
setelah pulang dari pasar Hana pun menyuruh Dion agar bisa bersiap siap,karna Hana lah yang mengantar Dion ke rumah Clara
"ayo cepat bersiap siap"suruh Hana dengan nada rendah dan agak lega..Dion yang mendengar hal itu langsung menatap tajam wajah Hana.
"ti'tidak tidak perlu diantar kau sepertinya sedang sibuk,lagian aku bisa sendiri"bersandiwara agar Hana tak jadi mengantar nya,namun itu sia sia Hana yang penasaran membuat nya takkan membatal kan untuk mengantar Dion.
"tidak apa ayo cepat lah bersiap siap, aku penasaran dengan gadis yang kau maksud itu"memaksakan diri untuk mengantar Dion yang ingin ke rumah clara.
karna terpaksa Dion pun hanya mengiya kan Hana dan bersiap siap untuk ke rumah Clara .
dengan gaya yang sangat treen dan menawan Dion pun siap untuk otw..
tapi sebenar nya ia tak ingin kalau Hana mengantar nya,bisa bisa ia di buat malu oleh Hana,Dion pun mencari cara agar Hana tak mengantar nya,saat ia melihat kearah jendela ia terpikir kabur lewat jendela seperti dulu..
"mmmm, apa aku kabur lewat jendela itu?...boleh deh daripada diantar Hana"dengan segera Dion pun melompat ke luar jendela, karna badan nya yang tinggi membuat nya tak jatuh lagi seperti dulu saat ia bocel.
setelah melompat keluar jendela Dion pun kabur menggunakan gerbang belakang, karna gerbang depan dijaga oleh pak satpam..ia tak mau kalau aksi nya ketauan,jadi dia memutuskan kabur menggunakan pagar belakang.
dan akhir nya Dion pun keluar selamat dari gerbang itu,ia pun tinggal menunggu TAXI agar cepat menuju rumah Clara,. dengan dodol nya ia melupakan boneka yang ingin ia berikan kepada ...
"duh boneka nya"sambil memukul dahi nya agak keras.
dengan terpaksa ia harus kembali ke dalam kamar nya untuk mengambil boneka itu.
saat boneka sudah ia dapatkan ia pun kembali melakukan hal yang sama seperti sebelum nya..
melompat.
tetapi kali ini lompatan nya malah membuat nya terjatuh ke tanah dan membuat baju nya kotor..
mau tidak mau ia tetap melarikan diri karna ia mendengar dari luar kamar nya suara kaki, itu pasti langkah kaki Hana yang menuju kamar nya.
seketika Dion pun berlari menuju gerbang dan menunggu TAXI,
ia pun memberhentikan taxi yang arah nya berlawanan..
"pak pak"menyetop taxi yang sedang kearah kiri walau pun ia ingin kearah kanan..
"iya nak, mau kemana?"bertanya pada Dion dengan ramah, setelah itu Dion pun menjawab ia akan ke arah yang berlawanan.
"pak saya harus ke sana,apa kau mau putar balik?"memohon pada supir taxi itu.
__ADS_1
"maaf nak, cari angkot yang lain saja, saat ini angkot saya hanya menuju ke arah sana"menunjuk kearah depan itu berarti arah kiri bagi Dion.
Dion pun ditinggal kan dan harus menunggu angkot lain.
tetapi saat ia melihat kearah kiri, ia malah melihat mobil Hana melintas..
"hah..Hana, aku harus sembunyi"dengan gugup dan segera bersembunyi di balik semak semak,setelah mobil Hana melaju dari depan nya ia pun kembali menghadang taxi.
tak lama setelah itu ada taxi yang ia tunggu tunggu dari tadi,ia pun menaiki nya dan pergi ke tempat perpus yang pernah ia kunjungi sebelum nya..
"stop pak, makasih ini uang nya"sembari memberikan uang kepada pak supir, setelah itu ia pun pergi dan mencari rumah Clara.
"yang mana rumah Clara, kata nya ada di sebrang perpus ini"menengok ke kanan dan kekiri, setelah itu ia pun mencoba menanyakan satu persatu rumah di sebrang perpus..
_tok_tok_tok(mengetuk pintu)
baru saja ingin bertanya apa kah ini rumah milik Clara, namun Dion tak sempat bertanya..pemilik rumah itu malah menutup pintu dengan keras.
dan kini rumah yang kedua ia pun kembali mengetuk pintu, tok ... tok...tok..
yang mengeluari nya adalah remaja yang seperti nya kekurangan kecerdasan/gila..
remaja tersebut mengira Dion adalah mantan kekasih nya yang meninggal kan nya.
