Menepati Janji

Menepati Janji
Cemburu


__ADS_3

Setibanya di kantin semua mata langsung menuju ke Ayuna seolah sedang membicarakan kejadian tadi pagi. Ayuna duduk dan meminta agar Salwa memesankan seperti biasanya.


Ada 4 kakak kelas yang mendatangi Ayuna yang sedang duduk sendiri menunggu Salwa.


"Oh, jadi ini cewek gatel yang berani deketin Taufik" kata Kesya.


"Harus di kasih pelajaran deh kayaknya Sya" sahut Aurel.


"Gak usah kak, saya sudah belajar di kelas" jawab ketus Ayuna.


"Wih, besar juga nyali lo ya!" jawab Nindi


"Udah Sya hajar aja" kata Andin


"Lo itu murid baru! gak usah songong deh! mending lo jauhin Taufik" kata Kesya.


"Emang ada ya peraturan sekolah yang melarang saya untuk dekat dengan kak Taufik?" jawab Ayuna.


"Heh!" Kesya mengebrak meja "Berani beraninya lo ngelawan kakak kelas!" bentak Keysa.


"Ohh, kakak mau di hormati. ekhem, kakak kelas yang terhormat. Usia kakak memang lebih tua dari saya, Tapi tidak menjamin otak kakak lebih dewasa dari saya" jawab Ayuna sambil tersenyum membuat seisi kantin nyaris tertawa.


"Kurang ajar ya lo!" kata Aurel sambil mendorong Ayuna.


"Ini kakak kelas? beraninya keroyokan? Mental kok patungan kak" ejek Ayuna.


Kesya langsung menampar dan menjambak Ayuna dan tidak di balas oleh Ayuna yang hanya diam kesakitan.


"Kesya!!!!" teriak Taufik yang datang bersama teman-teman lainnya.


Spontan Kesya melepas jambakannya dan beralasan "Dia yang jambak aku duluan!"


"Lo fikir gue gak lihat semua kejadian? dari tadi gue duduk di sana ngelihat lo yang cari masalah duluan! jangan berani macem macem sama Ayuna!" ancam Taufik


"Lagian lo gak sadar ya Key, banyak yang udah ngerekam aksi lo barusan! Bisa aja kalo Taufik bilang sebar, mereka semua bakal nyebar. dan bisa aja kan video itu sampe ke tangan pihak yang berwajib" tambah Dewi (sekertaris umum OSIS sekaligus sahabat Taufik)


"Fik, gue punya alasan ngelakuin ini!" bela Kesya.


"Dewi, Noval... Bawa dia sama temen temennya ke BK! jelasin alasan lo di sana. kalau masih bohong tunjukkin video barusan" perintah Taufik

__ADS_1


Dengan sedikit melawan tapi pasrah Kesya dan ketiga temannya di bawa ke ruang BK. Salwa yang datang sambil membawa pesanan Ayuna kaget karena melihat Ayuna tampak berantakan dan sudah ada Taufik disana.


"Yuna.. kamu kenapa??" tanya Salwa


"Biasa, fans..." jawab Ayuna santai.


"Aku antar ke UKS ya" kata Taufik.


"Aku gak papa kok kak, santai aja. Kak Taufik mau makan bareng kita?" jawaban Ayuna yang seolah tidak terjadi apa-apa barusan membuat Taufik semakin kagum. Biasanya kalau wanita sudah menghadapi Kesya dan teman temannya pasti melebih lebihkan cerita dan manja padanya. Tapi Ayuna memang berbeda. Padahal dia tau jelas tamparan tadi sangat keras, apalagi jambakannya.


"Aku ke BK dulu ngurus mereka, toh ini juga karena aku" kata Taufik sambil pergi.


....


Bel pulang sekolah berbunyi, tanda Ayuna harus segera mengganti perannya sebagai ketua penanggung jawab kegiatan besok.


Kesya dan teman-temannya mendapat hukuman berat, skorsing selama 1 minggu dan membersihkan seluruh toilet sekolah di awasi langsung Dewi, Noval dan Taufik.


Sementara itu Ayuna seperti biasanya, masih gesit melakukan semua tugasnya. Taufik, Dewi dan Noval memperhatikan setiap gerak gerik Ayuna.


