MENEPI

MENEPI
3. Manisnya Amara


__ADS_3

Dua penyakit efek jatuh cinta, diabetes dan jatungan. Diabetes liat senyuman doinya, Jantungan kalo ada di dekatnya. Bener gak sih?


~Laksana Haidar


[ JANGAN LUPA FOLLOW ,VOTE AND COMMENT ❤]


3.Manisnya Amara


Pagi ini Amara bangun dan menjalani rutinitas pagi seperti biasa. Datang kesekolah seperti biasa, sayangnya hari ini Aksa tidak bisa menjemputnya untuk berangkat bersama. Karena ada rapat osis di pagi ini. Amara pergi ke sekolah Bersama Rama dengan motor ninja hijaunya.


Amara berjalan di koridor sambari mengeratkan tali tasnya.


"Amara!"


Amara yang merasa namanya di panggil menoleh untuk melihat siapa yang memanggil namanya. Ia Aksa, laki- laki itu terlihat sangat senang. Ia berjalan ke arah Amara dengan senyum mekar menghiasi wajahnya.


"Kenapa? kelihatannya seneng banget?" tanya Amara saat langkah mereka telah sama.


"Senenglah bisa ketemu kamu!!" ucap Aksa dengan senyumannya.


"Receh!" ejek Amara.


"Rapatnya udah selesai?"


Aksa hanya mengangguk bertanda rapat selesai.


"Kamu nggak kangen sama aku?"


Amara tersenyum "kangen, kangen banget."


Mereka berdua mendaratkan bokongnya ke kursi terdekat.


"Sayang, ngantuk" Aksa mengatakannya nyaris terdengar rengekan.


"Kok ngantuk? kemarin tidur jam berapa kak?" tanya Amara penasaran.


"Jam 1 malam, habis nyelesain makalah sama ngisi jurnal yang jumlahnya gak bisa kehitung" gumam Aksa yang masih terdengar Amara.


Amara mengelus elus kepala aksa yang berada di bahunya. Amara sangat menyanyangi Aksa.

__ADS_1


"Tangan kamu, aku genggam boleh? biar kamu nggak pergi"


"Aku nggak pergi Sa, aku di sini." jawab Amara masih dengan senyuman yang sama.


"Nanti pulang sama aku, aku tunggu di parkiran ya Ra" ajak Aksa pada Amara.


"Siap pak bos" jawab Amara dengan semangat mengebu gebu.


                     *********


Aksa sedang menunggu di depan mobilnya.


"Aksa!"


Dia terkejut setengah mati. Dan membulatkan matanya saat Amara memanggilnya secara tiba tiba.


"Kamu gila? kalau aku jantungan gimana?"


Amara menyengir tanpa bersalah "Iya nanti kamu mati dong".


"Nyumpahin aku mati?"


"Hehehe, enggak sih!"


"Aku sedih dong, pacar aku mati." jawab Amara dengan nada tanpa dosanya itu. "Tanpa Aku kagetin tadi, akhir- akhir ini kamu juga sering jantungan." ucap Amara sambil menggigit bibir bawahnya. Cowok itu sangat tampan jika terus di lihat.


"Karena apa?"


"Karena ketemu aku dong!!" jawab Amara antusias.


Ya tuhan, semanis itukah Amara?


Kedua tangan Aksa mengembang mencubit kedua pipi Amara. "Belajar dari mana buk?" canda Aksa yang pindah mencubit hidung mancung Amara.


"Yuk naik".


Aksa menepikan mobilnya di depan warung pinggir jalan.


"Udah sampe"

__ADS_1


"Hah?" seperti baru tersadar, Amara turun di ikuti Aksa yang juga keluar dari mobilnya.


"Kita ngapain disini?" tanya Amara bingung. Tadi kata Aksa mereka sudah sampai tapi bukannya menemukan rumahnya, Amara malah menemukan Warung makan.


"Kondangan! yuk ah masuk." jawabnya lalu menggengam tangan Amara menuntun gadis itu masuk.


                       ****


"Mau makan apa?" tanya Aksa saat mereka sudah duduk bersisian di bangku warung itu.


"Samain aja" jawab Amara seadanya.


"Mbak pesen nasi gorengnya 2 sama es tehnya 2." ujar Aksa pada pelayan wanita yang baru sampai di depan meja makan mereka.


"Iya mas."


Amara memakan nasi goreng yang sudah di pesankan Aksa.


"Aksa" panggil Amara di tengah tengah Aktifitasnya.


"Iya. Mau nambah?"


"Enggak, emm..ini kamu yang traktirkan".


"Kalo kamu nggak mau traktir sih nggak papa, dompet aku selamat!" ucap aksa yang langsung mendapatkan cubitan dari Amara.


"Pelit amat sama pacar sendiri!" gerutu Amara.


"Iya- iya aku bercanda sayang!"


"Tau ah! males sama kamu, kalo nggak ikhlas ntar aku ganti dua kali lipat!" sinis Amara.


"Sultan mah bebas ya!!!"


"Iya dong, baru tahu anda?" jawab Amara yang membuat Aksa gemas melihat tingkah kekasihnya itu, kini tangannya sudah mencubit hidung mancung gadisnya itu.


"AKSA!!!!!!"


____________________________________

__ADS_1


Jangan kayak gitu nanti gue susah buat lepasin lo ~Ucap Aksa dalam hatinya.


____________________________________


__ADS_2