
****
Tok tok tok
Alina mengetuk pintu ruang kerja sang ayah, dalam ruang kerja yang berukuran tidak terlalu besar namun memiliki desain yang minimalis serta estetik,nampak sang bodyguard hanya diam tanpa suara.
" Alina, sekarang kamu masuk lalu duduk di sebelah Rayyan!! " Perintah sang ayah
Alina pun duduk disebelah Rayyan, jangan ditanya bagaimana perasaan nya sekarang, yang jelas ia ingin sekali menenggelamkan sang bodyguard ke dalam lautan yang paling dalam.
" Alina, ayah sudah tahu apa yang terjadi antara kamu dan juga Rayyan, ayah kecewa dengan kalian berdua, terutama kamu Rayyan " Raut wajah ayah Alina menggambarkan kekecewaan yang begitu dalam.
Flashback
" Selamat sore tuan, saya ingin berkata jujur kepada tuan mengenai sikap saya kepada nona muda Alina, saya tadi hampir saja melecehkan nona Alina dan saya.... "
Plak
__ADS_1
Terdengar bunyi kulit yang saling beradu bergema di dalam ruangan tersebut. Ya, ayah Alina sudah mengetahui kejadian yang sudah terjadi antara bodyguardnya dan juga putri kecilnya. Ia mengetahui hal tersebut dari CCTV yang ada di depan kamar Alina. Entah disengaja atau tidak, ketika Rayyan melakukan hal yang tidak senonoh kepada Alina, pintu kamar Alina terbuka sehingga kegiatan di dalam kamar Alina terlihat di CCTV yang terpantau oleh ayah Alina.
" Saya sudah sangat percaya denganmu Rayyan, tapi mengapa kamu malah menodai kepercayaan saya? Apa saya sudah berbuat salah kepada kamu? heh jawab!!! " Suara ayah Alina menggema dalam ruang kerjanya.
Mungkin hal pertama yang ada di hati tuannya itu adalah kekecewaan. Orang kepercayaan yang sudah dianggap anak olehnya, malah berbuat hal yang tidak-tidak kepada putrinya.
"Maaf tuan, mungkin beribu maaf yang saya lontarkan kepada tuan tidak akan mengubah rasa kecewa tuan kepada saya, namun saya melakukan itu karena saya menyukai anak tuan. " Suara Rayyan tak kalah menggema di ruangan tersebut.
" huh... suka kamu bilang, kalau kamu suka dengan anak saya, kamu bisa mendekatinya dengan jalan yang baik, dengan cara yang benar, tanpa melecehkan kodratnya sebagai perempuan " ucap ayah Alina masih dengan raut wajah kecewanya.
" Saya akan bertanggung jawab tuan !! " Rayyan berkata dengan sepenuh hati
"Baiklah, saya akan menyetujui ucapan kamu, namun saya tidak ingin kamu menikahi anak saya hanya karena nafsu sesaat, jika suatu hari kamu menyakiti anak saya, maka saya sendiri yang akan memisahkan kalian berdua " Ayah Alina menekankan kata-katanya kepada Rayyan.
Bukan tanpa sebab ia langsung menyetujui ucapan Rayyan, ayah Alina sudah mengenal bodyguard nya itu tidak hanya sebentar, ia juga tahu bahwa rasa suka sang bodyguard untuk anaknya begitu dalam. Selain itu, rasa was-was kejadian hari ini akan terulang lagi, membuat ayah Alina menyetujui lamaran sang bodyguard untuk anaknya.
Flashback end
__ADS_1
" Besok kamu akan menikah dengan Rayyan, ayah tidak mau kejadian yang hari ini terjadi terulang lagi kepadamu Lin. "
" Ih apaan sih yah, Alin gak mau ya di nikahin sama orang yang udh melecehkan Alin. Kalau ayah menikahkan Alin dengan dia, sama aja ayah gak menghargai kodrat Alin sebagai perempuan, dia itu udh berbuat mesum sama Alina yah " jelas Alin
" Ayah tau yang terbaik buat kamu, besok kamu persiapkan diri untuk menikahi Rayyan, ayah akan tetap menikahkan kamu dengan atau tanpa persetujuan dari kamu !!"
" Pokoknya Alin gak mau, kalau ayah masih maksa, jangan salahkan Alin kalau Alin bakal pergi dari rumah! !!" Alina balik mengancam ayahnya.
Setelah mengatakan hal tersebut, Alina pergi dari ruang kerja sang ayah, ia kembali ke kamarnya dengan rasa jengkel kepada sang bodyguard dan juga sang ayah.
" Jordi, kamu siapkan beberapa orang untuk berjaga di depan kamar Alina. Pastikan dia tidak kabur sampai hari H dia menikah! " Perintah ayah Alina kepada salah satu bodyguardnya yang lain.
"Baik tuan" ucap Jordi.
Hola Guys....
Gimana nih menurut kalian ceritanya???
__ADS_1
Semoga kalian terhibur membaca cerita dari othor yang baru banget nyemplung kedunia tulis menulis yak hehe
Jangan lupa like, komen sekalian vote nya😍😍