Menikah Karena Peperangan

Menikah Karena Peperangan
bab 14


__ADS_3

ratu Fatmawati memohon agar raja suryaban mempercepat pernikahan mereka ,takut terjadi hal hal yang tidak diinginkan nanti nya ,ratu Fatmawati menceritakan Dewi di marahi ayah nya tadi ,raja suryaban setuju dan akan memberitahu kan keluarga nya nanti untuk melamar langsung Dewi ke istana Rajput .dan tentu saja membuat ratu Fatmawati senang mendengar nya .


pagi hari nya ratu Fatmawati berjalan di istana dengan pelayan yang mengikuti nya di belakang , sambil memberi perintah untuk menyimpan alat alat yang akan di dekorasi di istana nanti . ibu Fatmawati memanggil ratu Fatmawati .


" Fatmawati aku tahu semalam itu adalah ulah mu " ucap nenek Dewi .


" bagaimana ibu bisa tahu ?" tanya ratu Fatmawati ,karena hanya dia lah yang tahu ide nya semalam .


" ya aku melihat mu menyuruh pelayan mengirimkan surat yang sama untuk Dewi dan raja suryaban " ujar ibu nya .


" hmm iya Bu ,itu semua rencana ku " ujar ratu Fatmawati jujur .


"kenapa kau melakukan itu Fatmawati,kasian Dewi di marahi Bharmal semalam " ujar ibu nya.


" hmm aku hanya takut ,jika pernikahan mereka di perlambat ....aku takut Dewi tidak bisa menikah dengan raja suryaban " ujar ibu nya.


" kau tenang saja ,aku yakin Dewi akan menikah dengan raja suryaban" ujar ibu nya , lalu mereka saling berpelukan.


****


di mughal maham Angga sedang berada di dapur untuk mengecek kondisi makanan . di sana ada satu pelayan yang mencurigakan lalu tak sengaja dia menabrak pelayan yang lain sehingga membuat keributan kecil.


" sudah ...sudah maham Angga sedang menuju ke sini " ujar pelayan yang mencoba melerai mereka .


" makan Angga datang " ujar yang lain.


mereka semua menunduk dan memberi hormat kepada maham Angga . maham Angga berhenti dan melihat ada pelayan yang mencurigakan ,bahkan dia menutup kepala nya agar wajah nya tidak terlihat.


" siapa dia ?" tanya maham Angga kepada orang di sebelah nya ,lalu dia mengangkat penutup kepada pelayan itu .


" kenapa dia bisa ada di Mughal " kata maham Angga dengan nada yang sulit di artikan.


"mm....maafkan aku , aku hanya ingin bekerja disini dan mencari nafkah " ujar pelayan itu bergetar ketakutan.


maham Angga hanya menautkan kedua alisnya dan berjalan menuju sebuah kuali lalu maham Angga melihat ada perhiasan seperti kalung ,lalu maham Angga mengambil kalung itu menggunakan sabit dan menghampiri pelayan itu dan menunjukkan kalung itu ke wajah pelayan .


terlihat gambar kerajaan Rajput di tengah kalung itu, lalu maham Angga melempar kalung itu dan masuk ke wadah yang berisi susu .lalu maham Angga menarik tangan pelayan itu .


" cepat jelaskan ,apa tujuan mu ke sini " ujar maham Angga setengah teriak .


pelayan itu hanya diam sambil menangis ketika penutup kepala nya di tarik maham angga.tiba tiba pelayan setia maham Angga datang dan menghampiri maham Angga .pelayan maham Angga membicarakan tentang bhairam Khan. lalu pergi dari dapur .


sedangkan pelayan tadi sedang mencoba mengambil kalung nya di dalam wadah yang berisi susu panas.


" arhhkkk " teriak nya kesakitan ketika tangan nya masuk ke dalam wadah susu itu.


" sudah diamlah ,biarkan saja kalung itu di dalam wadah ini , jika sudah dingin susu nya nanti baru di ambil " ujar pelayan yang satu lagi menenangkan .