"Gak salah kita milih dia" kata Dewi.


"Udah pinter, tegas, berani, cantik lagi" tambah Taufik tanpa sadar.


"Apa?? gue gak salah denger? Seorang Taufik bilang cantik? lo suka ya sama Ayuna" ejek Dewi


"Apaan... gue cuma bilang faktanya aja" elak Taufik.


"Gila lo ya, Taufik cuma suka sama gue! Kesya Ardiansyah" teriak Kesya dari dalam toilet.


"Dih, ogah!" Sahut Taufik.


....


Saat berhenti tepat di dekat toilet tempat Kesya dan teman temannya di hukum dan di pantau Dewi, Noval dan Taufik. HP Ayuna berbunyi ada telfon dari Leo.


"Halo?... Kenapa?... oh kamu udah di depan? sebentar ya masih sibuk banget ini.... kalau enggak kamu titipin di pos satpam atau di ruang OSIS.... Ha? aku sekarang di deket toilet sebelah utara.... Ya udah jangan lama lama ya, aku harus balik ngecek yang lain soalnya.... okey 3 menit dari sekarang aku tunggu" Ayuna menutup telfon.


Dewi, Noval dan Taufik mendengar percakapan Ayuna dan memperhatikan dari dalam toilet. Lokasi toilet memang berada di jalan menuju parkiran belakang sekolah dan terhubung dengan sekretariat Dewan Ambalan.

__ADS_1


Ayuna menelfon anggota yang ada di sekretariat DA.


"Halo... sebentar lagi ada yang datang meminjam tenda, tolong di siapkan 7 tenda biasa dan 1 tenda induk. jangan lupa tali, tongkat, patok dan perlengkapan lainnya. cek lagi jangan sampai ada yang ketinggalan. Kwitansi ada di laci saya... Terimakasih"


Tidak lama Leo datang bersama dengan beberapa temannya yang akan meminjam tenda di sekretariat DA. Teman-teman Leo langsung menuju ke sekretariat, sedangkan Leo turun.


"Masakan Bunda, favorit kamu" Leo menyerahkan kotak makan pada Ayuna


Ayuna membuka kotak makan "Ini favorit sultan juga, makasih ya"


"Bunda minta kamu kerumah, kapan?" tanya Leo


"Setelah acara ini selesai ya, aku harus banyak lembur buat besok" kata Ayuna.


"Ya udah, nanti malam aku bawain makanan lagi. Jaga kesehatan, see you" Leo berlari menuju sekretariat DA.


"Leo gak usah....." teriak Ayuna. "Ya udah deh, rejeki anak Kos gak boleh di tolak juga kan" kata Ayuna sambil pergi meninggalkan tempat.


Wajah Taufik memerah, entahlah mungkin dia cemburu.


"Gak usah cemburu juga kali" ejek Noval


"Enggak!, siapa juga yang cemburu" elak Taufik sekali lagi. 'ada hubungan apa ya antara mereka berdua?' batin Taufik


....


Suasana sekolah yang sangat sibuk, terlihat kerjasama antar organisasi dan guru. Ayuna yang sedang melihat pemasangan papan selamat datang tampak cantik dengan kaos hitam dan celana training, rambut panjangnya diikat tinggi menambah kecantikannya.


Taufik melihat dari kejauhan, ikat rambut ayuna terputus dan membuat rambutnya terurai anggun terbawa angin. Taufik sangat terpesona, bahkan melihat Ayuna sampai tidak berkedip, jantung Taufik berdebar kencang tak menentu.


Bukan hanya Taufik, Pak Bayu guru Tata Boga yang masih bujang juga terpanah melihat kecantikan Ayuna sampai tidak fokus membawa bahan masakan untuk semua tim dan menabrak Taufik yang juga sedang mengamati Ayuna.


"Gimana sih pak?" tanya Taufik


"Ya kamu minggir dong, udah tau saya lewat" jawab pak Bayu.


"Ya elah pak, dari tadi juga saya di sini. Bapak tuh yang harusnya minggir, udah tau ada saya di sini. Ganggu aja orang lagi liat bidadari" gerutu Taufik sambil masuk ke ruang OSIS.


"orang saya juga lagi liat bidadari!" teriak pak Bayu.

__ADS_1


....


__ADS_2