
masa sekarang !.
Clara yang tadi nya terjatuh kini bangkit kembali dan duduk di kursi, karna ibu guru telah datang untuk memulai pelajaran.
Dion sangat bingung kenapa sikap Clara agak berubah,"hmm kenapa dengan wanita itu, kelihatan nya begitu banyak memiliki beban, aku merasa tak enak hati pada nya, nanti ku coba meminta maaf..semoga dia baik baik saja,"gumam Dion sambil melirik kearah Clara duduk,ia bingung kenapa Clara begitu aneh dan seperti nya memiliki banyak beban.
skip jam istirahat berbunyi.
triiing triiing triiing .
saat Dion melirik Clara ia bingung kemana perginya wanita itu, ia pun mendatangi meja Clara dan mencari sesuatu di dalam tas Clara,"apa ada buku harian Clara di sini?" kata hati Dion sambil membuka tas Clara.
tiba tiba Clara datang dan menepuk bahu Dion(palk)
" Clara maaf,"ujar Dion terkaget kaget melihat Clara ada di belakang nya, " iya tidak papa Dion, lakukan saja apa yang kau mau"sahut Clara santai dengan wajah datar nya.
" tidak, aku hanya mencari buku harian mu, anu, seperti yang ku lihat dari wajah mu, kau sedang ada sesuatu..benar kan?" tanya Dion dengan mengangkat bahu nya.
"kenapa kau begitu penasaran dengan kisah hidup ku Dion!! kenapa kau peduli pada ku, seharus nya kau tetap peduli pada pacar baru mu itu!"berkata keras pada Dion, Dion bingung siapa yang dimaksud dengan pacar baru nya, ia pun bertanya kembali,"pacar baru?siapa?yang mana?kapan kau melihat nya?"
" aku lihat dia lumayan cantik namun dari perkiraan ku dia genit dan manja.."jawab Clara dengan menutur kan pembicaraan.
author : kalau gak ngerti arti menutur kan cari di Mbah google ya di jamin dapet kok👍
hati Dion pun langsung mengingat wanita yang berciuman dengan Ryan sahabat/sepupu nya," ouh Tika bukan?..ya dia memang pacar ku, tapi sekarang dia mantan ku, dia seorang pengkhianat sejak awal bertemu." sahut Dion dengan laga santai dan melipat kedua tangan nya sehingga berselisih kedua nya.
"mungkin"sekarang Clara telah mengetahui wanita itu.
dan kini ia merasa tak enak badan dan kembali mual mual.."bloak, bluoak,"mual mual yang menandakan?
"kenapa Clara, apa kau baik baik saja," ujar Dion penuh khawatir pada Clara, ia memegang tangan Clara dan satunya memegang bahu Clara, seketika Clara berlari ke toilet dan mual mual di toilet.
"Clara!,"memanggil Clara yang sedang berlari keluar kelas dan menuju toilet.
__ADS_1
Dion pun segera menghampiri nya, ternyata clara pergi ke toilet dan itu toilet perempuan, terpaksa Dion menunggu di luar.
beberapa menit kemudian Clara keluar dengan wajah memucat dan tangan nya memegang kepala.
"apa kau baik baik saja Clara, ayo periksa ke ruang UKS.
ujar Dion menawari Clara pergi ke ruang perawatan.
seketika Clara menolak dengan keras,membuat telinga Dion berdenyut dan hampir mencopot kan jantung nya.
" TIDAAAAAK"Sahut Clara dengan mengeluarkan seluruh suara nya, sampai sampai bu lu kuduk Dion merinding.
"iya, maaf," sahut Dion sambil memusut dada nya yang berbentuk kotak kotak padahal malas berolah raga,setelah itu Clara pun pergi dari pandangan Dion, ia berlari ke lantai atas gedung sekolah.
"eh eh dia tidak ke kelas terus dia kemana?"ujar Dion kebingungan, Dion pun segera mengikuti Clara ke loteng sekolah,dion melihat Clara memanjat pagar penghalang dan berada di atas nya seperti yang pernah Dion lakukan sebelum nya, tapi berbeda dengan Clara jika ia melompat maka dia sudah dipastikan meninggal, karna gedung sekolahan begitu tinggi dan menyeramkan.