" tapi nanti maha kali akan menghukum ku karena tidak bisa menjaga kepercayaan nya "ujar pelayan menangis ( maha kali itu Dewi mereka atau Dewi umat Hindu ).


raksa sedang berada di kamar nya sambil meminum alkohol . lalu ratu Ruqaiya datang membawa nampan yang berisi cemilan .


" apa saja yang kau lakukan di Amer ?" tanya ratu Ruqaiya.


"heh tidak ada ...bahkan aku sangat bosan berada di sana ...lagipula aku hanya ingin menyelidiki Rajput saja agar lebih mudah menguasai Rajput nanti " ujar raksa berbaring .

__ADS_1


lalu ratu Ruqaiya ikut berbaring di samping raksa dengan tangan raksa menjadi bantalan kepala ratu Ruqaiya.


" yaa aku tahu itu raja sang penguasa " ujar ratu Ruqaiya tersenyum pada raksa.


raksa dan Ruqaiya berbincang bincang tentang Rajput dengan isi nya . saat Ruqaiya melihat ke arah luar , Ruqaiya melihat ada seseorang yang sedang memperhatikan raksa dan Ruqaiya di dalam kamar raksa .


" siapa itu " ujar Ruqaiya berangkat dari posisi nya menjadi duduk


" siapa di sana " ujar Ruqaiya lagi dan raksa pun ikut berangkat dari posisi nya menjadi duduk.


" aku rasa tidak apa siapa siapa di sana " ujar raksa santai .


" tapi tadi aku seperti melihat ada orang yang sedang memperhatikan kita " ujar Ruqaiya ,lalu Ruqaiya mengambil sendal nya dan melempar sendal nya ke arah pintu luar .


lalu raksa berbaring lagi dan diikuti oleh Ruqaiya. sedangkan maham Angga yang sehabis di lempar mengambil sendal Ruqaiya lalu beranjak pergi supaya tidak ketahuan menguping pembicaraan mereka.


pagi hari nya Ruqaiya terbangun terlebih dahulu dengan rambut yang berantakan karena semalam mereka menghabiskan malam dengan adegan panas . Ruqaiya berjalan menuju cermin dan melihat bayangan maham Angga .


Ruqaiya keluar dan menghampiri maham Angga .


" ada hal apa yang penting sampai maham Angga terus mengganggu kegiatan ku dengan raja " ujar Ruqaiya.


" heh... aku hanya ingin bilang bahwa raja mu sangat menikmati kegiatan nya di Rajput dan melihat putri putri yang cantik di sana " ujar maham Angga memancing.


" hemm memang nya kenapa , walaupun raksa nanti menikah lagi ,hanya aku lah istri tersayang nya ... tidak ada yang bisa menggantikan posisi ku di istana ini " ujar ratu Ruqaiya sombong .


" heh kau sangat percaya diri sekali ratu Ruqaiya ,kita lihat saja nanti ,aku yakin kau akan sering menangis karena cemburu melihat raksa lebih mencintai istri baru nya " ujar maham Angga.


" aku rasa kau salah ,lihat bukan ... selama ini raksa menikahi putri-putri dari berbagai kerajaan ,tetapi raksa tidak tertarik dengan mereka dan hanya memperhatikan ku saja " ujar ratu Ruqaiya nyata .


" ya aku tahu ,tapi bersiaplah posisi mu terancam nanti " ujar maham Angga.


sedangkan maham Angga hanya tersenyum getir melihat percaya diri ratu Ruqaiya yang berlebihan.


setelah bangun.


raksa mulai berlatih menembak menggunakan alat yang ujung nya runcing dan langsung menembak ke sasaran yang ada di depan , dan kena kepala orang sawah buatan . pengawal yang ada di sana sangat takut melihat raksa berlatih ,karena raksa selalu tepat sasaran dan mengerikan.


" kau lihat raja sangat mengerikan jika sedang seperti ini " ujar pengawal yang ada di sana kepada teman di sebelah nya .


" iya kau benar raja kita memang mengerikan" ujar teman nya .


lalu raksa mengambil senapan yang sudah d siapkan pengawal untuk raksa coba dan latih.


