
Setelah Abian dan zahra sampai di kantor mereka pun menuju ruangan mereka masing-masing Sofia dan Naura sudah menunggu di ruangan Zahra.
Morning tumben kalian pagi-pagi udah di ruangan gue"ucap Zahra
Kita mau kasi tau lo kalao pak Dion meninggal di bunuh sama suami selingkuhan nya"ucap Naura
Apa di bunuh kalian tau dari mana"tanya Zahra tidak percaya kalao Dion meninggal
Lo nga liat berita tadi pagi semua orang di kantor ini udah pada tau "ucap Sofia
gue harus kasih tau Abian "ucap Zahra meninggal kan ruangan nya menuju ruangan Abian
Tok..
Tok..
Hubby aku boleh masuk "ucap Zahra mengetuk ruangan Abian
Iya masuk ajah "jawap Abian dari dalam ruangan nya
Hubby udah tau nga kalao Dion meninggal "ucap Zahra saat berada di depan meja Abian
Iya tau hubby juga tau kalao ternyata apertemen yang hubby kasih ke jasmien ternyata sudah Dion jual dan sekarang Jasmien sudah tidak punya tempat tinggal lagi "ucap Abian panjang lebar
Kasian banget jasmien pasti sekarang dia tersiksa banget "ucap Zahra merasa kasihan dengan Jasmien
Kamu nga seneng kalao jasmien menderita bukan nya dia memang pantas mendapat kan semua itu "ucap Abian justru tidak merasa kasihan kepada jasmien
Iya aku memang nga suka sama jasmien tapi sesama perempuan aku paham kalao kita mencintai seseorang pasti akan melakukan seperti yang jasmien lakukan apa lagi udah lama banget dia mencintai Dion hanya saja dia mencintai orang yang salah"ucap Zahra
Kamu memang wanita yang berhati lembut "ucap Abian mmemeluk Zahra dengan lembut
Zahra membalas pelukan Abian ia merasa nyaman di pelukan Abian sebenar nya Zahra merasa takut kalao Abian akan meninggal kan nya dan kembali ke jasmien
Hubby apa kamu akan kembali ke jasmien "ucap Zahra masih memeluk Abian dengan erat
Honey aku cinta sama kamu dan saat aku sudah mencintai seseorang makah selama nya tidak akan pernah aku lepas kan "ucap Abian mencium kening Zahra dengan lembut
Zahra tersenyum sambil menetes kan air mata bahagia karena Abian tidak akan pernah meninggal kan nya.
I love you Honey"ucap Abian
I love you more "balas Zahra
Abian ini dokumen untuk meeting nanti "ucap Kelvin masuk ke ruangan Abian tampa mengetuk pintu
Sorry gue nga tau kalao Zahra ada di sini "ucap Kelvin ingin keluar
Nga usah aku ajah yang keluar bay hubby "ucap Zahra meninggal kan ruangan Abian
Lo bisah nga sih kalao masuk ketuk pintu dulu ganggu tau nga "ucap Abian kesal
Sorry bro gua mana tau kalao lo lagi sama Zahra "ucap Kelvin tersenyum tampa rasa bersalah
Udah sini dokumen nya "ucap Abian meminta dokumen nya
Ini bos galak "ucap kelvin
Sekali lagi lo ledekin gue nga bakal gue cepuin lo sama Sofia "ancam Abian
Jangan dong bos gue yang ganteng "ucap Kelvin
__ADS_1
Geli gue keluar lo"usir Abian
Zahra meninggal kan ruangan Abian menuju ruangan Naura Zahra ingin menanya kan perkembangan hubungan Naura dan Edgar
NAURA."teriak Zahra saat di dalam ruangan Naura
Apaan si berisik banget tau nga "ucap Naura
He.he maaf gue mau tanya sama lo tentang Edgar "ucap Zahra antusias
Flashback on
Gue udah cantik nga ya baju gue ini bagus nga si aduh bingung banget gue kalao Zahra di sini pasti dia ngasi saran "ucap Naura frustasi dengan penampilan nya
Pipp.
Pipp.
