
Malam hari nya setelah makan malam Liana memanggil Abian dan Zahra ke ruang keluarga ia ingin menyampai kan sesuatu.
"Abian mommy mau tanya sama kamu apa benar kamu sudah mencintai Zahra "tanya Liana dengan serius
Iya mom aku cinta sama Zahra dan aku mohon mommy terima Zahra sebagai menantu mommy "ucap Abian memohon agar Liana menerima Zahra
Baik mommy terima Zahra sebagai menantu mommy kalao itu bisah membuat kamu bahagia "ucap Liana melihat ke arah Zahra
Sebenar nya Liana memang sudah mau menerima Zahra sebagai menantu nya karena dia melihat ketulusan Zahra.
Makasi mom "ucap Zahra memeluk Liana Zahra merasa bahagia karena Liana mau menerima nya apa lagi setelah kepergian bunda nya ia benar-benar merindukan sosok ibu.
Iya mommy juga minta maaf karena dulu mommy jahat sama kamu"ucap Liana memeluk Zahra dengan erat
Abian dan Raditya hanya memperhatikan antaraksi Liana dan Zahra mereka sangat bersyukur karena Liana akhir nya mau menerima Zahra.
Hubby hari ini aku bahagia banget karena mommy mau menerima aku sebagai menantu nya "ucap Zahra saat sudah berada di kamar nya
Iya aku juga senang karena mommy akhir nya mau menerima kamu "ucap Abian mengusap rambut Zahra
Jadi bisah nga Hubby minta lagi"ucap Abian memeluk Zahra
Minta apa?"ucap Zahra tidak mengerti
Itu yang seperti di hotel"ucap Abian mencium pipi Zahra dengan gemas
Wajah Zahra memerah mengerti yang Abian maksut
Boleh ya "ucap Abian mengedip kan mata nya seperti anak kecil
Iya iya boleh tapi ingat main nya yang lembut aku masih merasah sakit akibat perbuatan kamu "ucap Zahra
Oke honey aku janji bakal main yang lembut dan bikin kamu nga kesakitan lagi "ucap Abian lalu mengangkat Zahra menuju tempat tidur
__ADS_1
Pagi hari nya Zahra terbangun dengan masih di pelukan Abian tubuh nya benar-benar sakit akibat permainan nya semalam mana tidak nya mereka baru tertidur setelah jam dua malam karena Abian tidak perna mau berhenti
Zahra buru-buru bangun karena akan terlambat masuk kerja Zahra dengan cepat masuk ke kamar mandi membersikan dirinya saat Zahra melihat diri nya di dalam cermin ia sangat terkejut karena tubuh nya penuh tanda merah.
Aaaa."teriak Zahra
Abian yang mendengar suara teriakan Zahra pun terbangun lalu berlari masuk ke kamar mandi .
Ada apa honey kamu kenapa"tanya Abian hawatir
Hubby aku udah bilang jangan meninggal kan tanda di leher aku kalao orang liat gimana "ucap Zahra merasa kesal dengan Abian
Ya ampun honey aku kira kamu kenapa cuma karena itu kamu teriak "ucap Abian
Iya lah kalao orang di kantor liat kan aku malu "ucap Zahra
Yah bagus dong jadi semua orang tau kalao kamu itu sudah bersuami jadi nga akan adah yang deketin kamu honey "ucap Abian sambil mencium bibir Zahra
Gimana kalao kita mandi bareng boleh ya"ucap Abian
Nga mau nanti bukan mandi malah lain yang jadi "ucap Zahra menutup pintu kamar mandi
Abian hanya tertawa melihat Zahra ia merasa gemas kalao Zahra kesal baginya Zahra terlihat imut saat Zahra marah.
Dua puluh menit kemudian Zahra pun keluar dari kamar mandi dengan rambut nya yang basah.
Abian tertegun melihat Zahra yang hanya memakai handuk dan rambut nya yang basah
Hubby kamu kenapa liatin aku kaya gitu"ucap Zahra merasa heran melihat Abian
Kamu cantik banget si honey aku jadi mau lagi"ucap Abian mau memeluk Zahra namun Zahra menolak
Jangan macem-macem deh nanti kita bisah telat buruan sana mandi "ucap Zahra
__ADS_1
Iya iya aku mandi "ucap Abian mencium pipi Zahra lalu berlari masuk ke kamar mandi
Hubbyyy dasar mesum "teriak Zahra saat Abian menutup pintu kamar mandi
Setelah Abian dan Zahra siap mereka pun turun menujuh meja makan di sanah sudah ada Raditya dan Liana yang sedang menikmati sarapan mereka
Good morning mom dad "ucap Abian menarik kursi untuk Zahra
Morning too gimana tidur kalian nyenyak "ucap Liana
Nyenyak banget mom kan ada istri yang di samping aku "ucap Abian mengedip kan mata nya ke Zahra
Ingat jangan sampai menantu mommy ke capean gara-gara kamu awas kalao kamu bikin dia susah "ancam Liana
Iya mom aku janji "ucap Abian mengalah
Raditya tersenyum bahagia karena merasah sarapan pagi ini terasah hangat dan penuh dengan canda tawa
Semoga kebahagiaan ini tidak pernah hilang "ucap Raditya dalam hati
Setelah selesai sarapan Abian dan Zahra berangkat bersama menujuh perusahaan
sedangkan Raditya menuju bandara bersama Liana karena Raditya ke luar kota
Di jalan Zahra tidak sengajah melihat Jasmien dengan penampilan yang sangat kacau .
Hubby itu bukan nya Jasmien "ucap Zahra menunjuk di mana Jasmien berada
Iya tapi ko penampilan nya kaya gitu ya "ucap Abian merasa heran karena yang ia tau Jasmien selalu berpakaian seksi dan bergaya
Aku juga nga tau "ucap Zahra
Abian tidak peduli lagi jadi dia melaju kan mobil nya tidak ingin melihat Jasmien ia masih merasa kesal karena jasmien menjebak nya
__ADS_1