Menginjak Surga

Menginjak Surga
Bab 3:Pintu Masuk Gerbang Iblis Abadi


__ADS_3

Keesokan Harinya.


Di bawah pohon berdaun hijau, nampak Meng Yuan yang sedang berbaring dengan pakaian seorang murid sekte iblis.


Dengan labu di tangannya, dan juga kerutan di wajahnya. Dia bergumam.


"Sigh... Kenapa bisa seperti ini? Padahal aku tidak ingin bergabung ke sekte ini, namun malah dipaksa olehnya untuk bergabung."


"Aku benar-benar bingung, kenapa aku bisa masuk ke sekte ini? Kenapa tidak masuk ke sekte kecil saja, kenapa harus masuk ke sekte iblis...!?" gumamnya dengan heran.


Meng Yuan merasa bingung dengan apa yang terjadi pada dirinya. Dia lalu berpikir.


Apa aku benar-benar beruntung?


Apa aku bisa hidup dengan tenang di sekte ini?


Karena dia merasa bimbang, Dia pun berkultivasi agar menjadi tenang.


Di sisi lain, tepatnya di sebuah gunung yang berada di sisi selatan. Nampak seorang pak tua dan seorang gadis muda yang sedang mengobrol.


Tidak lain tidak bukan dia adalah Song Ma, dan pak tua yang ada di depannya merupakan salah satu tetua yang ada di Sekte Iblis Surgawi.


Penatua yang bernama Zhao Xie, seorang penatua yang tinggal di puncak gunung ke-5 dari 6 gunung.


Di sekte iblis surgawi, ada 6 gunung yang mana gunung-gunung itu merupakan tempat dimana para penatua tinggal.


3 gunung yang mengarah ke barat, dan 3 nya lagi mengarah ke selatan. Semakin tinggi gunungnya, semakin kuat juga pengaruh yang dimiliki oleh penatua tersebut.


Gunung-gunung itu juga merupakan fondasi dari sekte iblis surgawi, karena selama ratusan tahun.


Gunung-gunung itu tetap kokoh dan sama sekali tidak ada kerapuhan.


Bahkan ketinggian dari gunung-gunung itu mencapai langit. Sampai-sampai ujungnya tak terlihat.


Di bawah gunung-gunung itu terdapat sebuah sungai yang mana sungai itu mengalir sampai ke ujung barat dan juga selatan.


Bagian barat dimana sekte pedang surgawi tinggal, dan bagian selatan dimana sekte kuil dan gunung tinggal.


Sungai itu disebut sebagai "Sungai Surgawi" karena sungai itu adalah jalur untuk para kultivator terlemah yang ada di dunia fana pergi ke dunia bawah.


Air dari sungai itu bermacam-macam.


Untuk bagian timur, air itu berwarna merah pekat. Yang sama seperti warna dari darah.


Untuk bagian barat, air itu berwarna biru terang. Yang sama seperti warna dari air lautan maupun sungai.


Untuk bagian selatan, air itu berwarna emas. Yang sama seperti warna dari logam emas.


Sungai Surgawi dikelilingi oleh bebatuan dan pepohonan berdaun merah serta hijau. Yang membuatnya semakin indah untuk di lihat dari kejauhan.


Di sisi lain, nampak Meng Yuan yang sedang berjalan-jalan.

__ADS_1


Dia melihat sekelilingnya, ada banyak sekali wanita cantik, yang membuat dirinya betah untuk berjalan-jalan.


Dan juga ada banyak sekali perkelahian yang terjadi di antara para murid, yang membuatnya menahan kekesalan.


"Uhh... Mereka membuatku merinding." gumamnya.


Dia lalu berhenti dan menatap langit sebentar.


'Karena aku sudah terlanjur masuk ke sekte ini, sepertinya aku harus mempelajari teknik kultivasi sekte iblis surgawi.


Tentu saja, aku harus mempelajari teknik yang lain.' pikirnya.


Dia lalu menghela nafas dan lanjut berjalan.


Tidak lama setelah dia berjalan, dia menemukan sebuah gubuk. Yang mana gubuk itu terlihat aneh, dia lalu berjalan ke arah gubuk itu.


Dan setelah dia sampai ke depan pintu masuk gubuk itu, murid-murid disekitarnya melihat dengan wajah yang penuh kecemasan.


Pada saat dia menyentuh pintu gubuk itu, seperti ada percikan listrik yang keluar. Dan membuat beberapa asap muncul.


