MENEPI

MENEPI
5. Siapa?


__ADS_3

Kebohongan bisa dilakukan kapan saja,Benalunya Hati yang tak konsen dengan omongan.


~Laksana Haidar


[ JANGAN LUPA FOLLOW ,VOTE AND COMMENT ❤]


Amara berlari memutari lapangan selama 5 kali. Hal ini di sebabkan dirinya telat, Abangnya sudah berangkat duluan. Jadi mau tidak mau Amara harus menunggu Angkutan umum dan beginilah hasilnya, seratus persen Amara akan menyalahkan Abangnya.


Keringat bercucuran di dahinya,matanya juga menyipit menghalangi cahaya masuk.


Tanpa di sadari Aksa dari tadi melihat gadisnya, ia khawatir pada gadisnya itu.


Pada putaran ke lima Amara duduk dan mengambil nafas yang dari tadi ngos-ngosan.Tiba- tiba ada sesuatu benda dingin yang menempel pada pipinya, Amara menoleh dan menemukan Air mineral dingin serta Aksa yang berada di hadapannya.


"Hay, di minum dulu" sapa Aksa lalu duduk di samping Amara.


"Makasih" jawab Amara padat, singkat, dan jelas.


"Aku mau jelasin semuanya".ucap Aksa di tengah-tengah keheningan, Aksa menatap gadisnya itu dengan tatapan seriusnya.


"Nggak usah bahas itu deh kak." tegas Amara.


"Tapi aku nggak mau diem- dieman kayak gini Ra" ujar Aksa. "Aku rindu kamu" lanjut Aksa yang sekarang berada di depan Amara.


"Rindu gue? nggak salah dengerkan?"


"Ra! Pliss, dengerin gue kali ini aja." Aksa menaikkan suaranya yang membuat Amara menatap tajam sinis kearahnya.


Belum sempat Aksa membuka suaranya, Amara sudah memotongnya terlebih dahulu. "I miss you too." ucapnya


Sungguh Amara tidak bisa membendung airmatanya saat mengucapkan kalimat itu, bulir- bulir air matanya jatuh kepipi tembamnya itu. Jujur Amara sangat-sangat rindu dengan Kekasihnya itu.


"Jangan nangis, bintangnya Aksa nggak boleh nangis."ucap Aksa yang sudah siap menghapus Air mata kekasihnya.


"Aku kesini buat jelasin semuanya, bukan buat kamu nangis kayak gini Ra!"

__ADS_1


"Kemarin itu Aku mendapat pesan dari Debby untuk ketemuan dengan dia. Ada sesuatu yang mau dia bicarakan, Saat Aku mau kembali ketempat kamu, hujannya deras banget Ra. Aku pikir kamu udah di jemput sama bang Rama, Ra. Maafin aku Ra, janji nggak gitu lagi" jelas Aksa.


"Tapi kenapa ponsel kamu nggak bisa di hubungin Sa?"


"Ponsel ku mati Ra, maaf!"


Amara memeluk kekasihnya itu, jujur ia sangat merindukan kekasihnya itu.


"Maafin Amara juga, Amara egois nggak mau dengerin penjelasan Aksa" ucap Amara di dalam pelukan kekasihnya itu.


Saat tangis Amara mulai mereda, Aksa melepaskan pelukannya sambil berkata "Baikkan ya!".


Amara melihat jari kelingking Aksa Yang mengantung di udara,lalu ia meraihnya dan melilitkannya dengan jari kelingkingnya"Baikkan dong" jawab Amara antusias.


"Udah jangan nangis ya, cengeng deh! Udah cengeng ingusan lagi!" goda Aksa.


"Biarin!!"


                             ***


"Hey Amara" sapa seseorang di belakang Amara. "kamu Amara kan" tanyanya lagi saat langkah mereka sudah sama.


"Iya siapa ya?" tanya Amara dengan kerutan di dahinya, Pasalnya Amara tidak pernah Melihat Cewek itu.


"Kenalin gue Ayla Fitriya" ucapnya memperkenalkan Dirinya.


"Nggak usah bingung,gue anak baru di Kelas Aksa" jawabnya menjawab ekspresi Amara.


"Woy!" ucap seseorang di belakang mereka berdua.


Mereka membalikan Badannya mencari sumber yang memanggilnya.Terlihat Andra dengan cengiran khasnya.


"La, lo di cari Debby tuh. Taunya disini"ucap Andra memberi tau.


"Ehh, hai singa betinanya mas Aksa" sapanya saat melihat Amara di samping Ayla.

__ADS_1


Amara membalasnya dengan senyuman. Dan apa lagi ini kenapa Ayla ini, sudah Akrab dengan genk nya Pacarnya. padahal dia Anak baru.


Apakah ini sebuah teka teki?


"Kak Ayla, Kak Andra Amara pamit pulang duluan udah di jemput!" alibi Amara.


"permisi" lanjutnya.


Andra dan Ayla memandangi punggung Amara yang kini sudah semakin menjauh.


     


                      


                           ***


Amara sekarang berada di mobil Aksa.Tadi Aksa mengajaknya pulang bareng. Di dalam mobil terasa canggung, Amara terlarut dalam kejadian tadi. Siapa sebenarnya Aylaa? kenapa dia begitu Akrab dengan genk Aksa!


Aksa yang merasa Amara Jadi pendiam pun mencoba menyapa Amara.


"Hei,kenapa Ra?" tanya Aksa.


"Eh,enggak kok Kak."kaget Amara.


"Amara boleh tanya nggak kak?"tanya Amara.


"Boleh.tanya aja"Jawab Aksa.


"Kalo boleh tau Siapa sebenarnya Kak Ayla, kenapa dia bisa dekat dengan Genk kakak.Padahal dia anak baru kak?" tanya Amara to the point.


Aksa sempat terkaget saat Amara bertanya tentang hal ini.tapi dia langsung menutupi keterkejutannya itu dengan menjawab pertanyaan Amara.


"Dia itu sahabat Aku sama Debby dari Smp, jadi saat dia pindah ke sekolah ini. Kita berusaha nyambut dia lagi, lagi pula kita mendamba-dambakan pengin bisa kumpul bareng lagi!" jawab Aksa menjelaskan.


Terkadang hati dan ucapan tak bisa bekerja sama, buktinya gue merasakannya saat gue membohongi dirinya.Hati gue teramat sakit.

__ADS_1


~Laksana Haidar


__ADS_2