Menikah Karena Peperangan

Menikah Karena Peperangan
bab 11


__ADS_3

" kita akan kembali lagi di Medan perang,dari Raksa Muhammad Akbar" ucap Dewi membaca pesan itu.


jadi dia adalah raksa Muhammad Akbar ,dia yang berada di air waktu itu,jadi benar dugaan ku yang curiga kemarin , ternyata dia menyamar sebagai pengawal : pikir Dewi sendiri.


raja suryaban berjalan ke atas pondopo dan berdiri di sana dan mengumumkan sesuatu.


" berkumpul semua !! " perintah raja suryaban pada semua pengawal yang tersisa.


"dengarkan aku ,aku ingin semua penjagaan di Rajput di perketat lagi,aku tidak ingin ada lagi jejak Mughal di sini ,mulai sekarang jika mereka datang langsung bunuh saja!! " ujar raja suryaban murka.


" sekarang kalian kejar mereka ,pasti mereka belum jauh,mereka masih di wilayah Amer ,cepatt!!! " teriak raja suryaban.lalu para pengawal berlari menuju ke arah hutan untuk mengejar raksa dan Tama.


raksa membawa tama di kuda di posisi belakang sambil tangan satu nya memegang tubuh Tama.raksa berhenti sebentar dan mengelus tangan Tama yang di seret tadi .tak lama ada bunyi orang berlari dan benar saja pengawal Rajput mengejar raksa.raksa di kepung oleh prajurit Rajput,perlahan raksa turun dari kuda nya dan mengangkat tangan nya ke atas dan pura pura berdoa.


satu prajurit maju dan raksa membalikan badan nya dan mengambil belati di pinggang nya lalu menusukkan ke perut nya ,raksa mengambil pedang nya dan raksa melawan semuanya sendiri dan berhasil menjatuhkan mereka semua satu persatu.


"arrghhhh!" teriak prajurit kesakitan saat raksa menusukkan pedang nya.


dan ada satu yang berhasil selamat dan pergi .raksa berjalan ke kuda nya dan mengelus kepala tama.Sedangkan prajurit yang berhasil lolos pergi menemui Dewi dan raja suryaban memberi kabar.


"yang mulia semua prajurit kita habis mati terkapar di tanah semua nya " ujar nya.


raja suryaban dan Dewi naik kuda yang mengikuti jalan prajurit itu untuk melihat nya.dan benar saja saat sampai di sana semua nya sudah mati.dewi berdegik takut melihat nya.


"aku raja suryaban akan melawan ku sendiri nanti nya raksaaa!!!" teriak raja suryaban di situ.


mereka pulang ke Rajput dan melakukan sidang dengan semua dewan istana.raja Bharmal dan yang lainnya membahas perbuatan raksa tadi yang tidak terduga duga.


raja suryaban duduk di depan raja Bharmal dan menaikkan pedang nya ke atas kepala nya dan berjanji untuk menghabisi raksa nanti dan berperang dengan Mughal.


Dewi sedang berdiri di kamar nya sambil mengingat kejadian di mana dia menaikkan pedang nya ke leher raksa dan mengingat wajah raksa yang muncul di air waktu itu,tiba tiba lilin di kamar Dewi hampir redup .Dewi berjalan ke arah lilin dan menutup angin yang lewat dengan tangan nya agar lilin tidak mati(biasa nya saat sedang kacau dan lilin mati di percaya bertanda tidak baik bagi kaum Amer ).Dewi langsung mengingat janji nya pada Dewi kali untuk membawa raksa berlutut di hadapan kaki Dewi kali.


"Dewi apa yang kau lakukan,jika kau terlalu dekat dengan api nya tangan mu akan terluka " ujar ratu Fatmawati melihat tangan Dewi yang berubah warna sambil melihat Dewi melamun tapi ekspresi nya seperti sedang marah.


"m...maaf kan aku Bu,aku tidak sadar " ujar Dewi .


