
setelah selesai membaca di perpustakaan Hana dan Dion pun memutuskan pulang tapi sebelum itu Dion berpamitan dengan Clara.
"eh ya Clara aku mau pulang,dah dlu ya"pamit Dion
"oh iyaaa bye"melambaikan tangan.
"oh ya kamu gak pulang?"bertanya pada Clara.
"aku ntar aja pulang nya soal nya gada kerjaan dirumah,mending aku ke perpus,lagian rumah ku Deket kok"jawab Clara dengan jelas.
"oh jadi rumah mu deket sini aja"sahut Dion lagi.
"iya,cuman di sebrang perpus..Deket kan"
"oke bye"berpamitan lagi.
setelah itu Hana dan Dion pun pulang\>
sesampai nya dirumah Hana bertanya pada Dion mengenai Clara.
"woy apa kau suka dengan gadis itu?"tan ya Hana.
"heh..apa kau cemburu baby sister"jawab Dion.
seketika mata Hana langsung melotot dan melihat kearah Dion,karna gereget Hana pun mencubit Dion dengan keras,sampai sampai pipi Dion membiru.
"awww,sakit Hana!,ayo obati aku"marah pada Hana.
"obatin aja sendiri,lagian siapa suruh bicara kek gitu dihadapan Kaka nya sendiri"pergi meninggal kan
Dion.
"oooh awas aja lu baby sister"melempari Hana menggunakan bantal sofa.
...seketika Hana pun langsung berbalik dan menghadap Dion....
"Dion ada apa ini,knp kau menghambur nya"ketusnya.
"lagian sapa suruh ninggalin aku.."jawab Dion dengan singkat dan jelas.
"ya aku mau sibuk Dion..aku mau memasak ok,jangan ganggu"kembali menuju dapur.
"alasan"dalam hati Dion.
... Dion yang masih sengit pada Hana lantas mengikuti Hana ke dapur,....
"apa yang kau lakukan disini,kembalilah ke kamar mu dan belajar "suruh Hana dengan keras.
"ogah ah..aku mau bantu masak kok malah diusir"jawab Dion.
"apa! yang benar saja kau mau membantu ku memasak.."keheranan.
"yaeleh gitu aja udh salting"dengan wajah santai dan tak takut jika Hana marah lagi.
"aapaaaaaaa![PLAAAK]dengan ganas nya Hana memukul Dion menggunakan panci FF yang tak berskin.
Karna takut dipukul lagi Dion pun kabur dari dapur dan mengunci diri didalam kamar.
karna bosan didalam kamar Dion pun menyalakan VS milik nya dan memainkan nya .
tak lama setelah itu Hana datang membawa cemilan kesukaan Dion.
"diooon apa kau mau ini"mengetuk pintu Dion.
karna aroma yang sangat wangi Dion pun tergiur dan membuka pintu..
"sini"mengambil cemilan itu dari tangan Hana.
dengan cepat Dion menutup pintu kembali dan tak mengizinkan Hana masuk.
"Aaaa kamu ini dioooooon"bersuara sangat nyaring,namun Dion tak menganggap itu Suara Hana melainkan suara tikus.
"awas kau Dion"pergi meninggal kan kamar Dion.
"hehe tau rasa"bersuara pelan.
setelah cemilan itu habis Dion merasa sangat haus ia pun mengambil gelas yang ada di laci,.
tetapi gelas itu kosong ia pun terpaksa keluar kamar dan berurusan lagi dengan Hana.
saat ia kedapur untung saja Hana tak ada disitu.
__ADS_1
ia pun menyelinap mengambil air dan kembali kekamar nya.
saat ia kembali kekamar ternyata Hana tengah menunggu nya,terlihat Hana memegang sebatang kayu besar dan seperti nya ia masih marah pada Dion.
"ha'hana apa yang kau lakukan di sini"tanya dengan gemetar.
tak berbicara Hana langsung menggeprek adik nya itu.
\[plak\]. \[plak\].
beberapa kali pukulan membuat badan nya sakit dan membiru,
setelah Hana selesai berurusan dengan Dion,Hana pun keluar kamar Dion dan menyuruh Dion tidur.
"sudah lah tidur sana"suruh Hana menggunakan wajah datar,
tak peduli Hana seberapa sakit nya pukulan nya ia malah menetertawa kan Dion yang kesakitan.
"aww.aduh sakit banget"hampir menangis namun ia tahan.
"hahaha,makanya jangan gitu lagi ya"tertawa terbahak bahak.
setelah itu Hana yang merasa kasian mengambilkan kotak obat dan mengobati luka Dion..
"aww sakit"menepuk tangan Hana.
"sudah tenang..lagian gitu aja kesakitan,cengeng bet"senyum Hana dengan kemenangan.
karna Dion yang muak dengan kelakuan baby sister nya itu,ia pun mengambil gelas yang berisi air tadi dan menyiram wajah Hana sampai basah seluruh nya.
[bluus]
"mandi, mandi ,mandi..."seru Dion.
"dasar adik nakal"mencubit Dion.
"aw"kesakitan.
karna kebasahan Hana pun segera mengganti baju nya.
