
setelah malam yang panjang kini Dion kembali sadar dalam tidurnya.
(kamar yang berantakan)
"pasti aku huh..yasudah kali ini bukan mimpi"berbicara pada diri sendiri yang kini merenung dan berusaha melupakan Clara.
Dion pun berdiri dari kasur dan pergi ke kamar mandi.
(di kamar mandi)
Dion menyalakan shower dengan deras dan ia berusaha mendingin kan kepala nya yang terasa panas.
"baru kemaren aku pacaran Ama Clara, malah udahan.."
dalam hati Dion yang masih berbelit Belit dan tergores.
ia meratapi kesedihan nya dan tak ingin menemui Hana,
Hana yang dari semalam menunggu Dion malah di kacangin Ama Dion .
kembali ke Dion.
setelah selesai sesi mandi Dion pun mengambil kaus yang berwarna hijau, dan dia tak ingin lagi kesekolah, dia memilih menemui teman teman nya yang tadi malam menemani nya dan menyuruh nya cari yang baru.
...tanpa berpamitan pada Hana dia keluar melalui jendela dan pergi tanpa jejak....
saat sampai di markas tadi malam ia melihat ada dua pria di sana dan masih memegang botol alkohol.
mungkin mereka bermalam di markas itu.
"Hay bang"mengucap selamat pagi pada dua pria yang bernama Indra dan Fino,mereka pun menyapa balik Dion.
di sini Dion lah yang paling muda, jadi Dion dijadikan adik bagi mereka.
mereka yang tadi nya duduk kini berdiri dan menghampiri Dion.
"Dion ayo kita jalan jalan" Indra memukul bahu Dion.
dan di sahut oleh Fino
"ayo kita cari wanita baru"menggandeng tangan Dion dan menyeret nya untuk ke luar markas.
"ayok"ujar Dion dengan semangat.
Indra pun bertanya pada Dion" Dion apa kau memiliki uang, kita butuh uang jika mau mencari wanita"ujar ny
__ADS_1
"yasudah, untungnya aku bawa uang tabungan ku"melihat kan uang yang ada didalam dompet pribadi nya, yang isi nya sekitar 13 juta an.
Indra dan Fino pun ternganga melihat uang itu, mereka pun semakin mendekati Dion berharap Dion memberikan mereka separu dari uang itu.
"ayo kita ke club siang soal nya jika malam itu banyak orang, jadi kita siang siang saja biar gak banyak orang"ujar Fino yang tak suka keramaian.
kini mereka bertiga pun pergi ke club siang itu menggunakan motor milik Indra.
... ****************...
(di club)
di club siang ini memang tak banyak orang tetapi club itu mau melayani siang dan malam agar club mereka ramai pengunjung siang dan malam,
mereka pun menyambut Dion, dan dua pria lain nya.
"selamat datang tuan"ujar gadis bernama Yuka dan satu teman nya bernama Rika.
Rika ini sepertinya wanita yang baru di club itu ,ia itu seumuran dengan Dion dan Dion merasa Rika itu wanita yang baik baik.
jadi Dion pun langsung memilih mendekati rika.
skip mereka berdua / Indra dan fino pun memainkan Bliyar di club itu yang ditemani banyak wanita sexsoy.
pakaian wanita di sana memang terbuka kecuali wanita yang bernama Rika, sepertinya dia hanyalah gadis polos sama seperti Dion.
sepertinya dia sedang meratapi kesedihan nya,
karna hal itu Dion pun mendekati rika dan bertanya pada nya.
"ada apa dengan mu? apa kau baik baik saja"ujar Dion dengan ramah dan santai
gadis itu pun menjawab
"a'aku baru saja bekerja..maaf kan aku kalau tak bisa menghibur mu, aku masih belajar"sahut Rika dengan senyum tipis dibibir nya.
karna itu hati Dion terisi kembali dan berhasil melupakan Clara yang pergi tanpa jejak itu.
Dion merasa nyaman dengan keberadaan Rika disisi nya.
maka setiap hari Dion akan ke club itu dan menjadi bocah nakal tanpa sepengetahuan Hana.
Skip 3 tahun kemudian.
*maaf guys kalau 3 tahun yang lalu gak diceritakan soal nya lama dan bingung mau nulis apa. heh
__ADS_1
3 tahun sebelum nya Dion menjadi anak nakal dan slalu membuang buang uang nya dia juga sering bermalam di club itu, dan kini ia bisa mendapatkan Rika dan menjadi penggandeng Rika selama 3 tahun ini.
dia juga sebenar nya melupakan sekolah tapi untung nya Hana dengan tegas membuat Dion lulus sekolah SMP dan menyambung ke yayasan SMA* PENGAPDI ILMU Dan di sinilah ia mulai bergairah hidup dengan ditemani Rika yang juga sekolah di SMA itu, setiap hari Dion sekolah dan kini Dion lebih ganteng dari sebelum nya, padahal ia memiliki sikap dingin pada Hana, tetapi Hana hanya bisa menerima nya dan terus merawat nya dengan baik,karna janji Hana adalah slalu merawat Dion sampai ia memiliki keluarga sendiri, setelah misi itu selesai Hana akan pergi dari rumah Dion dan menjalani hidup baru,
itulah rencana Hana.
... ****************...
(di mall)
"yank aku mau baju ini"bersuara lembut pada Dion.
"yasudah pilih saja yang kau mau, sekarang kau boleh meminta apa pun dari ku, karna sebentar lagi aku akan menjadi CEO di kantor papa ku..hueh gak sabar dah"ujar Dion sambil menggenggam tangan Rika.
(Rika...sekarang Rika agak berubah dari sebelum nya, sikap nya agak centil dan kegatelan pada cowok cowok,
Dion tau bahwa Rika sudah tak memiliki kesucian, tetapi Dion sudah jatuh terlalu dalam dan dia tak bisa melepaskan Rika, ia sangat mencintai Rika, dia juga tak marah jika Rika satu kamar dengan lelaki lain...
itulah sikap Dion terhadap wanita yang ia sayangi.
walau pun Rika genit, matre, dan juga kecentilan Dion tetap menerima Rika sebagai pacar nya, walau pun Hana melarang nya berhubungan dengan Rika Dion berusaha keras memastikan bahwa Rika tidak akan bebuat jahat pada mereka)
"iya yang aku doain kalau kamu akan menjadi CEO. tapi janji nikahin aku ya"memusut dagu Dion dengan tangan centil nya yang halus seperti menggunakan henbody yang mahal nan bersertifikat halal.
LAH KOK IKLAN THOR .
Dah lah..
Dion yang biasa diperlakukan seperti itu oleh Rika tetap saja dia tidak tertarik memalami Rika sebelum menikah,
Dion berusaha keras agar dirinya tak tergoda oleh Rika, karna Dion tak ingin merusak repotasi nya di sekolahan, dia ingin menjadi kebanggaan Hana dan keluarga nya,
ouh ternyata sikap Dion yang dingin pada Hana, ternyata juga memiliki kasih sayang pada Hana dan menghargai perjuangan Hana yang slalu mengingin kan nya sukses seperti ayah nya,.
walau pun begitu Dion masih tak menganggap Hana kakak nya ia hanya menganggap Hana baby sister nya yang galak, tetapi itulah yang Dion sukai dari Hana.
ok lanjut THOUR.
part 9..
oh ya sebelum itu berikan like nan komen ya.
vote plise..
aku butuh dukungan okey.
__ADS_1
I LOVE YOU SOMAY.
HAHAHA GOOD