"bukan kak, saya Dion" ingin menjauh dari wanita itu namun lengan Dion ditarik oleh wanita gila itu
"apa kau bermaksud mengubah nama mu, walau begitu aku tau kau adalah Adi"berusaha memeluk Dion yang bukan lah Adi..karna merasa jijik Dion pun melarikan diri dari wanita itu..
begitu kencang nya Dion berlari sampai sampai boneka yang ingin ia berikan kepada Clara jatuh di tanah.
sambil menoleh kearah belakang ia tak sengaja menabrak wanita yang sedang membaca buku.
dbarkkk.
"maaf tapi_"belum sempat ia meminta maaf Dion sadar bahwa tang ia tabrak adalah Clara..
"Clara ayo lari ada orang gilaaa"menarik tangan Clara dan ingin mengajak nya lari,. dengan seketika Clara melepas kan tangan Dion yang memegang lengan nya.
"tenang lah dia itu bukan gila, dia kakakku..barusan ia di tinggal kan pacar nya selingkuh"bercerita apa adanya, dan membuat Dion merasa tak enak hati menghina nya sebagai orang gila..
"maaf Hana,aku tak tau dia kakak mu"meminta maaf dengan wajah sendu tampan nya.
__ADS_1
"yasudah tidak apa..
Kaka ini Dion dia bukan Adi..Dion teman sekelas ku"berkata pada Kaka nya yang bernama cania,ia berharap agar cania tak mengira Dion adalah mantan nya yang bernama Adi.
"apa benar dia bukan Adi"setelah mengetahui hal itu cania yang tadi nya berkhayal kini sadar Dion bukan lah Adi, ia pun memutus kan kembali kedalam rumah.
setelah cania pergi Dion pun mengambil boneka yang tadi terjatuh ke tanah tadi, karna ia ingin memberikan boneka itu pada Clara.
"yah kotor"sambil menyapu bagian yang kotor menggunakan telapak tangan nya..
setelah bersih ia pun kembali menghampiri Clara.
"Clara ini boneka untuk mu, aku barusan beli di_"terputus karna Hana tiba tiba ada di dekat Dion.
"Dion kenapa kau meninggalkan ku"memarahi Dion yang tak menunggu nya dan malah meninggalkan nya tadi.
Dion yang gugup langsung berpaling kearah suara Hana.
"hehe Hana.. tadi kau lama sekali jadi aku meninggalkan mu"dengan wajah yang panik dan berkeringat,
"yasudah tak apa lah..oh ya bukan kah kamu Clara si anak yang membaca buku mtk di perpus itu"berhenti bicara pada Dion dan mulai berbicara pada Clara.
"iya kak"jawab Clara dengan senyuman yang terukir di wajah manis nya, membuat Dion semakin gereget kepada Clara, serasa ia ingin menggigit nya.
"oh..yasudah Clara itu Boneka yang kau pegang itu bagus kan?"bertanya pada Clara yang memegang boneka bear yang ia pilih kan tadi.
"iya ini bagus.."jawab nya sambil memeluk erat boneka itu,seperti nya Clara benar benar menyukai boneka itu.
"itu bagus karna pilihan ku..kalau saja Dion yang memilih,pasti pilihan nya jelek,atau dia pasti milihin kamu boneka robot..hahahaha" mengakui bahwa dialah yang membelikan boneka itu dan mengejek Dion sambil tertawa terbahak bahak.
mendengar hal itu Clara sedikit tertawa dan membuat Dion sangat marah pada Hana dan ia sangat ingin melempari Hana menggunakan batu.
tapi tak bisa, karna ia sedang bersama Clara jadi ia tak dapat melakukan hal itu pada Hana.
"yaudah bersenang senang lah kalian. Dion Kaka mau pulang dulu ya"memberikan kesempatan pada Dion untuk berduaan dengan Clara,jadi Hana memutuskan untuk pulang.
"oh ya Kaka kok terburu buru sekali, kan bisa mampir kerumah ku dan belajar bersama"memberi tawaran pada Hana, agar Hana tak jadi pulang, namun Hana menolak tawaran Clara, karna ia tak mau mengganggu Dion dalam berteman.
OTW KE PART KE 7 KUY.
JADILAH PEMBACA SETIA KU,,
__ADS_1
MAKASIH MAU MEMBACA NOVEL KU..
SEE YOU GOOD BYE.