" apa yang sedang kamu pikirkan dew?" tanya ratu Fatmawati.


" aku sedang memikirkan bagaimana cara nya agar dapat membawa raksa berlutut di kaki Dewi kali" ujar Dewi.


tiba tiba moti datang.


" kenapa kau ingin sekali melakukan itu ,aku tidak yakin kau bisa membuat raksa bertekuk lutut di hadapan kaki Dewi kali " ujar ratu Fatmawati.


"aku pasti bisa bu,aku ingin membalas kan perbuatan mereka pada moti bai waktu itu" ujar Dewi membuat moti bai tidak enak mendengar nya.

__ADS_1


" terserah pada mu " ujar ratu Fatmawati berlalu meninggalkan kamar Dewi.


"Dewi ,ini ada pesan dari seseorang" ujar moti bai.


" dari siapa?" tanya Dewi.


" aku tidak tahu ,pelayan yang memberikan nya pada ku ,kata nya untuk mu" ujar moti bai.


Dewi mengambil surat itu dari tangan moti Bai dan memulai membuka nya,dewi.membaca surat itu dan diam.sedangkan ratu Fatmawati pergi menemui suami nya .


" raja bagaimana ini ,Dewi bertemu dengan raksa ,aku takut jika itu bertanda tidak baik nanti nya " ujar ratu Fatmawati dengan kekhawatiran pada dewi.


" kau tenang saja Fatmawati,Dewi kita tetap akan menikah dengan raja suryaban,bukan dengan raja raksa yang kejam itu" ujar raja Bharmal.


"hmm" kata ratu Fatmawati.


raja suryaban menemui Dewi setelah Dewi menerima surat dari raja suryaban. raja suryaban membahas tentang keamanan Rajput nanti nya .


" Dewi kau tidak perlu khawatir tentang raksa,aku kan mengurus nya nanti ,dan soal keamanan Rajput nanti aku akan memperketat penjagaan di sini .dan tentang hubungan kita ,semoga kita nanti nya mencapai pelaminan" ujar raja suryaban.


" aku hanya sedikit khawatir saja,dan soal keamanan terimakasih sudah mau membantu kami ,dan aku berharap hubungan kita juga sampai pelaminan nanti nya " ujar Dewi pada raja suryaban sambil tetap menunduk,Dewi selalu memalingkan wajah nya ketika berbicara berdua dengan raja suryaban , berbeda jika di tempat yang ramai orang .mungkin tradisi orang yang belum menikah seperti itu.


"sama sama kau tidak usah sungkan Dewi,amin" ujar raja suryaban sambil melihat kepala Dewi.karna posisi nya Dewi membelakangi raja suryaban.


" apa kau tahu orang nya seperti apa " kata pria itu pada koki .


" memang nya seperti apa ?" tanya koki.


dan pria itu memberi tahu ciri ciri nya ,sang koki menjadi ketakutan berarti waktu itu yang menemui nya adalah raja raksa yang kejam itu.


sedangkan raksa kini sedang berbincang dengan Tama mengenai Rajput ,raksa memangku kepala Tama di kaki nya dan memberikan air untuk membersih kan kepala Tama yang ada bekas tanah dan darah itu .yaa Tama sangat penyayang pada orang orang yang selalu setia dengan nya .


" apa saja yang kau lihat di sana raja ?" tanya Tama pada raksa.


" hmm aku melihat putri Dewi dari Rajput yang waktu itu mengangkat pedang nya ke leher ku,kau lihat bukan dia seperti nya putri yang pemberani yaa dia punya nyali yang tinggi dan wajah nya cantik " ujar raksa sambil mengingat kejadian semalam.


