
Esok pagi nya Kenzo kembali kerutinitas biasa nya ia sedang bekerja di kantor, berkutak dengan berkas berkas yang menumpuk di mejanya.
Tok...
Tok...
Tok...
"masuk," seru kenzo dari dalam.
Ceklek!
masuklah Alex asistennya.
"Ada apa lex?" tanya kenzo tanpa memandang sang asisten.
"Saya cuma mau memberi tahu Tuan, di luar ada tamu yang ingin bertemu dengan anda," jawab alex.
"Siapa?" tanya kenzo lagi.
"Madam maya Tuan," jawab Alex.
"Ya sudah suruh masuk aja," ucap kenzo.
Tak lama madam maya langsung masuk kedalam rungan Kenzo.
"Madam, silahkan duduk," ucap kenzo mempersilahkan tamu nya duduk.
"Trima kasih ken, madam langsung aja ya, aku datang kesini cuma mau menyerahkan ini untuk kinanti, tolong nanti kamu sampaikan sama dia," ucap madam maya sambil menyodorkan pelerbec bawaan nya.
__ADS_1
"Apa ini madam?" tanya kenzo.
"Itu berkas berkas kinanti, dari akta lahir sampai semua harta warisan dari kedua orang tuanya, ini sudah saat nya kinanti tqhu jati dirinya sesungguhnya," jawab madam maya.
"Baik madam, nanti aku sampaikan sama kinan," ucap kenzo sambil menerima barang pemberian madam maya.
"Ya sudah kalau gitu saya pulang dulu, semangat kerja nya," ucap madam maya sambil pamit sama kenzo.
"Iya madam, hati hato di jalan," ucap kenzo sambil mengantar madam maya sampai depan ruangannya.
Singkat cerita, kini hari sudah sote, kenzo sudah pulang dari kantor nya, kini ai sedang menikmati kopi hitam buattan calon istrinya.
"Beb, siap siap gi, bentar lagi kita jalan," ucap kenzo memberi perintah sama kinanti.
"Mau kemana hubby?" tanya kinanti.
Kinan bergegas masuk kamar, dan berganti pakaian, selang sepuluh menit ia sudah siap dan langsung menghampiri kenzo yang masih duduk si sofa depan tv.
"Hubby, aku dah siap," ucap kinanti.
"Ya ayo, keburu malam," kata kenzo sambil berdiri dari duduknya.
Pergilah mereka berdua, sekitar tiga puluh menit, kini mobil Kenzo sudah sampai di area parkir sebuah mall.
"Ayo sayang kita masuk," ucap kenzo sambil mengenggam tangan kinanti.
Mereka berjalan beriringan menuju kelantai dua, dimana tempat toko perhiasan yang akan di datangi oleh Kenzo.
"E Kenzo, sudah datang," ucap pemilik toko.
__ADS_1
"hheem, gimana pesananku kemaren sudah jadi?" tanya kenzo.
"Sudah, sebentar aku ambil dulu," jawab sang pemilik toko, ya pemilik toko perhiasan itu adalah teman kenzo semasa kuliah.
"Ini, cincin pesanan mu, sesuai keinginanmu," ucap Citra teman kenzo.
"Sayang, lihat ini, gimana menurutmu?" tanya kenzo kekinanti.
"Bagus hubby, desainnya cantik, sederhana tapi terlihat elegan," jawab kinanti sambil melihat cincin yang ada di depan matanya.
"Ya sudah kita ambil ini aja," ucap kenzo sama citra.
"Oke," jawab citra.
Langsung Citra kemas dengan rapi pesanan kenzo, di masukkan kedalam peperbec, dan di berikan sama kenzo.
"Makasih ya cit, kalau gitu kita pulang dulu," ucap kenzo pamit sama citra.
"Sama sama ken, aku tunggu undangannya," ucap citra.
Usai membayar dan membeli kebutuhan lain nya Kenzo langsung membawa kinanti keroftub untuk makan malam, karna sudah sedari tadi perut kenzo keroncongan minta di isi.
Disaat mereka asyik menikmati makan mereka, kenzo mendapatkan telpon dari orang rumah, memberi kabar bahwa mama nya masuk rumah sakit.
"Hubby, kenapa, kenapa hubby terlihat khawatir gitu?" tanya kinanti.
"Mama beb, mama, ayo kita kerumah sakit sekarang," jawab kenzo sambil mengandeng tangan kinanti keluar dari mall tersebut.
(Bersambung...)
__ADS_1