
(masih di mall)
"oke selesai yuk pulang yank" menggandeng tangan Dion dan mengajak nya pulang..
setelah itu Dion pun mengantar Rika ke kos kosan nya dan pulang ke rumah nya.
(di rumah)
"hanaaa, apa kau sudah memeriksa kan latihan ku"memanggil nama Hana dan mencari nya di setiap sudut rumah.
_tak_tak_tak (bunyi sepatu yang melangkah dari belakang dion )
" happy birthday adik ku tersayang"memberikan kue ulang tahun dan menyuruh Dion meniup nya.
kue itu ber angka 16 THN, berarti kini Dion berusia 16 tahun dan Hana berusia 22 tahun.
walau begitu Hana yang memiliki umur 22 tahun masih terlihat polos seperti layak nya seorang gadis remaja dan memiliki keseharian yang rumit dengan Dion..
terlihat dari gambaran imajinasi ku Dion dan Hana jika sebagai kekasih itu sangatlah cocok..
karna mereka sama sama cantik dan ganteng, dan mereka peduli satu sama lain.
lanjut.
"Hana apa hari ini ulang tahun ku?...aku benar benar melupakan nya, terimakasih sudah mengingat kan ku Hana"tersenyum pada Hana yang sedang memegang kue yang dihias dengan indah.
"oke kalau begitu tiup lilin nya, tapi sebelum meniup nya kau harus memiliki permintaan okey"sahut Hana yang menyuruh Dion meminta sesuatu..
"oke kalau begitu aku meminta, kau slalu bersama ku, selamanya , s_e_l_a_m_a_n_y_a , oke selamanya"meminta Hana slalu bersama nya, tak lupa juga Dion menghijakan kan kata kata itu agar Hana lebih paham.
"selamanya, duh Dion aku disini hanya beberapa tahun lagi..setelah itu aku tak ingin mengganggu hidup mu lagi"ujar Hana dengan senyuman, tak mungkin bagi nya slalu bersama Dion.
"kalau aku menikah, kau harus tetap berada dalam rumah ku, karna kau akan mengasuh anak ku nanti oke"paksa Dion pada Hana.
__ADS_1
"hah, apa ! .. apa aku akan menjadi baby sister lagi.."terkejut saat Dion mengatakan mengasuh anak..sebenar nya Hana senang bisa mengurus bayi, tapi itu tidak mungkin bagi nya .
"iya, sudah lah aku ingin belajar"sahut nya dengan kembali menjadi pria dingin...
tetapi sebelum dia pergi Hana menyuapi nya kue yang ia buat, takut nya sia sia jadi Hana menyuruh Dion menghabis kan kue itu,
padahal Dion tak suka kue berwarna pink tapi untuk menghargai Hana ia mengambil nya dan membawa nya.
... *********...
"eh,"berhenti di tengah tangga dan kembali turun.
"Hana aku lupa memberi terimakasih"Dion pun mengucap terimakasih dan mengambil sepotong kue lalu memnyuapi Hana.
"makasih Hana, mau menjaga ku dari kecil"gumam Dion dalam hati .
setelah Dion menyuapi Hana Dion pun kembali mengulang langkah menuju kamar nya yang berada di atas..
"bayi itu, bocah itu, anak itu, terkadang membuat ku kesal, terkadang membuat ku senang, dan terkadang membuat ku campur aduk..eum... inilah dibalik sang bocah nakal ini, ternyata dia penyayang dan menghargai seseorang dengan baik..
Dion yang dulu vs Dion yang sekarang benar benar berbeda..
apakah karna wanita bernama Rika, atau semacam nya..ah bodoh amat lah"ternyata dari tadi Hana melamun dan membeku di tempat berdiri nya, bahkan ia tak menggerakkan kaki nya dan membuat kaki nya pegal tak sekira...
kembali pada Dion.
(didalam kamar)
Dion membaca buku matematika nya karna besok dia ada latihan/ujian matematika, jadi dia berusaha agar di bisa menjadi juara dan naik ke kelas 2.
skip karna belajar yang panjang kini Dion tertidur di meja belajar nya dan terbangun saat matahari pagi berisnar di wajah nya ...
(heandphone)
__ADS_1
banyak pesan masuk di hendphone Dion tetapi tak satu pun yang terbalas oleh Dion..
(Dion)
saat dia membuka mata nya Dion langsung menuju kekamar mandi dan melupakan hp nya, agar ujian nya tak terganggu..
#skip sesi mandi selesai#
kini Dion sudah mengenakan seragam sekolah dan siap berangkat tapi sebelum itu ia kembali memakan kue buatan Hana yang kemaren..
"em masih enak"gumam Dion,
setelah habis satu potong kue ia pun keluar dan pergi tanpa berpamitan dengan Hana..(seperti biasa).
Dion pun menggas mobil dan menuju rumah Rika, karna seperti biasa dia slalu menjemput Rika..
tit_tit_tit(klapson mobill Dion yang masih berfungsi)
...Rika pun keluar dari kos kosan nya dan masuk kedalam mobil Dion....
"ayo sayank kita ke sekolah"memegang tangan Dion.
"em apa kau melupakan semalam, kau tak mengucapkan apa pun pada ku"berusaha mengingat kan Rika bahwa kemaren dia ultah.
"emm..."memonyong kan bibir nya seperti sedang berfikir.
"tidak, aku tidak tau kemarin hari apa"ucap Rika dengan santuy.
"yasudah jika kau tak mengingat nya aku tak memaksa kan nya" ujar Dion tanpa mematahkan keputus asaan nya.
sesampai nya di sekolah Dion dan Rika berpisah karna kelas Rika ada lah 1E dan Dion 1C mereka tak satu lokal.
dah kuy
__ADS_1