Nah guys begitulah keseharian mereka,setiap hari mereka slalu bertengkar dan tak ada henti bagi mereka.
apa kah kelakuan Dion masih sama atau berubah..karna ia sudah lulus sekolah SD mungkin kelakuan nya akan berubah..
ayoo kita cari tau..
... skip....
"Dion ini bekal kamu"menyodorkan kepada anak laki laki yang tinggi dan tampan.
"oh makasih Hana"mengambil kotak makanan nya.
...setelah itu Hana pun mengantar Dion untuk ke sekolah baru nya.....
sesampai nya disekolah Hana pun memberi ucapan selamat belajar
"selamat belajar,semoga mendapat teman baru dan betah ya adik"menyemangati Dion.
"okeh" menyahut dengan wajah datar namun tak membuat wajah tampan nya pudar.
dengan cepat Dion pun berlari menuju kelas dan memasuki kelas nya.
"pagi"sapa Dion pada seluruh murid sekelas nya.
dengan tatapan tajam mata Dion langsung mengarah pada wanita cantik yang sedang membaca buku matematika di pojokan.
karna wanita itu duduk sendirian Dion pun mendekati nya.
"ha'halo,apa aku boleh duduk disamping mu"tanya Dion.
seketika wanita itu berhenti membaca dan mulai memperhatikan Dion .
"MMM,bo'boleh"dengan tatapan yang ngeri..namun tetap manis bagi Dion.
"anu-siapa nama mu?"sambil mengulurkan tangan kanan nya.
"nama ku Clara apa benar kau dion?"menyambut tangan Dion.
"tanpa berkenalan kau sudah mengetahui nama ku..wow apa kau seorang peramal?"tanya Dion dengan serius.
"apa kau melupakan ku.."jawab wanita itu.
__ADS_1
"apa..lupa dengan mu,sebelumnya apa kita pernah bertemu?"tidak mengingat siapa pun..
"kita pernah bertemu di warung makan dan di perpustakaan"menjawab dengan senyuman.
"apa kau yang dlu itu..wah kau makin cantik saja,dulu imut sekarang manis aduh"mengatakan apa ada nya.
"haha apa benar y..makasih"senang dengan pujian yang diberikan Dion.
"iya sam_"kata kata Dion terputus saat guru bahasa Inggris memasuki kelas mereka.
... ********...
"pagi murid murid"sapa seorang wanita dewasa bernama melia.
"pagi Bu guru" satu kelas serentak menjawab sapa an dari guru melia.
setelah sapa menyapa,kenal kenalan,dan tanya tanyaan.
mereka pun memulai pelajaran yaitu pelajaran bahasa Inggris.
dengan penuh kegembiraan di wajah setiap siswa dan siswi membuat kelas terasa nyaman dan tentram.
walau ada satu orang yang sangat serius dan tak mau senyum sama sekali...
"Clara apa kau tau dia siapa"menanyakan orang yang ada di kursi paling belakang.
"oh dia..dia itu Joo dia emang gitu,orang nya dingin kek es batu tapi dia itu pintar melebihi kepintaran ku..aku sangat ingin membalap nya,tetapi aku slalu tak bisa"jawab Clara dengan jelas.
"oh..suatu saat nanti kamu akan melebihi kepintaran nya"menyemangati Clara.
"oke makasiii"tertawa manis.
tak lama setelah itu bell istirahat pun berbunyi.
[ting_ting_ting] bagaikan ada orang jual es dawet bell itu berbunyi sangat kencang dan keras,sampai sampai membuat suasana menjadi riang dan membuat teriakan teriakan orang terdengar di telinga Dion.
...dengan sigap Dion pun berdiri dan mengajak Clara ke kantin....
"Clara ayo kekantin"ajak nya.
"gak ah aku males..aku mau baca buku aja"tolak Clara dengan cara halus.
"yah..Clara ayolah"menggoyang goyangkan lengan Clara.
...dengan otomatis kepala Clara terus bergeleng saat Dion mengajak nya....
"yasudah kalau begitu aku juga tidak akan kekantin"duduk kembali.
tanpa ada kata Clara hanya menganggukkan kepala nya dan memfokuskan diri ke buku nya.
"ah dasar kutu buku"mengejek Clara.
sama hal nya dengan Joo dari tadi Joo hanya membaca dan membaca buku..
beberapa menit kemudian,Dion kembali berbicara pada Clara yang tengah assyik membaca buku
"clar...ntar pulang sekolah boleh gua ke rumah lu gak..gua mau belajar Ama lu"tanya Dion .
"boleh"jawab Clara dengan singkat,padat dan jelas.
...karna ngebosenin ia pun mencoba mendekati Joo yang tengah membaca buku....
"halo bro kenapa lu gak ke kantin"tanya Dion.
tanpa ada sahutan sedikit pun dari orang itu membuat Dion merasa kecewa mendekati nya.
"ah sama saja"celoteh nya.
Dion pun memutus kan kembali kepada Clara..
UPS dah guys..
jangan lupa tekan tombol like dan berikan hadiah/vote .
karna vote/hadiah kalian membuat THOUR senang ..
see you..
makasih telah setia membaca novel buatan ku..
thank
__ADS_1