
" iya aku juga tidak menyangka Dewi kami akan segera menikah " ujar moti Bai tersenyum pada Dewi .
saat Dewi berjalan menuju kamar ratu Fatmawati ,Dewi terkejut ketika ibu nya sedang berbicara dengan seorang pelayan.
" terimakasih kau telah mengantarkan surat untuk raja suryaban dan Dewi, ini hadiah untuk mu " ujar ratu Fatmawati.
" terimakasih ratu " ujar pelayan itu undur diri .
saat ratu Fatmawati menghadap ke belakang , dia melihat Dewi yang menatap nya kaget.
" ibu ... jadi waktu itu ulah ibu " ujar Dewi sedih .
" kenapa ibu melakukan itu kepada ku " timpal Dewi lagi.
" ibu hanya ingin kau segera menikah Dewi " ujar ratu Fatmawati bohong .
" tapi tidak seperti itu Bu, ibu secara tidak sengaja telah melukai hati ku " ujar Dewi sedih .
" maafkan ibu ,ibu hanya takut akan ramalan shaguni Bai " ujar ratu Fatmawati jujur dengan Dewi.
" ramalan apa Bu ?" tanya Dewi .
ratu Fatmawati menceritakan semua nya kepada Dewi mengenai ramalan shaguni Bai dari awal.
" Buu ... ibu tidak usah khawatir ,aku tidak akan menikah dengan orang Mughal Bu " ujar Dewi meyakinkan.
" ibu takut Dewi... ibu gelisah , perasaan ibu tidak enak " lirih ratu Fatmawati.
"ibu tidak usah banyak pikiran, lihat bukan sebentar lagi aku akan di lamar raja suryaban " ujar Dewi tersenyum.
" kau benar nak , ibu sangat senang jika raja suryaban segera melamar mu " ujar ratu Fatmawati .
******
di suatu tenda Mughal Syarifuddin sedang menjalankan misi nya dari raja nya yang tak lain raksa Muhammad Akbar. Syarifuddin sedang melayani sujamal makan sambil membahas tentang peperangan yang akan terjadi dalam waktu dekat.
" jika kalian hanya memanfaatkan ku ,aku tidak akan mau membantu kalian " ujar sujamal serius .
" bukan kah sudah aku bilang jika raja kami raksa langsung akan memberikan tahta Rajput kepada mu jika kita menang nanti" ujar Syarifudin.
" kau tidak usah khawatir sujamal ,kami akan membela mu nanti " ujar Syarifudin meyakinkan.
" baiklah aku akan membantu kalian " ujar sujamal.
" oh yaa ini hadiah yang raja kami berikan untuk mu " ujar Syarifudin memberikan belati dari Mughal .
" terimakasih" ujar sujamal .
" terimakasih kembali kawan " ujar Syarifudin langsung memeluk sujamal.
Syarifudin menyunggingkan senyuman nya karena telah berhasil meyakinkan sujamal . raksa sudah memberikan trik trik kepada Syarifudin agar sujamal mau bergabung dengan mereka .
di dalam istana Mughal para ratu sedang berkumpul dan berbincang tentang ratu Ruqaiya sambil menikmati angin malam di sebuah pondok di halaman istana.
" kenapa raja tidak bisa berpaling dari ratu Ruqaiya " ujar ratu B.
" iya kenapa ya raja kita tidak tertarik dengan ratu ratu yang lain ,padahal ratu A lebih cantik dari pada ratu Ruqaiya " ujar pelayan ratu A.
" lihat saja nanti , Ruqaiya bukan apa apa jika dibandingkan dengan ku " ujar ratu A percaya diri.
__ADS_1
tak lama Ruqaiya datang sambil memasang wajah licik nya dan angkuh nya ,yaa Ruqaiya tahu bahwa ratu yang lain sedang membicarakan nya dari pelayan setia nya yang tak lain hosyiar. Ruqaiya hanya menampilkan wajah angkuh nya sebentar di hadapan ratu lain ,lalu dia pergi ke ruang musik.
hari ini adalah hari menna bazar , semua ratu berlomba-lomba untuk mencari perhatian raja raksa . menna bazar adalah perayaan untuk menghormati suami mereka yaitu raksa ,dan yang lain nya juga boleh ikut untuk menghormati raja mereka .
semua orang sudah mempunyai ruko masing-masing Dengan barang yang berbeda beda. semua ratu berkumpul di tengah-tengah dan melihat ruko ratu Ruqaiya. ratu Ruqaiya tidak menyiapkan apa apa . Ruqaiya hanya duduk sambil merokok.
