawab madam maya dengan nada khawatir.
*Oh iya tante nanti kenzo akan tambah perketat penjagaan di sini, tente tenang aja,* ucap kenzo menenangkan madam maya.
*Trima kasih kenzo,tuut, * panggilan berakhir.
__ADS_1
"Ya tuhan moga ini bukan awal yang buruk untuk rumah tanggaku, aku harus rundingkan ini dengan keluargaku nanti malam, aku tak ingin terjadi sesuatu sama istri tercintaku," gumam kenzo seorang diri ya kenzo saat ini sedang ada di ruang kerjanya.
{Bersambung...}