Menikah Karena Peperangan

Menikah Karena Peperangan
bab 16


__ADS_3

membuat semua yang ada di sana tertawa melihat tingkah lucu nenek mereka .


di sisi lain Adam anak nya maham Angga sedang mencambuk orang seenak nya , bahkan Adam mengancam mereka jika mereka tidak bisa menjual beras dengan harga yang tinggi . semua rakyat takut kepada Adam karena raksa menganggap adam adalah adik tiri nya raksa.


saat Adam kembali ke kamar nya . plakkk


maham Angga menampar Adam.


" Bu , kenapa ibu menampar ku ?" tanya Adam kesal .


" kau jangan seenak nya menaikkan harga beras di pasar ,jika raksa tahu kau membuat rakyat nya menderita karena harga beras mahal , kau akan di hukum adammm!! " ujar maham Angga geram pada Adam .


" kau jangan bodoh Adam , raksa memang menganggap mu sebagai adik nya ,tapi ingat ! raksa raja yang adil kepada rakyat nya , bagaimana jika jabatan mu di turunkan " ujar maham Angga emosi.


" tapi Bu, kita akan untung dengan menaikkan harga beras nya " ujar Adam .


" kau ini memang bodoh , sangat bodoh " ujar maham Angga.


" ibu selalu membela raksa ,anak ibu itu siapa haa ! aku atau raksa " ujar Adam marah.


" kau ini , ingat kita masih di bawah kekuasaan raksa ,jadi bersungguh-sungguh lah jika kau ingin merebut tahta raksa , bukan dengan cara bodoh ini " ujar maham Angga berlalu pergi dari kamar Adam .


" arggghhh!" teriak Adam kesal .


****


Dewi kini sedang berada di istana raja suryaban untuk acara lamaran Dewi . Dewi datang bersama kakak kakak Dewi .


mereka semua di sambut dengan baik .


ibu nya raja suryaban sedang menyambut Dewi dengan nampan yang berisi bunga .


Dewi sangat senang dengan ibu raja suryaban yang baik kepada nya .


" selamat datang Dewi , silahkan masuk " ujar ibu raja suryaban.


saat Dewi ingin melangkah masuk .


" ehhh tunggu dulu kakak ipar, sebagai tradisi di istana kami ,calon mempelai perempuan harus melalui proses terlebih dahulu" ujar adik raja suryaban.


" apa itu , aku akan melakukan nya " ujar Dewi tersenyum.


" calon kakak ipar harus bisa mencari pedang calon mempelai laki laki nya nanti " ujar adik raja suryaban.


" tradisi ini sebagai simbol bahwa pedang itu melambangkan perlindungan laki-laki terhadap calon istri nya " ujar nya lagi .


" hemm baiklah " ujar Dewi bersemangat.


" etss kakak ipar harus benar ya menebak nya di antara 5 pedang ini , nah di antara 5 ini ada pedang milik kak suryaban " ujar adik raja suryaban lagi .


" oke " ujar Dewi tidak sabar.


" pelayan cepat siapkan" ujar adik raja suryaban.


semua di sana tersenyum melihat Dewi yang antusias .


" ayo kak silahkan " ujar adik raja suryaban.


Dewi melihat lihat semua pedang itu ,semua nya berbeda-beda dengan motif yang bervariasi. Dewi memegang semua nya satu persatu . di sebrang sana raja suryaban terus memperhatikan gerak gerik Dewi .


saat Dewi kembali memegang pedang yang di lapisi sarung berwarna merah , raja suryaban tersenyum. membuat Dewi yakin bahwa itu pedang asli raja suryaban.


" nah ini pedang milik kakak mu " ujar Dewi menyerahkan pedang itu ke adik raja suryaban.


" yaampun kau memang benar-benar calon istri kakak ku " ujar adik raja suryaban membuat semua orang di sana senang .


Dewi pun tersenyum kepada raja suryaban di sebrang sana . raja suryaban pun menghampiri semua orang .


" ayo masuk " ajak ibu raja suryaban.

__ADS_1


raja suryaban mengajak Dewi untuk berkeliling istana berdua dan di setujui oleh semua orang . di perjalanan Dewi dan raja suryaban membahas raksa .