" aku yakin ratu Ruqaiya tahun ini tidak akan bisa menang " ujar ratu B.
" hahah tentu saja ,karena kali ini aku yang akan menang dan mendapat kan hadiah dari raja" ujar ratu A percaya diri.
" raja raksa Muhammad Akbar datanggg ....beri jalan dan hormat" teriak pengawal .
dan datang lah raksa sambil berjalan ke menna bazar dan melihat kanan kiri ruko di situ.
" ratu Ruqaiya, raja raksa sudah tiba di menna bazar , dan ratu lain sedang menyambut raja raksa" ujar hosyiar mengingatkan ratu Ruqaiya yang santai.
" biarkan saja mereka cari perhatian, karena raksa akan datang sendiri ke sini " ujar ratu Ruqaiya percaya diri sambil menyesap rokok nya .
banyak yang sudah mencari perhatian raksa ,tapi raksa hanya melihat saja dan berlalu pergi .
" raja tunggu dulu, lihatlah sepatu ini sangat cocok untuk raja " ujar ratu A .
" Hem bagus ,simpan dulu saja " ujar raksa memegang sepatu itu dan kembali meletakkan sepatu itu ke tangan ratu A.
raksa melihat ke depan dan nampaklah ratu Ruqaiya yang sedang duduk . raksa tersenyum dan langsung menghampiri ruko ratu Ruqaiya.
" ratu , raja berjalan ke arah sini " ujar hosyiar
sedangkan Ruqaiya hanya tersenyum mendengar itu . raksa masuk dan melihat Ruqaiya sedang duduk . lalu raksa duduk di sebelah Ruqaiya.
" Ruqaiya kau selalu Santai di hari menna bazar " ujar raksa .
" tentu saja ,karena aku sudah tahu kau akan selalu menghampiri ku dan akan berlama lama di ruko ku. " ujar ratu Ruqaiya percaya diri ..
" bukan kah memang fakta nya " ujar ratu Ruqaiya.
" Hem kau benar sekali , aku tidak tertarik untuk berlama lama di ruko ratu lain ,karena yang aku inginkan hanya diri mu " ujar raksa membuat Ruqaiya menjadi tersenyum.
" lalu apa yang kau siapkan untuk ku ?" tanya raksa .
" tentu saja sesuatu yang akan menghilangkan stress mu " ujar ratu Ruqaiya lalu berdiri dan berjalan ke depan ruko nya dan melihat para ratu dan yang lain nya sedang melihat ke arah nya dengan tatapan tidak suka .
Ruqaiya menyunggingkan senyuman mengejek nya kepada yang lain .lalu Ruqaiya melihat semua ratu dan yang lain nya sudah mendekat untuk melihat apa yang Ruqaiya berikan kepada raksa sehingga raksa selalu berlama lama di ruko Ruqaiya.
Ruqaiya mengambil kain dan berbalik menghadap raksa.
" raja , untuk hadiah ku ini aku ingin kau melepaskan semua perhiasan mu dan mahkota mu serta jubah mu ,agar hadiah yang ku berikan lebih berefek" ujar Ruqaiya dengan suara yang besar agar yang di luar mendengar kan .
" terserah pada mu saja " ujar raksa tersenyum pada Ruqaiya.
" terimakasih raja " ujar ratu Ruqaiya dan di angguki oleh raksa .
Ruqaiya perlahan melepaskan perhiasan yang raksa kenakan dan melepaskan mahkota raksa . lalu menempatkan semua nya di atas meja . di saat Ruqaiya ingin membuka jubah raksa , hosyiar langsung menutup ruko itu dengan kain yang Ruqaiya berikan , agar orang di luar tidak bisa melihat apa yang di lakukan oleh raksa dan Ruqaiya.
lalu raksa berbaring dan mengesap rokok yang telah di sediakan oleh ratu Ruqaiya. selang berapa menit.
