
flashback on
Mommy daddy pulang "teriak Raditya namun tiada yang menjawap
Bi Mina "panggil Raditya
Iya tuan ada yang tuan ingin kan "tanya Bi mina dengan cemas
Bi mina kemana semua pergi nya orang di rumah ini "ucap Raditya dengan tegas
T tidak tuan nyonya sedang keluar kalao nona zahra dan Abian seperti biasa pergi ke kantor jadi tidak ada masalah tuan"jawap Bi mina
Raditya sedikit curiga dengan sikap Bi mina yang tidak biasa nya bersikap cemas atau pun gugup di depan nya belum sempat Raditya bertanya lagi Raditya mendengar suara dari kamar tamu dengan cepat Raditya mendekati kamar tamu dan sangat kaget dengan yang ia dengar,
Ahh.ahh.ahh
Kau masih sangat sempit sayang"ucap seorang pria
Tentu itu karena kamu yang hebat sayang dari pada Abian ia selalu saja menolak saat aku ingin"ucap Jasmien sambil mendesah
Hahaha tapi kenapa kau masih ingin bersama nya "ucap pria itu lagi
Itu semua ahhh aku mau keluar lakukan dengan cepat "ucap Jasmien tidak melanjut kan ucapan nya
Raditya yang mendegar semua yang di katakan jasmien merasa sangat marah sekaligus jijik dengan yang ia dengar
Dasar wanita ular berani nya dia berbuat hal yang menjijikan di rumah ku "ucap Raditya lalu bendobrak kamar jasmien
Si*lan berani nya kalian berbuat hal menjijikan di rumah saya "teriak Raditya dengan keras
Jasmien yang melihat Raditya pun buru-buru menutup tubuh nya dengan selimut sedangkan pria itu memungut pakaian nya sambil tersenyum ke arah Raditya tampa rasa takut!
Raditya yang melihat pria yang bersama Jasmien itu pun merasa kaget karena ternyata pria yang bersama Jasmien adalah menejer di perusahaan nya"
Kau "tunjuk Raditya
Ya benar seperti yang anda liat tuan Raditya yang terhormat "ucap Dion selingkuhan Jasmien
Berani-berani nya sekarang pergi dari rumah saya dan sekarang kamu saya pecat jangan sampai saya melihat wajah kamu lagi di perusahaan saya"ucap Raditya dengan tegas
Baik lah tanpa anda pecat saya pun saya juga akan pergi karena saya tidak suka melihat wajah putra anda yang bodoh itu"ucap Dion dengan senyum mengejek
KELUAR.." Raditya berteriak sangat keras sampai semua pembantu di rumah nya berkumpul di depan kamar Jasmien
__ADS_1
Sedangkan Dion sudah keluar dari rumah Raditya,
Liat wanita yang kalian pikir baik dan terhormat ternyata wanita rendahan "ucap Bi mina di samping Nina dan Titin
Apa si bu kita kan cuma ikutin apa kata nyonya besar "ucap Nina tidak terima
Elleh bilang ajah kamu malu kan "cibir Bi mina
Jasmien sudah memakai pakaian nya seperti semula dan saat ini ia begitu takut melihat tatapan Raditya yang seolah akan menguliti nya"
Ma.Maaf om saya tidak bermaksut menghianati Abian om saya di paksa sama Dion om "ucap Jasmien mencoba membela diri
Kamu pikir saya Abian yang bisah kamu bohongi saya tau pasti istri saya yang menyuru kamu untuk tinggal di sini selama saya pergi "ucap Raditya dengan tegas
Saya cinta sama Abian om dan Abian juga cinta sama saya ini semua gara-gara Zahra yang pasti paksa om untuk menikahkan nya dengan Abian kan om "ucap Jasmien tidak tau diri
Cukup sebelum saya benar-benar marah dan menyeret kamu keluar lebih baik kamu pergi sekarang "ucap Raditya menghempas kan genggaman Jasmien dari tangan nya
Om saya mohon om Abian pasti hancur kalao saya pergi "ucap Jasmien berusaha mengancam Raditya
Mang dadang kamu seret gadis jal*n ini keluar dari rumah saya "ucap Raditya
Flashback off
Mommy pikir Daddy bohong Daddy kan sudah perna bilang kalao jasmien itu tidak baik buat Abian tapi mommy selalu tidak mendengar kan apa yang daddy bilang "ucap Raditya
Abian hanya diam mendengar yang Raditya katakan.