" aku takut jika kejadian itu terjadi lagi " ujar Dewi khawatir.


" Dewi kau tidak usah khawatir dan tidak usah terlalu memikirkan raksa ,karena aku akan selalu melindungi mu Dewi " ujar raja suryaban membuat Dewi merona malu.


raja suryaban terus melihat wajah Dewi yang cantik . sedangkan Dewi yang di lihat hanya menunduk . raja suryaban sengaja memajukan tangan nya agar mengenai tangan Dewi . lalu raja suryaban menggapai tangan Dewi dan memegang tangan Dewi .


Dewi yang di pegang hanya malu dan menunduk . akhirnya Dewi melepaskan genggaman tangan raja suryaban .


" Dewi ayo kita ke ruang lukis " ajak raja suryaban yang mengerti keadaan canggung mereka .


" ayo " ujar Dewi setuju.


sesampainya di ruang lukis.


" waw siapa yang melukis ini ?" tanya Dewi yang kagum .


" aku sendiri yang melukis ini ,ini adalah lukisan mendiang ayah ku " ujar raja suryaban ( ayah raja suryaban meninggal akibat perang ).


" waw ternyata kau sangat mahir melukis , sama dengan kak sujamal dulu yang sering melukis mendiang ayah nya " ujar Dewi .


****


di mughal raksa sedang melihat lukisan diri nya .


" waw , siapa yang melukis diri mu Seindah ini " ujar ratu Ruqaiya melihat lukisan raksa yang di belakang raksa ada harimau .


" pelukis istana kita " ujar raksa .


" kau dan harimau itu sama , sama-sama menakutkan dan sama-sama kuat " ujar ratu Ruqaiya .


" kau benar Ruqaiya " ujar raksa tersenyum .


" apa rencana mu selanjutnya untuk Rajput ?" tanya ratu Ruqaiya.


" Hem ada , dan tentu rencana yang luar biasa " ujar raksa.


raksa teringat dengan gelang kaki Dewi yang dia simpan . raksa mencari gelang kaki itu di setiap kamar ,dan berhasi menemukan gelang kaki Dewi di dalam kotak perhiasan yang raksa simpan .


sedangkan Tomo bingung dengan raksa yang langsung memanggil pelukis istana ke kamar nya .


" assalamualaikum raja , apa yang bisa ku bantu " tawar pelukis istana.


" waalaikumsalam , aku ingin kau melukis seseorang" ujar raksa sambil memegang gelang kaki Dewi.


" baiklah raja " ujar pelukis dan siap mendengar aba-aba dari raksa.


setelah raksa selesai menyebutkan ciri-ciri dari Dewi , jadilah lukisan Dewi yang menawan ,membuat pelukis keheranan , sebab dia tahu jika yang dia lukis adalah putri Dewi dari Rajput.


Sama hal nya di istana raja suryaban , raja suryaban sedang melukis Dewi secara langsung ,Dewi duduk dengan posisi tegak menggunakan pakaian Sari warna kuning .


" selesai " ujar raja suryaban .


Dewi menghampiri raja suryaban dan melihat hasil nya .


" sangat indah " ujar Dewi kagum .


" kakak ipar benar , sangat indah " ujar adik raja suryaban yang datang tiba-tiba.


" baiklah aku kesini cuma sebentar , aku tidak ingin menganggu kalian berdua " ujar adik raja suryaban lalu pergi dari ruang lukis.


di mughal....


" mohon maaf raja ,tapi ini adalah putri Dewi dari Rajput" ujar pelukis istana.


raksa pun berbalik kebelakang dan melihat hasil nya .


" bagaimana bisa kau melukis dia " ujar raksa pura-pura tidak tahu.

__ADS_1


" mohon maaf raja , tapi sesuai dengan instruksi raja , putri Dewi lah hasil nya , dan selama ini aku tidak pernah salah melukis orang " ujar pelukis Jujur.