" bagaimana , bisa untuk menghilangkan stress dan penat bukan " ujar ratu Ruqaiya .
" hemm kau sangat pintar Ruqaiya " ujar raksa memuji Ruqaiya.
__ADS_1
lalu raksa kembali memakaikan segala perhiasan nya dan yang lain nya. lalu Ruqaiya bertepuk tangan agar hosyiar membuka kain penutup ruko itu .
" aku rasa kain ini sangat bermanfaat " ujar raksa mengambil kain yang ada di tangan Ruqaiya.
"Hem tentu saja, bukan kah ini sangat menarik " ujar ratu Ruqaiya.
" yaa dan aku menyukai kain ini " ujar raksa.
lalu mengangkat tangan nya menandakan bahwa kain ini akan raksa bawa sebagai hadiah yang raksa terima di menna bazar . lalu pengawal memberikan hadiah kepada ratu Ruqaiya. raksa memakaikan kain itu ke badan nya . lalu tersenyum kepada Ruqaiya dan berjalan ke luar .
sedangkan di luar semua melihat kejadian itu bingung ,bagaimana bisa raksa menerima barang yang biasa saja ,sedangkan di ruko ratu yang lain banyak barang-barang mewah dan berkualitas dari kain yang ratu Ruqaiya berikan .
lalu raksa memberi salam kepada semua orang yang ada di sana . di saat raksa sudah pergi Ruqaiya berjalan ke luar dan berdiri di hadapan ratu A.
" bagaimana Hem ,raja memilih ku , dan maaf seperti nya kamu tidak akan bisa menyaingi ku " ujar ratu Ruqaiya dengan nada mengejek .
sedangkan ratu A yang di ejek menggerakkan gigi nya merasa geram kepada ratu Ruqaiya , dia selalu kalah menyaingi ratu Ruqaiya. lalu Ruqaiya berjalan ke ruko nya untuk menyesap rokok lagi.
*****
di Rajput , Dewi sedang memasak di dapur karena Dewi memang suka memasak dan masakan Dewi sangat enak.
" yaa ampun Dewi , apa yang kau lakukan di sini " ujar kakak ipar Dewi .
" aku hanya memasak kakak ipar " ujar Dewi sambil mengelap keringat di kening nya akibat panas dari wadah di depan nya .
" Dewi kau tidak perlu memasak , lalu apa guna nya koki di istana ini jika kau yang memasak Hem " ujar kakak ipar Dewi
" tidak apa apa kakak ipar ,aku hanya sedang berlatih menjadi istri yang baik kelak untuk suami ku " ujar Dewi tanpa sadar.
" ohoo seperti nya mau tidak sabar lagu menikah ya " ujar kakak ipar Dewi.
" ehh..maksud ku bukan begitu ,aku hanya ingin mengisi waktu ku saja " ujar Dewi malu sambil terus mengaduk masakan nya .
" ternyata cucu ku sedang memasak ya " ujar nenek Dewi yang baru saja datang bersama Sifa .
semua orang berkumpul melihat Dewi yang sedang mengisi bahan bahan makanan di dalam wadah itu.
" iya nek " ujar Dewi.
" baiklah nenek ingin mencoba nya dulu apakah sudah pas " ujar nenek Dewi.
" silahkan " ujar Dewi lembut.
lalu nenek Dewi menuangkan sesendok makan ke mulut nya .
" arghhh arghhh " ujar nenek Dewi kepanasan.
" panas... panas " ujar nya lagi membuat orang panik.
" ini minum dulu nek " ujar Dewi menyerahkan secangkir minum kepada nenek nya.
" nenek ku tersayang sebelum makan itu di tiup dulu ,kan aku baru selesai memasak ,pasti makanan nya panas " ujar Dewi .
" aku tidak sabar mencicipi nya , sehingga nenek mu ini lupa jika makanan nya masih panas " ujar nenek Dewi .
membuat semua yang ada di sana tertawa melihat tingkah lucu nenek mereka .
bersambung:)
__ADS_1
jangan lupa di like dan vote ya
terimakasih:)