" Subhanallah " ucap raksa kagum pada senapan yang sangat keren bagi nya .


lalu raksa melemparkan apel ke pengawal yang membicarakan nya tadi ,pengawal tadi langsung takut.


" ayo berdiri di sana ,aku ingin mencoba senapan ini rasa nya sangat bagus untuk menembak apel itu jika berada di kepala mu " ujar raksa tersenyum devil .


"aaaa... baiklah raja " ujar pengawal itu terbata bata .


pengawal itu meletakkan apel di atas kepala nya dan raksa sudah bersiap siap untuk menembak . pengawal itu keringat dingin takut peluru nya salah sasaran. raksa yang melihat itu langsung menghampiri nya dengan ekspresi datar .


" ada apa dengan mu ,sampai berkeringat dingin " ujar raksa mengarahkan senapan itu dari leher ke wajah dan ke kepala pengawal itu.

__ADS_1


" aaaa....tidak raja tidak apa apa " ujar pengawal itu.


" kau kira aku tidak tahu kalian membicarakan tentang ku tadi " ujar raksa .


" aaaa ...ampun raja ....ampun kami tidak bermaksud apa apa " ujar pengawal itu takut melihat ekspresi raksa yang tidak bisa di tebak.


tanpa apa apa doorrrr


raksa menembak tepat sasaran di apel itu dan pengawal itu hanya memejamkan mata nya mengira kepala nya telah tertembak . hahaha


selesai berlatih raksa kembali ke ruang pengadilan untuk membahas beberapa masalah seperti biasa nya . raksa duduk di singgasana nya dengan gagah . dan menyelesaikan masalah dengan tenang dan wibawa .raksa sangat cerdas sehingga setiap masalah dia dapat menangani nya dengan baik .


sore hari nya raksa mandi di bathup khusus raja dan ratu . raksa mandi dengan di layani pelayan nya , ya seperti mandi air mawar dengan susu sambil di pijat pijat . ratu Ruqaiya datang dan mengusir para pelayan di sana .


" sekarang semua nya keluar " ujar ratu Ruqaiya.


" aku ingin berbicara berdua dengan raja " timpal ratu Ruqaiya lagi .


lalu pelayan semua nya keluar dari tempat pemandian itu .


" ada apa Ruqaiya ?" tanya raksa .


" tidak apa apa hanya ingin mengganggu mu saja " ujar Ruqaiya santai dan berlalu jalan meninggalkan raksa .


" Ruqaiya " panggil raksa


Ruqaiya menoleh kebelakang dan raksa menyirami pakaian Ruqaiya menjadi basah .


" ada apa ratu Ruqaiya " ujar raksa .


lalu Ruqaiya duduk di pinggir bathup


" apa kau di Rajput melihat putri putri di sana " ujar Ruqaiya.


" Hem ya aku melihat mereka ,tapi aku tidak tertarik sama sekali dengan mereka " ujar raksa sambil mengingat wajah Dewi .


" apa kau berbohong ?" tanya Ruqaiya.


" aku tidak mungkin berbohong pada ratu ku yang cantik ini " ujar raksa menarik tangan Ruqaiya dan mencium tangan istri nya . membuat Ruqaiya luluh.


*****


" moti aku sangat gugup dan senang" ujar Dewi .


" hey putri tidak usah gugup oke , lamaran mu dengan raja suryaban pasti akan berjalan lancar nanti " ujar moti Bai.


" Hem aku harap begitu" ujar Dewi tersenyum.


" apa kau tidak sabar untuk pergi ke rumah mertua mu nanti hemm " ujar moti Bai menggoda Dewi sambil memegang dagu Dewi .


" ahh..tidak, aku hanya tidak menyangka saja akan menikah dengan cepat di umur ku yang baru menginjak 19 tahun ini " ujar Dewi .


" iya aku juga tidak menyangka Dewi kami akan segera menikah " ujar moti Bai tersenyum pada Dewi .


bersambung;)

__ADS_1


jangan lupa di like dan vote ya


terimakasih:)


__ADS_2