" baiklah ini untuk mu" ujar raksa puas dengan hasil Nya.


raksa menyerahkan sekantong kecil yang berisi koin emas sebagai upah nya . lalu pelukis itu undur diri.


raksa melihat lukisan Dewi dengan tatapan yang tidak bisa di artikan. raksa menggulung kertas lukisan Dewi lalu menyiapkan obor dan membakar lukisan Dewi .


" kenapa raja menyuruh nya melukis jika pada akhirnya raja bakar hasil nya " ujar Tomo bingung .


" tidak apa-apa , hanya saja aku puas jika melihat lukisan wajah nya terbakar api " ujar raksa dengan nada yang aneh.


malam hari Adam ke kamar maham Angga untuk memberitahu rencana nya nanti , Adam akan menyingkirkan satu persatu orang setia raksa. Adam berencana untuk mengadu domba kan paman raksa yaitu bhairam Khan . Adam melihat tadi sore jika bhairam Khan membunuh seseorang yang tidak bersalah dengan gantung diri .


" kau pintar Adam ,itu trik yang bagus , dengan itu bhairam Khan akan di usir dan kau bisa membunuh nya dengan mudah " ujar maham Angga.


" tentu saja ibu." ujar Adam puas .


kini Adam sudah menyuruh pengawal untuk memberitahu kepada raksa . raksa langsung ke ruang sidang dan memanggil paman nya .


raksa menyidangkan paman nya dan agak kecewa dengan tindakan paman nya itu . raksa terpaksa harus menghukum paman nya .karena keluarga yang paman raksa bunuh meminta pertanggungjawaban.


sedangkan maham Angga dan Adam senang melihat itu . bhairam Khan ke kamar nya dengan keadaan marah membuat istri dan anak nya takut.


" rahim kau main keluar dulu ya " ujar ratu Salima istri bhairam Khan.


rahim keluar dan ratu Salima menghampiri suami nya .


" ada apa ?" tanya ratu Salima.


" aku tahu pasti ini ulah maham Angga ,dia ingin merebut posisi ku di istana ini " ujar bhairam Khan marah.


" memang nya apa yang kau lakukan sehingga kau di adukan ke raja ?" tanya ratu Salima .


" aku hanya membunuh seseorang yang telah menaikkan harga beras seenak nya " ujar bhairam Khan tidak tahu jika orang yang dia bunuh adalah orang nya Adam.


lalu bhairam Khan pergi dengan kondisi marah nya.


****


" kak ini cincin dari mendiang nenek kami , aku di suruh untuk menyerahkan cincin ini untuk calon kakak ipar ku nanti " ujar adik raja suryaban menyerahkan cincin ke tangan Dewi .


" terimakasih " ujar Dewi senang .


di saat Dewi berbalik dan langsung berhadapan dengan raja suryaban. tangan raja suryaban langsung menyentuh cincin di tangan Dewi , refleks Dewi berhenti .


raja suryaban memakaikan cincin di tangan Dewi dengan lembut , sedangkan Dewi hanya tersenyum bahagia .


sedangkan adik raja suryaban dan para pelayan yang melihat itu hanya bisa melihat aksi saja tapi tidak merasakan keromantisan di depan mereka .


Dewi menarik tangan nya dari tangan raja suryaban dan pergi . baru beberapa langkah , Dewi menghadap ke belakang dan melihat wajah raja suryaban yang memang sedang melihat nya.


Dewi tersenyum dan di balas senyuman oleh raja suryaban. lalu Dewi berbalik ke depan dan meninggalkan raja suryaban yang terus tersenyum.


****


raksa sedang berada di penjara dan menghukum langsung orang tersebut sesuai keinginan ratu Ruqaiya. karena orang itu ingin mencelakai ratu Ruqaiya.


baru saja raksa ingin menancapkan pedang nya , ada suara yang membuat raksa berhenti.


" jangan raksa " teriak ibu raksa .


ratu Hamida masuk dan menasihati raksa .


" raksa bukan seperti itu seorang raja menghukum rakyat nya ,apalagi jika bukan kesalahan besar ,ingat raksa ini bukan sedang di Medan perang " ujar ratu Hamida.


bersambung:)


jangan lupa di like dan vote ya

__ADS_1


terimakasih:)


__ADS_2