
"wueee_wuee_wueee"seperti suara bayi yang baru lahir,
SAAT ROY MEMASUKI RUANG YANG BERTULISAN
"Tempat bersalin".
ia melihat satu anak laki laki dan istri nya yang masih diatas ranjang,
Roy pun mendatangi mereka dan melihat bayi laki laki itu..
"ganteng banget sih anak papa"Roy perlahan mengambil bayi itu dari tangan dokter yang bernama mayora.
"selamat bayi ini dilahirkan dengan sehat,tapi satu hal Rika istri anda sepertinya dalam masa kritis,kita harus cepat memberikan perawatan"berbicara pada Roy.
Roy lalu menengok istri nya dan menggenggam tangan Rika.
"sayang aku tau kau pasti sangat lelah,tapi jangan biarkan anak kita kehilangan ibu nya,,aku pun tak sanggup bila kehilangan mu sayang,plis bertahan lah kita pasti bisa bersama lagi"(Roy pun mencium kening istri nya itu dan duduk disamping ranjang).
BEBERAPA MENIT KEMUDIAN DOKTER SUDAH SIAP
...UNTUK MENGOPRASI RIKA...
DAN KINI RIKA DI BAWA KERUANG OPERASI,LAMA ROY MENUNGGU TAK LAMA SETELAH ITU OPERASI SELESAI,DAN DOKTER PUN KELUAR DENGAN WAJAH KEGAGALAN.
"bagaimana dok,apa istri saya selamat?"bertanya pada dokter tersebut.
"maaf... kami tidak bisa menyelamat kan istri bapa,dan kami sangat meminta maaf"dengan muka sedih.
"apa!"Roy kaget saat dokter itu berkata seperti itu .
apa! istri sa'saya... gak mungkin dia itu wanita kuat saya yakin dok,istri saya kuat"dengan wajah cemas sambil bersuara keras.
"tuan jangan begitu di sini rumah sakit,mohon tuan jangan berisik saya mohon"menenangkan Roy yang sedang bersedih.
"ayo tuan lihat lah istri anda untuk terakhir kali nya,dan bersiap lah untuk mengubur jenazah nya..saya harap anda dapat menerima ini semua..bersabar lah"kata dokter cantik itu.
Roy hanya bisa menangis mengetahui kabar ini,
ia pun menerobos pintu dan melihat keadaan istri nya,
terlihat istri nya berbaring tak bernyawa ia semakin sedih dan menangis keras di ruangan itu..
"tenang tuan,apa tuan sangat menyayangi istri anda..
kalau tuan memang menyayangi nya jangan begitu,
jangan sampai membuat mba Rika di sana sedih"membantu Roy berdiri.
Roy tak bisa apa apa selain menerima semuanya,,
dan akhirnya Roy mau mengubur jenazah istrinya
...walaupun hati nya masih hancur,sebenar nya ia masih tak terima kalau istri nya itu pergi meninggal kan nya....
__ADS_1
"Rika,apa kau tak sayang pada aku dan anak kita,lihat bagaimana jadi nya kalau anak kita tak mempunyai ibu.
pasti dia tak akan pernah merasakan kasih sayang seorang ibu,ia juga pasti bertanya di mana ibuku,apa yang harus aku jawab Rika..."menangis tak sekira.
...beberapa jam Roy menangis diatas kuburan Rika dan akhir nya ia pergi mencari anak nya yang masih di rumah sakit....
saat dijalan ia tak sengaja menyenggol gadis dan.
...(dbraaak)...
"maaf saya buru buru"membantu gadis itu berdiri.
Roy menatap gadis itu,seperti nya gadis itu gadis panti yang sedang bekerja menjual roti di rumah sakit.
"tidak papa ome,kalau ome buru buru yasudah.ini ambil lah roti ini ome pasti sedang menengok seseorang,kalau ome menengok seseorang tu harus membawa buah tangan,masa gak bawa apa apa"anak itu berkata dengan lembut dan sopan.
...Roy pun mengambil roti itu dan memberikan uang kepada gadis itu ia pun kembali menuju kearah ruang bayi-...
"ome tunggu kembalian nya!!"ia berteriak sekuat mungkin namun sepertinya Roy tak menghirau kan nya.
"yah, terus uang ini...bagaimana kalau aku tak bertemu orang itu lagi,kan ini bukan uang kuุaku harus mengembalikan nya"celoteh nya.
bocah itu pun kembali menjual roti roti nya..