Tama ternyata tertidur dan raksa membasuh wajah nya dengan air ,lalu terdengar suara kaki kuda yang ramai ,raksa melihat ke arah atas ternyata ada orang dan itu seperti prajurit,raksa mengeluarkan belati nya dan sudah siap jika mereka melukai Tama dan diri nya.ternyata itu adalah pengawal nya sendiri .yaa mereka memakai baju Mughal dan memang mencari raksa yang sudah beberapa hari ini tidak balik .


"assalamualaikum raja " ucap kepala pemimpin yang memimpin pengawal itu.


" waalaikumsalam,ada apa kau datang kemari ?" tanya raksa.


"raja kami di suruh Maham Angga untuk mencari mu,dia khawatir pada mu dan menyuruh mu untuk pulang ke tenda " ujar nya pada raksa.


dan raksa mengangguk kepala nya menandakan setuju Untuk kembali ke tenda.lalu mereka semua berangkat menuju tenda di daerah Agra yang merupakan kekuasaan raksa.yaa semua kawasan Agra punya raksa semua .tapi yang dia tinggali dan yang paling besar dan didirikan oleh kakek nya yaitu Mughal.

__ADS_1


****


di sisi lain ibu nya raksa ratu Hamida sedang berkunjung ke tempat para keagamaan untuk berdoa .


"assalamualaikum pak,saya ingin berdoa untuk putra saya semoga selalu di lindungi oleh tuhan yang maha esa " ujar ratu Hamida.


" waalaikumsalam ratu Hamida,aku akan selalu berdoa untuk raja kita raksa Muhammad Akbar untuk menjadi raja yang kuat dan adil kepada rakyat nya" ujar bapak itu.


" aminn ya Allah " ujar ratu Hamida.


" nanti dia akan menaklukkan kekuasaan orang orang Hindu dan memiliki hubungan yang kuat dengan nya ,yaitu hubungan keluarga " ujar bapak itu.


"semoga kita dengan mereka bisa saling menghargai dan menghormati " ujar ratu Hamida.


" perjalanan baru raksa sedang di mulai .dan semoga dia melakukan hal yang benar ,aminn " ucap nya.


" aminn " ujar ratu Hamida.


***


raksa kembali dan turun dari kuda nya ,Maham Angga tersenyum melihat raksa sama hal nya dengan raksa yang tersenyum juga.


"assalamualaikum " ujar raksa.


" waalaikumsalam" ujar Maham Angga dan langsung memegang wajah raksa,lalu raksa mengambil tangan maham Angga dan mencium punggung tangan itu.


lalu mereka masuk dan duduk . Maham Angga khawatir pada raksa ,takut terjadi apa apa pada raksa.raksa berbaring di pangkuan maham Angga dan maham angga membelai kepala raksa,lalu maham Angga kembali mencuci otak raksa .dengan membicarakan tentang bhairam Khan yaitu paman raksa.


raksa langsung menuju tenda yang di maksud maham Angga dan melihat bahwa ada salah satu Dewan istana nya yang terluka di bagian dada nya ,yang di sebabkan oleh bhairam Khan.lalu raksa duduk dan melihat mata nya yang berdarah .raksa tidak percaya jika paman nya melakukan itu.lalu raksa keluar dan mencari paman nya untuk minta penjelasan .


di saat raksa mencari nya ,paman raksa baru datang dengan kuda nya dan turun di depan raksa.


" paman kenapa kamu melakukan hal yang seperti itu pada nya ,apa kesalahannya " ujar raksa .


" raksa bukan kah kau juga akan melakukan hal yang sama jika ada salah satu kepercayaan mu yang melakukan hal seperti itu di belakang ku " ujar paman raksa.


selama ini raksa menjadi kejam karena pengaruh paman nya ,semenjak ayah raksa meninggal dunia ,raksa bertambah tidak berhati.


" seharus nya kau berdiskusi dulu dengan ku ,jangan mengambil alih sembarangan " ujar raksa tidak terima dengan tindakan paman nya itu.


bersambung:)


jangan lupa di like dan vote ya


terimakasih:)

__ADS_1


__ADS_2