Menikah Dengan Babu

Menikah Dengan Babu
DI CULIK


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sorenya, Serena keluar dari kamar karena Bi Inem memangilnya. Serena membuka pintu kamar dengan senyuman.


"Ada apa, Bi?"


"Malam ini Den Arka lembur."


Serena mengangguk. Lembur?


Apa Arka sempat makan keluar kantor?


Serena pergi ke dapur mengisi tempat bekal untuk di bawa ke kantor. Serena menghela nafasnya. Sebenarnya, Serena malu bertemu Arka karena kejadian semalam.


Dengan tekad yang bulat Serena pergi ke kantor Arka. Tak butuh waktu lama Serena sampai di kantor. Serena mendekati resepsionis.


"Pak Arka nya ada?"


"Maaf, Mbak, Pak Arka lagi cuti dua hari. Apa sebelumnya sudah buat janji?" tanya resepsionis yang tidak tahu Serena adalah istri CEO kantornya bekerja.


Serena terdiam sejenak. Cuti dua hari?


"Oh, gak kok. Terimakasih," ucap Serena lalu berjalan pergi.


Serena menatap layar ponselnya. Serena membuka media sosial dan mencari akun Zerena untuk mencari tahu.


Serena menutup mulutnya. Arka sedang liburan di pantai dengan Zerena.


Air mata Serena menetes tanpa sadar. Rasa sesak berkecamuk di hati Serena. Ada apa dengan perasaan ini?

__ADS_1


Serena menghapus air matanya dengan kasar lalu berjalan pulang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Serena menatap langit-langit kamarnya. Serena membayang entah apa yang Arka lakukan berduaan dengan Zerena?


Tiba-tiba Serena di kagetkan oleh notifikasi dari ponselnya.


"Gue ada rapat dua hari di luar kota kalo ada keperluan pakai aja debit yang gue kasih."


Serena meremas ponselnya.


"Dasar penipu!" Teriak Serena.


Serena melempar bantal guling ke sembarang. Serena bangkit menenangkan diri.


Di sisi lain, Zerena menangis di pelukan Arka. Arka menghapus air mata Zerena.


"Lupain yang udah lewat, Zer."


"Tapi Albert masih aja ganggu aku. Dia bilang mau nikahin aku. Aku gak cinta dia." Rengek Zerena.


"Kan ada aku. Udah kita di sini tuh mau senang-senang." Arka mengecup kening Zerena.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Albert memotret Serena yang di ikat di kursi dengan mulut di tutupi lakban. Lalu mengirimkan poto itu ke Arka. Ya, Albert nekat menculik Serena agar Arka mengembalikan Zerena untuknya.


Albert tau Zerena dan Arka sedang liburan besama dan Albert juga tau Arka sudah menikah dengan Serena. Saat Serena keluar dari supermarket buat belanja keperluan Albert membius Serena dan membawa Serena ke rumahnya.

__ADS_1


Arka yang sedang menonton televisi dengan Zerena terperanjat melihat poto yang di kirimkan Albert.


"Serena!"


Zerena menatap Arka. "Serena? Aku Zerena kamu salah sebut?" tanya Zerena yang tidak tau.


Arka menunjukkan poto dari ponselnya ke Zerena.


"Astaga! Siapa itu?" Tanya Zerena kaget sambil menutup mulutnya. "Tunggu!" Pekik Zerena dengan mata membulat.


Zerena bangkit menatap Arka dengan tatapan tak percaya.


"Istri anda? Albert bilang selamat kan istri anda?" Zerena tercengang. "Gadis itu istri kamu? Kamu udah nikah?" Cecar Zerena.


Arka memegang pundak Zerena untuk menenangkan Zerena.


"Sayang, tenang, aku bisa jelasin semuanya. Tapi kita harus selamatkan Serena dulu."


"Kamu mau selamat kan gadis itu dan menukarnya dengan aku?" Zerena lagi dan lagi tercengang.


"Gak akan sayang. Tapi, Serena dalam bahaya sekarang. Kita harus pulang."


Zerena meninggalkan Arka yang sedang bimbang. Arka meremas rambutnya karena frustasi.


Di sisi lain, Serena di bangunkan dengan siraman air mineral ke wajahnya. Albert memegang dagu Serena yang setengah sadar.


"Istri yang malang!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2