...**********************...
"pak lebih baik bayi itu tetap disini untuk menjalani perawatan"tawar perawat itu.
...Roy tetap mengambil anak nya dan membawa nya pergi....
"aaaaa"teriak Gadis itu.
Roy pun keluar dari mobil dan membawa gadis itu ke pinggir jalan.
"omee...ome yang barusan tadi kan!..oh iya ini kembalian nya.untung saja kita bertemu lagi ome kalau tidak pasti uang ome aku pakai"mengembalikan uang itu.
"tidak perlu..ambil saja"tersenyum.
wueeek..wueeeek...wueeek(suara bayi yang terdengar jelas di telinga gadis itu.
"hoah,apa dia anak ome..dia imut sekali..sejak dulu aku ingin memiliki adik,tapi orang tua ku telah tiada"
"benarkan?...lalu kau tinggal dengan siapa?"tanya Roy .
"saya tinggal bersama Tante saya chealsi"
"saya kira kamu anak panti..tapi kalau kamu tinggal di rumah Tante kamu,kenapa anak seperti mu sudah disuruh bekerja"
"saya dilarang Tante saya untuk diam di rumah,kata Tante aku makan itu gak gratis dan aku dianggap ngontrak di rumah itu,jadi aku harus bekerja.supaya aku bisa membayar kontrak dan makan"
"tega sekali Tante nya..bocah seperti nya seharus nya tak disuruh bekerja di tengah panas begini..ini keterlaluan"merasa kasihan pada anak itu .
...karna rasa kasihan nya itu Roy berinisiatif membawa anak itu ke rumah nya agar bisa memberikan pekerjaan yang lebih baik ....
__ADS_1
"em nama adek siapa?"bertanya pada gadis itu .
"nama ku Hana,umur ku 7 thn"kata gadis itu.
"owh.em apa kamu mau memiliki adek?"
"sebenar nya aku sangat ingin memiliki adik,tapi Tante ku itu tidak bisa memiliki keturunan/mandul"kata hana.
"oh begitu..apa kau mau aku berikan adek ini...apa kau bisa merawat bayi?..
"apa bayi yang ada di dalam mobil mu itu.."
"iya"kata Roy.
"yasudah aku mau..tapi aku harus meminta izin pada Tante dlu nanti Tante khawatir sama aku"
"tidak nanti saja..ome yang akan memberitahu Tante mu kalau kamu mau ikut"
"apa ome kenal dengan Tante chealsi?
"iya"
"yasudah ayo"
Roy bernafas lega akhir nya ia dapat menjamin anak nya itu dan tak perlu mengurus nya karna ia sibuk dengan pekerjaan nya..
karna tak mengkhawatirkan anak nya lagi ia pun memutus kan untuk bekerja keluar kota .. karna ia tak mau menyia nyia kan even kerja sama dengan perusahaan besar di London..
Roy pun membawa anak itu kerumah nya dan memberi tahukan seluruh sudut rumah..ia menugas kan Hana untuk merawat bayi saja,karna ia sudah memiliki asisten rumah tangga yaitu bi Rumi...
...ia pun tenang dengan keadaan rumah yang sudah terjamin dan ini saat nya ia pergi....
"nah,kalau kamu sayang adek..jaga adek ini ya.inget jaga dia sayangi dia okee.."memperingati Hana.
"iya ome aku janji menyayangi adik"memberikan jari jempol nya.
"oh ya mulai sekarang panggil ome ayah ya"
"hah ayah!!"kaget
"iya bener..panggil saya ayah"
"iya"muka bahagia .
...tak pernah sebahagia ini wajah Hana sekarang, dan kini ia merasakan memiliki seorang ayah dan memiliki seorang adik....
JANGAN PELIT UNTUK MENYENTUH TOMBOL LIKE DAN SIMPAN NOVEL KE BAGIAN FAVORIT AGAR KALIAN TAK KETINGGALAN BAB BARU..
ULUN ATAS NAMA RISMA/PANGGIL IMAS. MENGUCAP KAN SEBESAR BESAR TERIMAKASIH KARNA TELAH MAU MEMBACA NOVEL SAYA INI.
MUN NYA ADA KESALAHAN DALAM PENULISAN HARAP DIMAAF KAN..
OKE KALAU BEGITU SEE YOU.. ๐๐
__ADS_1
AKU MENCINTAI KALIAN.