Menikahi Bodyguard Ayahku

Menikahi Bodyguard Ayahku
01


__ADS_3

Pagi itu seorang gadis baru saja pulang dari negara asalnya yaitu Indonesia dan pergi ke Korea Selatan ketempat ayah dan keluarga inti nya tinggal.


^^^"Halo nona, saya Rayyan Jung,saya disini yang akan menjemput nona" Ketika Alina sudah di luar bandara tiba-tiba ada yang langsung mendekatinya, orang itu tak lain adalah sang bodyguard ayahnya Rayyan Jung. ^^^


..."Oh halo, apa ayah yang menyuruh mu untuk menjemputku?? " Tanya Alina....


"Ya benar nona, tuan sendiri yang memerintahkan ku untuk menjemput nona, mari nona saya antar ke mobil" Balas Rayyan dengan sopan.


Setelah masuk kedalam mobil, akhirnya Alina pulang ketempat ayah dan keluarganya berada. Ayah Alina adalah pebisnis yang sukses, ia menetap di Korea Selatan sudah hampir 10 tahun lamanya. Setelah menempuh beberapa waktu, akhirnya mobil yang ditumpangi Alina sampai di sebuah kawasan perumahan elit di distrik Gangnam, Korea Selatan.


Rayyan pun turun dari mobil dan berniat membukakan pintu untuk nona nya, namun sebelum niatnya terlaksana, Alina sudah keluar sendiri tanpa menunggu pintu dibukakan oleh bodyguard ayahnya itu.Ya memang begitu sifat Alina, di Indonesia ia tidak pernah memakai jasa bodyguard yang meladeninya seperti putri kerajaan ( bisa dibilang mandiri haha).


"Owh maaf nona saya lamban membukakan pintu mobil untuk nona, lain kali saya akan lebih cepat membukakan pintunya nona" Rayyan meminta maaf dengan tulus.


'huh'...Alina menghela napas, ia kesal dengan sikap Rayyan yang memberikan perhatian kepadanya layaknya putri kerajaan, kwkwkw.


"Rayyan....begini ya, saya gak butuh dibukakan pintu mobil, karena tangan saya masih berfungsi dengam baik, dan yang kedua jangan perlakukan saya layaknya putri kerajaan yang perlu dilayani, paham" Alina mengatakan hal tersebut dengan raut wajah kesal.


"Tapi nona, itu sudah menjadi tugas saya untuk melayani tuan serta nona. " Balas Rayyan.

__ADS_1


"Bodo amat lah, pokoknya saya gak mau di perlakukan seperti itu, okeee!!!" Alina masih dengan pendiriannya.


"Maaf nona sekali lagi sudah menjadi tugas saya melayani nona. " Rayyan pun tak mau kalah.


"Ih nyebelin banget sih, dibilang gak usah juga!!! bodo amatlah, ngapain juga berdebat sama orang yang nyebelin.. "Alina mengatakan dengan berapi-api.


"Tapi nona sendiri yang berdebat sama say... "


"Syutt,diem deh, mending saya masuk daripada ngeladenin bodyguard ngeselin macam kamu"


Alina akhirnya masuk kedalam rumah lalu langsung heboh berteriak, "Assalamualaikum, hello, any body home??? "


"Ya abisnya Alin kangen banget sama ayah, sama mama, pokoknya sama semua." Beo Alina


"Orang-orang pada kemana semua yah? kok sepi? "


"Masih pada sibuk sama urusan masing-masing, gimana kuliah kamu? "


"Ya gitu-gitu aja sih yah, gak ada yang menarik hehe"

__ADS_1


"Apa??? terus kapan kamu mau selesai kuliah kalau kamu aja gak serius dengan kuliah kamu?? "


"iya deh yah, iya... nanti aku serius kuliah nya, udah deh yah aku mau ke kamar aku, terus mandi, habis itu aku mau ke butik nya mami ya." Alina menyudahi perdebatan dengan ayahnya.


Alina adalah salah satu mahasiswa jurusan pendidikan khusus diuniversitas negeri di Jakarta, sebenarnya ia sudah ditawari untuk berkuliah di universitas ternama di Korea, namun ia enggan untuk menetap di Korea karena alasan tidak sesuai kriterianya.


Selesai mandi, tiba-tiba pintu kamarnya diketuk, Alina menyangka bahwa yang mengetuk pintunya adalah kakak perempuan yang sering menjahilinya, ia berniat menjahili kakaknya terlebih dahulu, dalam keadaan masih memakai handuk dan rambut yang masih basah, ia membuka pintu kamarnya, lalu hendak mengagetkan sang kakak, namun ia salah duga, yang datang kekamarnya adalah sang bodyguard.


"Aaaaaa" dengan rasa kaget yang ia rasakan,Alina tidak sengaja jatuh lalu ia menimpa sang bodyguard, lebih parahnya handuk yang ia pakai copot dan memperlihatkan tubuh indahnya.


Alina tidak memakai apapun, Rayyan yang melihat pemandangan indah didepannya terpaku menatap Alina.


Sesaar kemudia Alina sadar, lalu merapihkan handuknya kembali sambil hendak menangis dan memukuli sang bodyguard.


"kamu... kamu... kamu udah liat apa aja? "tanya Alina hampir menangis.


"maaf nona saya tidak sengaja melihat gunung dan hutan rimba nona. " jawab Rayyan spontan


"eh....apa kamu bilang, keluar gak!!!! ih sana,nanti saya bakal laporan ke ayah kalau bodyguardnya mesum sama anaknya huhu...." Alina mendorong Rayyan keluar kamar

__ADS_1


__ADS_2