Mencintai Wanita Malam

Mencintai Wanita Malam
part 9 (Sah)


__ADS_3

Seminggu sudah berlalu kini saat yang di tunggu tunggu oleh Kenzo sama kinanti akhirnya datang juga, tepat hari ini kinanti akan resmi jadi istri dari seorang pegusaha kaya raya di kota ini, kota tempat tinggal nya.


"kinan, kamu cantik banget sayang," ucap madam maya.


"Makasih madam," ucap kinanti dengan wajah bersemu merah.


Tak berselang lama dari luar terdengar kata 'SAH' Dari para saksi yang menyaksikan pernikahan itu, kinan yang masih di dalam kamar pengantin nya tak terasa ia meneteskan air mata, air mata bahagia, dengan sigab madam maya memeluk kinanti sambil mengusap buliran kristas di sudut mata nya kinanti..


Ceklek!


Pintu di buka oleh seseorang dari luar, dan orang itu adalah Mama Linda yang datang menjemput menantunya untuk di ajak turun menemui suami nya yang sudah menunggu.


"Jeng maya, selamat ya sekarang kita jadi besan trima kasih sudah izin kan kenzo meminang kinanti," ucap mama linda berpelukkan sama madam maya.


"Sama sama jeng, saya juga makasih jeng Linda sama Kenzo mau menerima kinanti apa ada nya, tanpa menandang masa lalu kinanti, makasih lu jeng," ucap madam maya sambil mengurai pelukan mereka.


"Sayang, ayo kita turun, kasihan suami mu sudah menunggumu dari tadi," ajak mama Linda, sambil berjalan menuntun kinanti dan di ikuti madam maya yang berjalan di samping kiri nya kinanti.

__ADS_1


Dengan perlahan Kinanti menuruni anak tangga, tangan kanan nya di apit sama Linda sedangkan tangan kirinya memegang buket bunga mawar putih yang sudah di hias dengan cantik.


Kenzo yang menyadari akan kedatangan istrinya dengan perlahan ia menoleh kan pandangan nya kearah sang pengantin wanita, kinanti begitu cantik dengan balutan gaun pengantin warna putih, berjalan begitu angunnya, sambil melempar senyum sesemua orang yang ada di sekitarnya.


Dengan di bantu mama Linda, kenzo menyematkan cincin kawin nya kejari manis istri nya, dan di balas oleh kinanti yang juga memasukan cincin kejari manis suaminya, usai sesi menyematkan cincin, kenzo langsung mencium kening kinanti dengan sedikit lama, dan kinanti membalas dengan mincium punggung tangan suaminya.


Acara resepsi dilanjutkan sore harinya, di tempat yang sama di gedung bal rum hotel milik kenzo.


Acara demi acara telah berjalan dengan lancar, dan kini semua acar telah usai, saat ini kinanti sama kenzo sudah ada di dalam kamar penganti mereka.


"Hubby, kinan mandi dulu ya," ucap kinanti sambil berjalan masuk kearah kamar mandi.


"Iya sayang, nanti gantian mandi nya kamu duluan," jawab kenzo dengan senyum di bibirnya.


Tiga puluh menit sudah kinanti berada di dalam kamar mandi, membersihkan dirinya, kini ia sudah bersih, sudah wangi, dan tentunya sudah berganti baju dengan piyama tidur yang terbuat dari bahan tipis seperti lingerie tapi masih ada jubah luarnya nya yang bisa di gunakan untuk menitupi bahu lengannya yang exspo.


Tak berselang lama hanya jarak sepuluh menit, kini kenzo juga sudah selesai dengan ritual mandinya, dia mengunakan baju santai kaos polo dengan celana color pendek.

__ADS_1


"Hubby, sini aku bantu untuk mengeringkan rambutnya," ucap kinanti sambil mengambil alih handuk kecil gang pegang oleh Kenzo.


"Trima kasih beby," ucap kenzo sambil menyodorkan handuk kecil ketangan istrinya.


Dengan telaten, dan gerakan lembut kinanti mengeringkan rambut basah suaminya, dan hanya sepuluh menitan akhirnya rambut basah kenzo sudah mulai mengering, kinanti langsung menyudahi usapan di atas kepala suaminya.


"Beby, malam ini kita langsung tidur saja ya, Hubby capek banget, dan tentunya kamu juga pasti sangat lelah dengan acara pernikahan kita hari ini," ucap kenzo sambil merebahkan tubuh nya di atas king syze kamar tersebut.


"Setuju hubby, kinan juga capek banget, kita langsung tidur saja, malam pertama nya besok saja ya by, Cup! ," satu kecupan mendarat sekilas di bibir manisnya Kenzo.


Kecupan itu di balas oleh Kenzo dengan sedikit ******* pada bibir ranum istrinya.


Sesi ******* kini kenzo sudahi, ia lalu merengkuh tubuh sexy istri nya kedalam dekapannya, ia memeluk kinanti dengan hangat, dan di balas kinanti memeluk suaminya dengan melingkarkan tangan mungil nya di atas perut sispex suaminya.


Perlahan namun pasti Kenzo sama kinanti akhirnya terlelap dalam tidurnya mengarungi mimpi indah bersama.


{Bersambung...}

__ADS_1


__ADS_2