Pantas saja Jasmien menyuruh nya menerimah Dion sebagai manejer ternyata mereka sepasang kekasih yang dengan bodoh nya ia tidak tau semua itu "pikiran Abian benar-benar kacau
Zahra menggengam tangan Abian untuk menenang kan nya ,,
Sekarang Daddy mau tanya kalian kenapa Zahra harus tidur di gudang sedang kan kamar di rumah ini masih banyak yang kosong "bentak Raditya
Liana hanya diam ia takut kalao Raditya tau ini semua karena diri nya"
Kenapa tiada yang menjawap apa kalian sudah kehilangan suara kalian "ucap Raditya menatap tajam Abian
Maaf Dad ini salah aku aku yang menyuruh Zahra tidur di gudang karena waktu itu aku tidak ingin dia bahagia di rumah ini "ucap Abian tidak ingin melanjut kan masalah
Malam ini Zahra akan tidur di kamar kamu jangan membuat Daddy malu Abian "ucap Raditya meninggal kan Abian dan Zahra
Maaf membuat kamu menderita maaf juga karena membuat kamu harus tidur di dalam gudang aku minta maaf Rah "ucap Abian meminta maaf ke Zahra
__ADS_1
Enga apa-apa ko pak saya mengerti menikah dengan orang yang tidak kita cintai memang menyakit kan jadi saya mengerti perasaan bapak"ucap Zahra tersenyum tulus
Abian merasa kagum dengan ketulusan Zahra ia merasa bodoh karena tidak melihat kebaikan Zahra dan malah menghina dan memperlakukan Zahra dengan tidak baik.
Nona barang-barang nona sudah bibi pindah kan ke kamar Abian "ucap Bi mina
Iya makasih ya Bi "ucap Zahra
Udah malam saya ke kamar dulu pak "ucap Zahra merasa gugup karena Abian dari tadi melihat nya.
Eh.iya mari kita ke kamar. maksut saya saya juga sudah mengantuk jadi ayo kita tidur sekarang besok kita harus ke kantor kan "ucap Abian sedikit gugup karena ini pertama kali nya mereka akan satu kamar
Abian dan Zahra pun menujuh kamar mereka Abian lebih dulu meninggal kan Zahra yang berjalan di belakang nya.
Aduh ko gue gugup banget ya ini kan cuma tidur bukan nya ngapa-ngapain juga tenang Ra loh nga boleh terlihat gugup "ucap Zahra menenang kan diri nya
Ayo masuk "ucap Abian menpersilah kan Zahra masuk
Makasih pak"ucap Zahra berusaha tetap tenang
Pak saya tidur di mana ya "tanya Zahra ia takut kalao Abian akan marah jika ia tidur di tempat tidur yang sama dengan nya
Tidur di tempat tidur ajah tempat nya masih luas juga "ucap Abian dengan santai berbaring di tempat tidur nya
Zahra mendekat ke tempat tidur Abian dan berbaring di samping Abian dengan jantung yang sudah ingin meledak karena gugup
Pak boleh tidak setiap pulang dari kantor saya mampir dulu di rumah bunda untuk memasak buat Angga "ucap Zahra menghadap Abian
Boleh asal jangan pulang terlalu malam karena Daddy bisah marah kalao terjadi sesuatu sama kamu "ucap Abian
Dan satu lagi jangan panggil saya bapak kalao di luar kantor bisa kan "ucap Abian mulai tidak suka
Jadi saya harus panggil apa pak "tanya Zahra
Terserah asal jangan pak "ucap Abian
Bagai mana kalao mas "ucap Zahra
Enga emang saya tukang bakso di panggil mas cari yang lain "ucap Abian
Kalao hubby gimana "ucap Zahra tersenyum jail
Itu cukup bagus saya suka mulai sekarang di luar kantor kamu panggil saya hubby ok"ucap Abian lalu menutup mata nya
__ADS_1
Zahra yang tidak percaya yang di katakan Abian pun kini menutup wajah nya karena malu niat nya hanya ingin menjaili Abian malah dia sendiri yang merasa malu.