"eh Clara kau mau kemana," ujar Dion terkaget kaget melihat pemandangan itu seketika membuat Dion mendekati Clara, " hey Clara pegang tangan ku dan kembali lah ke sini, hidup lah dengan se ada ada nya jangan kau bunuh diri," Dion mengulur kan tangan nya dengan perlahan dan takut jika Clara langsung melompat tak memperdulikan nya.
" tidak ada gunanya hidup di dunia yang menyedih kan seperti ini, lebih baik aku mati karna sekarang aku tak berguna lagi, bahkan aku sudah tak suci lagi,"sahut Clara dengan wajah suram dan berbalik ingin melompat.
" aku hamil Dion, aku hamiiill" Clara pun terjun tetapi untung nya tangan Clara sempat di pegang Dion..
"kalau kau hamil, bukan nya kau senang, karna kau tak sendirian lagi, kau punya teman, sahabat yaitu aku, aku bisa menjadikan mu saudari ku, aku mohon Clara jangan begini, nantinya kau akan menyesal" kata Dion sambil menarik tangan Clara dengan kuat agar Clara tak terjatu, dan untung nya Clara berubah pikiran dan mau kembali ke atas.
"syukur lah kau selamat"memusut dada nya.
Dion pun berkata lagi, sambil mengulurkan tangan,"ayo..apakah kau mau jadi sahabat serta saudari ku," seketika tangan Clara yang gemetar mengambil tangan Dion dan tersenyum seperti dahulu kala"terimakasih Dion, aku mau jadi saudari mu'"sahut Clara dengan penuh gairah hidup.
"yasudah, kau boleh ikut dengan ku, tinggal di rumah ku, dan aku akan menjadi saudari atau kakak mu ya"ujar Dion sambil tersenyum..
"BTW nanti adik cerita ya sama Kaka," ujar Dion lagi, ia masih penasaran dengan beban yang di timpa Clara waktu di Jerman,dan mengapa ia bisa bisa hamil.
Author: pasti kalian penasaran dengan kelanjutan cerita nya, kalau begitu jadilah pembaca setia ku okee..
__ADS_1
LANJUT>
Mereka berdua pun kembali ke kelas dan memulai membagi kan buku masing masing untuk di baca bersama sama.
" adik apa kau mau jajan?" tanya Dion pada Clara yang sepertinya sedang lapar..
Clara pun berkata" aku ingin seblak " mungkin karna ia sedang hamil muda makanya dia mau makan yang tak mengenyangi,itu arti nya ngidam Bu..
ya benar sekali.
setelah itu Dion segera ke kantin dan membeli seblak yang di ingin kan Clara, sudah menjadi kewajiban nya untuk memberi makan adik nya, jadi ia dengan senang hati membelikan Clara yang ia mau.
setelah mendapat yang di ingin kan Clara Dion pun kembali ke kelas,"nih seblak yang kau mau,"menyodor kan dengan penuh kasih sayang pada Clara.
"em, seblak ya..sepertinya kurang enak, aku mau mie udon aja deh," ujar Clara yang cerewet menolak seblak yang tadinya ia pesan.
" hadeuh, yaudah deh," sahut Dion sambil tersenyum dan kembali ke kantin untuk membeli mie udon, karna kantin mereka lengkap makanya semua nya ada walaupun makanan orang luar negri.
setelah itu Dion kembali memberikan semangkuk mie udon yang masih panas dan gurih," jangan minta yang lain lagi, aku capek." ujar Dion duduk sambil menjadikan tangan nya menjadi sebuah kipas..
"ok,"sahut Clara mulai memakan mie udon itu.
AYO LIHAT KE SEHARIAN CLARA YANG CEREWET DI RUMAH DION DAN HANA, APA KAH DION BISA MEMENUHI SEMUA YANG DI INGIN KAN CLARA?
AYO BACA S3TERUS NYA.
TERIMAKASIH.
JANGAN LUPA LIKE.
KOMEN.
VOTE.
__ADS_1
BERIKAN HADIAH AGAR AUTHOR SEMANGAT MENJALANI HIDUP, THANK YOU.