Menikah Kontrak Dengan CEO

Menikah Kontrak Dengan CEO
BAP 6


__ADS_3

Zahra pun munumpang mandi di rumah Sofia


Zah lo kenapa si tumben banget mandi di rumah gue"tanya Sofia curiga dengan Sikap Zahra


Tadi gue nga sempat mandi di rumah soal nya air di rumah gue mati"jawap Zahra berbohong


Oh.ya udah kalao gitu yuk sarapan bareng "Sofia mengajak Zahra sarapan bersama


iya bentar"ucap Zahra lalu memilih duduk di samping Sarah sambil menyantap masakan Sofia


Zahra dan Sofia pun berangkat bersama saat Zahra sampai di ruangan nya ia dikejut kan dengan keberadaan Abian.


Kenapa pak Abian bisah disini "tanya Zahra


Saya hanya mau minta maaf dengan sikap Jasmien tadi "ucap Abian tulus


Pak Abian nga habis kepentok kan "tanya Zahra mengecek kepala Abian tidak percaya dengan permintaan maaf Abian


Saya udah menyamping kan ego saya untuk minta maaf sama kamu dan kamu bilang saya abis ke pentok "ucap Abian menepis tangan Zahra


Yah kan tadi di rumah bapak bilang saya yang salah sekarang malah minta maaf jadi saya kan jadi heran "balas Zahra tersenyum cerah memperlihat kan gigi nya yang putih


Sudah saya mau pergi masih banyak yang harus saya kerjakan dari pada berdebat sama kamu "ucap Abian meninggal kan ruangan Zahra


Tadi minta maaf sekarang balik lagi jadi kaku kaya es kutub utara "ucap Zahra sambil duduk di kursi nya


Sedangkan Abian menuju ruangan nya dengan sangat kesal dengan diri nya sendiri


Kenapa juga gue harus minta maaf sama dia bukan nya rencana gue buat bikin di nga betah tinggal di rumah gue "Abian mengerutu i diri nya sendiri


Kelvin pun menghampiri Abian yang sedang mengomel sendiri


Lo kenapa ngomong sendiri "tanya Kelvin sambil meletak kan dokumen di meja Abian


Gue lagi pusing mikirin rencana supaya Zahra nga betah tinggal di rumah gue"ucap Abian


Ya nga usah lakuin apa-apa kan lo nikah sama Zahra hanya sampai 6 bulan "jawap Kelvin tidak habis pikir


Iya juga ya kenapa juga gue harus repot-repot yang harus gue pikirin cuma Jasmien "ucap Abian


Tersera lo deh ni dokumen yang harus lo tanda tangan "ucap Kelvin kembali ke ruangan nya


Drrrr.Drrr.


*Halo "ucap Zahra melihat nama panggilan dari nomor tidak di kenal


halo apa benar ini kakak nya Angga "tanya penelfon


Iya benar saya kakak nya ada apa ya"ucap Zahra

__ADS_1


Begini Angga terlibat perkelahian dengan teman sekelas nya dan saya harap anda bisah datang ke sekolah sekarang "ucap wanita yang tidak lain adalah wali kelas Angga


Baik bu saya ke sana sekarang "zahra pun memutus kan panggilan lalu keluar dari ruangan nya*


Tok.tok tok


Zahra mengetuk pintu ruangan Abian


Masuk"saut Abian


Pak saya mau minta izin untuk keluar dulu pak "ucap Zahra meminta izin ke Abian


Ada urusan apa kamu ingin keluar "tanya Abian penuh selidik


Adik saya ada masalah di sekolah nya dan saya di suruh ke sana sekarang "jawap Zahra jujur


Ok tapi hanya 30 menit jangan sampai lebih dari waktu yang saya berikan "ucap Abian datar


Baik pak kalao begitu saya permisi "Zahra pun keluar dari ruangan Abian dengan cepat karena waktu nya hanya sedikit


Aduh taksi di mana si mana waktu nya cuma sedikit lagi "ucap Zahra mencari taksi namun tak kunjung terlihat


Pip.pip.pip sebuah mobil berhenti di depan Zahra Zahra tersenyum cerah melihat pria yang keluar dari mobil nya


Kamu mau ke mana "tanya pria yang tidak lain adalah Edgar


Aku mau ke sekolah Angga tapi taksi nga terlihat dari tadi "jawap Zahra


Emang kamu nga sibuk "tanya Zahra merasa tidak enak dengan Edgar


Engga ko santai aja "Edgar pun membuka kan pintu mobil untuk Zahra


Terima kasih "ucap Zahra menaiki mobil Edgar


Tanpa Zahra sadar Abian melihat Zahra bersama Edgar


Dasar gadis pembohong berani nya dia bohongin gue "Abian mencenkram ponsel nya dengan kuat


Tadi Abian ingin menawar kan diri untuk mengantar Zahra karena ia tau kalao di sekitar kantor susah untuk mendapat kan taksi tapi Abian malah melihat Zahra menaiki mobil pria lain


