Mengapa Suamiku Berbeda?

Mengapa Suamiku Berbeda?
6.Keluarga yang tak biasa


__ADS_3

Setelah seluruh rombongan pengantar pengantin masuk ke kediaman Irwan, jamuan makanan dan minumanpun dihidangkan. Acara penyerahan mempelai wanita kepada keluarga mempelai priapun dimulai. Sementara itu,Salwa menatap nanar ke arah barang bawaan dari rumah seperti tas besar berisi pakaian,dan barang-barang lainnya yang masih tergeletak di teras rumah Irwan. Semuanya tergeletak begitu saja tanpa ada pihak keluarga atau kerabat Irwan yang mau membawa masuk. Salwa merasa seperti seseorang yang baru saja terusir dari rumah dan terombang-ambing tanpa tujuan. Salwa baru menyadari beberapa hal setelah menikah dengan Irwan,yaitu sikap Irwan yang semakin cuek,acuh tak acuh,dan bahkan sudah tiga hari mereka menikah namun Irwan belum pernah menyentuh Salwa apalagi mengajak Salwa berhubungan suami istri. Salwa pun menjadi semakin takut dan gamang karena akan tinggal dirumah mertua bersama Irwan dan juga keluarganya. Padahal Salwa saja merasa ia masih berusaha mencerna keadaan yang ia alami karena sikap Irwan yang aneh,namun ia masih memiliki PR baru yaitu beradaptasi dirumah mertuanya,dan mengenal seluruh penghuni rumah.


Akhirnya setelah seluruh acara selesai, seluruh keluarga Salwa beserta rombongan pengantin berpamitan kepada keluarga Irwan.

__ADS_1


Ratna, ibunda Salwa menggenggam lembut tangan Salwa dan mengajak Salwa keluar rumah Irwan dan menuju halaman rumah, dimana dihalaman rumah Irwan terdapat pohon sawo yang cukup besar.


Dibawah pohon sawo, setelah merasa tidak ada orang lain disekitarnya Ratna pun berkata "Nduk,kami mau pulang dulu ya..kamu jaga diri baik-baik selama disini,sebenarnya ibu mau cerita ke kamu sesuatu. Jadi tadi ibu nggak sengaja habis ngobrol sama salah satu tetangga yang ada disini,katanya kok keluarga Irwan itu bukan orang baik-baik ya nduk,ibu jadi khawatir. Apalagi kalau ibu ingat kamu sering cerita kalau tingkah lakunya Irwan itu sering aneh dan nggak masuk akal. Sebenarnya apa yang Irwan dan keluarganya sembunyikan ya dari kita? ibu tadi berusaha mencari tau ke para tetangganya tapi tak ada jawaban. Mereka hanya cerita kalau ibu dan kakak-kakak perempuannya Irwan itu preman. Satu desa ini banyak yang nggak suka sama mereka karena mereka nggak bisa berbaur dengan para tetangga. Mereka selalu mudah tersulut emosi,jadi sedikit-sedikit ngelabrak orang. Mereka terkenal arogan dan selalu menjunjung tinggi harga diri. Mereka nggak sadar sama keadaan bahwa mereka orang nggak punya tapi mereka arogan,angkuh,dan enggak pernah mau diremehkan. Bahkan katanya adik-adik Irwan yang perempuan pada jahat dan judes-judes banget. Rasanya ibu nggak mau tinggalin kamu disini nduk. Ibu pengen kamu ikut ibu pulang lagi. Tapi itu nggak mungkin karena kamu sudah menikah. Kamu harus tetap patuh dan ikut suamimu."Kata Ratna dengan mata berkaca-kaca. Ia tengah berusaha sekuat mungkin agar tidak menangis dihadapan Salwa.

__ADS_1


"Ibu juga maunya gitu nduk,tapi nggak bisa. Sementara kamu bertahan ya nduk, setidaknya sampai beberapa minggu. Nanti kalau udah bener-bener nggak kuat kamu bilang ke bapak ibu ya. Pokoknya kamu harus kuat nduk".Kata Ratna.


Salwapun makin menangis sejadi-jadinya. Belum apa-apa ia sudah berfikir bahwa keluarga Irwan memang berbeda. Lalu bagaimana ia akan menghadapi kehidupan rumah tangga nya didalam keluarga yang tak biasa?

__ADS_1


__ADS_2