Meng Yuan lalu mengambil nafas dalam-dalam, dan dengan tekadnya. Ia kembali menyentuh pintu itu dan berhasil membukanya.


Saat dia membukanya, sebuah Energi yang sangat kuat menghampirinya. Energi itu membuat semua orang merasa tertekan, tidak lama setelah energi itu muncul.


Para murid perlahan pingsan, dan para tetua yang menyadari bahwa gubuk itu terbuka pun mengambil tindakan.


Woosh!!!


Gerbang Iblis Abadi.


Sebuah tempat dimana Iblis Abadi dikubur.


Note:Iblis Abadi sama Iblis Surgawi beda ya, jadi jangan salah.


Iblis Abadi merupakan Iblis Kuno yang telah ada pada masa Penciptaan.


Dikatakan dalam Legenda, Iblis Abadi merupakan iblis yang licik dan juga kejam. Dia bahkan membunuh kedua orang tuanya pada saat dia masih kecil.


Dia adalah dewanya para iblis, entah itu pasukan iblis, jendral iblis, raja iblis, kaisar iblis, dewa iblis.


Mereka akan tunduk kepada Sang Iblis Abadi. Itu karena dia merupakan makhluk transenden yang mana dia kekal dan tidak dapat di bunuh.


Namun, pada saat dia berada di Khayangan. Dia terbunuh oleh para transenden lainnya, dan sebelum kematiannya.


Dia menyatakan sumpah bahwa dia akan membalas dendam pada waktunya.


...***...


Di sisi lain, lebih tepatnya di depan pintu masuk gerbang iblis abadi. Terlihat sudah ada beberapa penatua yang sampai dan sedang cekcok dengan Meng Yuan.


"Murid sialan! Menyingkirlah!

__ADS_1


Jika tidak, aku akan membunuhmu!" ancam Yi Kai.


Yi Kai, tetua dari gunung ke 4, gunung yang berada di arah Selatan.


"Membunuhku? Itu hanya ada di mimpi Anda!" ucap Meng Yuan sambil tersenyum.


"Kau... Bajingan sialan! Matilah!!" dengan cepat, Yi Kai melesat ke arah Meng Yuan.


Namun, secara tiba-tiba seseorang dengan kecepatan cahaya muncul dan menghentikan serangan Yi Kai.


Orang yang menghentikan serangan merupakan ketua sekte iblis surgawi, tidak lain tidak bukan adalah Mo Liu.


"Yi...


Kai!!!"


Dia lalu memukul perut Yi Kai dan menghempaskannya sampai jauh. Tidak lama setelah itu, di sebelah selatan, tepatnya di gunung ke-4.


Boom!


Terdengar sebuah ledakan yang sangat keras.


Nampak Yi Kai yang pingsan dengan keadaan menyedihkan.


Di sisi lain, terlihat Mo Liu yang menatap Meng Yuan dengan dingin.


"Kau, apakah kau yang baru saja membuka pintu ini?" tanya Mo Liu dengan dingin.


Meng Yuan lalu menarik napas dalam-dalam, dan menelan ludahnya. Ia lalu menjawabnya. "Ya, saya yang membuka pintu ini, ketua."


Mo Liu lalu melangkah, dan secara cepat dia telah berada di belakang punggung Meng Yuan, di depan pintu masuk gerbang.


Hal itu membuat Meng Yuan terkejut.


Mo Liu lalu menyentuh pintu itu, dan pada saat dia menyentuhnya. Dia merasakan ada sesuatu yang menolaknya untuk masuk.


Dia pun merasa kesal, dan menyentuhnya untuk sekali lagi. Dan tiba-tiba, sesosok tangan muncul dari pintu itu, lalu menodorong Mo Liu.


Dorongannya membuat Mo Liu terhempas begitu jauh sampai-sampai menembus gunung ke-4, dan dia berakhir di sebuah gunung yang sangat besar.


Lalu sebuah kalimat muncul di depan pintu masuk itu, kalimat itu menyuruh Meng Yuan untuk masuk ke dalam gerbang.


Entah apa alasannya, tapi setiap kali dia menolak. Tulisan itu seperti memaksanya.


"Masuklah!!!"


"Tidak, tidak, tidak!!!"


Wuush...


Dan begitulah bagaimana Meng Yuan berakhir masuk ke dalamnya.

__ADS_1


...***...


__ADS_2