Terima kasih dok atas tumpangan nya "ucap Zahra saat ingin membuka pintu mobil Edgar


Iya sama-sama "balas Edgar tersenyum manis lalu meninggal kan Zahra


Zahra pun memasuki sekolah Angga saat Zahra memasuki ruangan kepala sekolah Zahra melihat Angga yang terus saja menunduk dan terlihat Wanita paru bayah sedang memarahi adik nya dengan kata-kata menghina


Di mana kakak kamu begini lah jadi nya jika se orang anak tumbuh tampah se orang ayah dan ibu nya juga sudah meninggal dia menjadi sangat liar "ucap Wanita paru bayah itu dengan sinis


Maaf anda jangan bicara sembarangan tentang orang tua saya "ucap Zahra berdiri di dekat Angga

__ADS_1


Jadi kamu kakak nya anak si*l*n ini "tanya wanita paru baya itu dengan sinis


Iya saya kakak nya dan ada masalah apa dengan adik saya sampai anda bicara seperti itu ke adik saya "Zahra mulai ke hilangan kesabaran dengan wanita di depan nya


Lihat anak saya dia menerima tiga jahitan di kepala nya akibat ulah adik kamu "wanita paru baya itu menatap Zahra dengan wajah yang memerah


Angga apa sebenar nya yang terjadi "tanya Zahra mengusap punggung adik nya


Dia merusak sepatu yang bunda berikan untuk ku dan dia juga menghina bunda "ucap Angga masih merasa marah dengan teman nya


Alah sepatu butut kaya gitu aja di banggain nga usah lebay kamu "ucap wanita paru bayah itu dengan sinis


Cukup bu "bentak Zahra


Anda pikir sebuah kenangan bisah di beli saya tau anda orang kaya anda bisah membeli semua yang anda ingin kan tapi anda tidak bisah menghina adik saya seperti itu "ucap Zahra menatap tajam wanita paru baya itu


Wanita paru baya itu tidak bisah berkutik dengan ucapan Zahra ia mentap para guru di ruangan itu meminta pembelaan namun para guru pun menatap nya dengan tidak suka


Jelas-jelas anak anda yang salah tapi anda masih membelah nya saya sekarang mengerti dari mana sikap egois nya berasal "ucap Zahra menatap tajam wanita itu


Tenang nona saya sebagai kepala sekolah meminta maaf atas ke jadian ini saya janji akan memberikan hukuman setimpal untuk Leon "ucap kepala sekolah Angga dengan tegas


Bagus kalao begitu saya rasah urusan saya di sini sudah selesai saya pamit dulu "ucap Zahra dengan aurah meintiminasi


Silakan nona "ucap kepala sekolah dengan sopan


Kak maaf melibat kan kak Zahra dalam situasi seperti tadi "ucap Angga meminta maaf


Nga apa-apa ko kakak malah seneng adik kakak bisah mempertahan kan hak nya "balas Zahra sambil mengacak rambut Angga


Kalao gitu kakak kembali ke kantor dulu ya nanti kakak mampir ke rumah "ucap Zahra meninggal kan Angga di parkiran


Zahra sudah membelikan Angga motor untuk Angga pakai ke sekolah angga pun menggunakan motor nya itu untuk mengojek saat hari libur jadi ia tidak perna kekurangan uang'


Zahra pun kembali ke kantor dengan cepat Zahra masuk ke ruangan nya ia takut kalao sampai ketahuan oleh Abian tapi mungkin hari ini hari yang sial bagi Zahra Abian sudah berada di ruangan Zahra sambil melipat tangan nya


Kamu telat bukan nya saya sudah bilang 30 menit kenapa kamu keluar 1 jam "tanya Abian dengan tegas


Tadi urusan nya sedikit lama "jawap Zahra merasa gugup dengan tatapan Abian


Kamu pikir kamu bisa bohongin saya tadi saya liat kamu pergi dengan pria lain atau jangan-jangan kamu jual diri "Abian menuduh Zahra


Plakk.jaga omongan anda pak Abian walau saya susah bagai mana pun saya tidak akan perna menjual diri saya "bentak Zahra di depan Abian


Abian yang menyadari omongan nya pun merasa bersalah ia sendiri tidak tau mengapa dia begitu marah saat melihat Zahra bersama pria lain.


Zahra saya minta maaf saya tidak bermaksut bicara seperti itu"ucap Abian mendekati Zahra yang sedang menangis


Bapak keluar dari ruangan saya sekarang saya tidak ingin ada karyawan yang melihat anda di sini " Zahra menepis tangan Abian yang ingin menyentu nya

__ADS_1


Abian pun keluar dari ruangan Zahra dengan perasaan bersala "


Dasar bodoh kenapa si gue bisa semarah itu sama dia padahal terserah dia mau keluar dengan siapa ajah itu udah tertulis di kontrak "Abian mengomeli diri nya sendiri


__ADS_2