Itu pasti dokter Edgar "ucap Naura membukakan pintu untuk Edgar
Saat Naura membuka pintu Edgar mematung menatap Naura membuat Naura salah tingkah
Maaf Dok penampilan saya biasa ajah "ucap Naura berpikir kalao Edgar tidak menyukai penampilan nya
Enga saya suka penampilan kamu cantik "ucap Edgar tersenyum lembut
Membuat Naura salah tingkah
Kalao begitu kita berangkat sekarang "ucap Edgar sambil mengenggam tangan Naura
I iya pak kita berangkat sekarang "ucap Naura merasa gugup
Nga usah panggil pak panggil ajah Edgar saya terdengar terlalu tua saat kamu panggil pak "ucap Edgar saat di dalam mobil
Edgar tersenyum manis sambil tetap menyetir.Naura yang di samping Edgar merasa jantung nya tidak aman berada di dekat Edgar
Aduh jantung gue bisah-bisah gue pingsan kalao di dekat nya terus "ucap Naura dalam hati
Kita sudah sampai "ucap Edgar lalu turun untuk membukakan pintu untuk Naura
Makasih "ucap Naura menyambut uluran tangan Edgar
Mereka pun memasuki restoran xxx sambil bergandengan tangan membuat semua yang ada di restoran itu terpesona dengan kehadiran Edgar dan Naura yang terlihat serasi bak pasangan yang sempurna
Permisi saya yang memesan ruangan Vip tadi "ucap Edgar pada salah satu pelayan restoran itu
Ohh kalao begitu marih saya tunjukan tempat anda "ucap pelayan itu
Kamu serius kita makan di sini "ucap Naura merasa kalao tempat itu begituh mewah dan sudah pasti sangan mahal
Iya kenapa kamu nga suka kalao kamu nga suka kita bisah pergi ke tempat lain "ucap Edgar takut kalao Naura tidak menyukai tempat yang ia siap kan
Enga ko aku suka hanya saja ini pasti mahal banget "ucap Naura merasa tidak enak pada Edgar
Ini tempat yang bagus apa lagi buat kamu yang terlihat cantik malam ini "ucap Edgar sambil mengengam tangan Naura lalu berlutut di depan Naura
Ehh dok kenapa kaya gini "ucap Naura merasa kaget
Naura malam ini aku mau melamar kamu untuk menjadi istri aku "ucap Edgar mengeluar kan cincin dari saku nya
Tapi Dok kita baru pertama kali ketemu bukan nya ini terlalu cepat "ucap Naura merasa gugup
__ADS_1
Aku tau ini terlalu cepat tapi aku nga mau kalao sampai ada yang merebut kamu dari aku jadi sudikah menikah dengan ku "ucap Edgar penuh harap
Iya saya mau jadi istri dokter "ucap Naura menerima lamaran Edgar
thank you karena kamu mau menerima aku aku janji akan membuat kamu bahagia sampai akhir hidup aku "ucap Edgar memasang kan cincin du jari Naura
Naura terharu dengan pernyataan Edgar ia bahagia karena Edgar tenyata tidak main-main dengan nya Naura memeluk Edgar dengan erat begitu juga Edgar ia bernafas lega karena Naura menerima lamaran nya
I love you "bisik Edgar di telinga Naura
I love you too "balas Naura tersenyum lembut
Flashback off
what beneran Dokter Edgar lamar lo ya ampun gue bahagia banget "ucap Zahra memeluk Naura dengan erat
Auu gue nga bisah nafas lepasin gue "ucap Naura merasa sesak dengan pelukan Zahra
Sorry gue bahagia banget selamat ya "ucap Zahra tersenyum senang
Apa ni seneng banget gue nga di ajak "ucap Sofia yang baru datang
Eh Sofia telat lo tadi Naura cerita kalao dia di lamar sama Dokter Edgar yeee"ucap Zahra dengan senang
Woyy berisik baget si lo nanti ada yang denger gimana "ucap Naura menutup mulut Zahra
Yang bener lo udah di lamar wahh gue ikut seneng banget akhir nya lo laku juga "teriak Sofia ceplas ceplos
Apaan si lo berdua berisik banget "ucap Naura merasa kesal
Siapa yang di lamar "ucap Kelvin tiba-tiba saja masuk ruangan Naura dengan wajah dingin
Siapa lagi jelas Sofia lah kata nya ada yang lamar dia di kampung "ucap Zahra memancing Kelvin
Sedangkan Naura menatap Zahra seolah meminta penjelasan Zahra memberi kode ke Naura dengan mengedip kan mata nya
APAA.nga boleh kamu harus tolak lamaran itu"ucap Kelvin dengan tegas
Lah kenapa bapak nyuruh Sofia nolak kan bagus langsung sat set halal nga adah fitnah de "ucap Naura mengerti dengan kode Zahra
Poko nya tidak boleh kamu harus nikah sama saya nga boleh sama yang lain "ucap Kelvin mulai kesal
Bapak lamar saya "tanya Sofia memastikan dengan apa yang ia dengar
Iya kamu harus menikah sama saya jadi mau kah kamu jadi istri saya "ucap Kelvin mengengam tangan Sofia
Zahra dan Naura saling mengengam satu sama lain merasa gemas dengan tingkah Kelvin dan Sofia
Terima..
Terima..
Terima..
Sorak Zahra dan Naura antusias
Sofia menatap mata Kelvin untuk mencari kebohongan namun yang ia lihat adalah tatapan ketulusan dan kejujuran dari mata Kelvin
Saya terima lamaran bapak "ucap Sofia singkat
Zahra dan Naura yang mendengar ucapan Sofia pun bersorak senang begitu juga dengan Kelvin yang langsung memeluk Sofia dengan erat
__ADS_1
Terima kasih kamu sudah mau menerima saya"ucap Kelvin tersenyum bahagia
Iya aku juga ingin berterima kasih karena memilih aku "ucap Sofia menangis bahagia