MENIKAHI KARENA KEHORMATANNYA

MENIKAHI KARENA KEHORMATANNYA
Bab.21


__ADS_3

Setelah waktu pulang kuliah Nio ,Vina ,dan Zahra pun sama-sama berjalan keluar dari kampusnya ,tiba-tiba Hana pun langsung mendekati mereka .


"Assalamualaikum ukhty ,oh ada Nio " Ucap Hana tanpa merasa bersalah dengan tindakannya kemarin


"Walaikumussalam" Jawab Zahra .


"Mau pulang yah?? " Tanya Hana


"Ngapain sih tanya-tanya, udah deh gk usah sok baik di kampus ini ," UcaP Vina


"Emang kenapa ?? masalah yah?? " Jawab Hana kepada Vina


"Ya Allah jauhkan lah kami dari sifat munafik" Ucap Vina seraya berdoa


"Aamiin allahumma aamin " Balas Nio dan Zahra.


Hana yang mendengarkan itu pun langsung pergi dan jengkel apa yg dikatakan Vina .


"Ck liat aja nanti akan ada hadiah buat kalian !" Ucap Hana pergi


"Kok nanti sih ,sekarang aja. Nanti lupa loh" Jawab Vina


Seketika Hana yang pergi langsung berhenti apa yang di katakan Vina membuat dirinya semakin benci kepada mereka.


"Liat ajaa nantii !!! " Ucap Hana


"Siap boss " Jawab Vina menantang


Vina orangnya memang berani apa lagi jika bertemu musuhnya tetapi kalau Vina di ganggu deluan pasti dia akan membalas ,kalau tidak di ganggu Vina diam saja .Berbeda dengan Zahra perempuan yang sabar ,dan sebenarnya ia tidak ingin mempunyai musuh apa lagi sahabatnya sekarang sudah menjadi musuhnya Zahra masih tidak habis fikir.


Akhirnya mereka pun pulang di antar oleh Nio. Selama di perjalanan Vina terus mengoceh karena Hana .


"Uh pengen bangettt aku misuh-misuh di depan nya ,gk tau malu padahal Ka Faizal tidak mengenalnya masih aja dia pengen ngerebut calon suami mu Zah , kamu juga Za harus kah selalu sabar ,dengan kelakuannya itu ?" Tanya Vina yang terus mengoceh

__ADS_1


"Bukan begitu Vin aku hanya tidak ingin jika kita ribut dengan Hana apa lagi di kampus pasti orang-orang di kampus menanyakan ada apa di antara kita dan Hana ,dan di situ lah Hana melakukan dramanya lagi supaya orang-orang lebih percaya dia .Toh pernikahan ku juga harus di rahasiakan gk mungkin kan aku mempublikasi makin rumit masalahnya Vin. Dan kita harus sabar akan kejadian yang menimpa Karena orang-orang sabar itu pasti beruntung Bener deh " Jawab


Zahra .


"Ya udah deh Zah ,aku sabar nih .Pokoknya cepetin tuhhh pernikahan mu malas banget jika Hana buat rusuhhh lagi ufhh " Ngeluh Vina


"Vina " Ucap Nio


seketika hati Vina dag dig dug jika Nio memangnya


"I iiya ada apa ?" Jawab


"Apa kau mau menerima jika aku akan melamarmu pada saat pernikahan Zahra dan Faizal ?" To the point Nio karena Vina memang sudah tau waktu Nio keceplosan.


Yang awalnya Vina ngoceh tentang Hana tiba-tiba dia hanya terdiam mendengarkan apa yang di katakan Nio membuatt jiwanya sangatt gugup dan malu .


"Masya allah Nio kamu serius sana Vina ?" Tanya Zahra


"Ya udah kalau aku sih setuju banget kalian berdua .Gimana Vin? " Tanya Zahra


Vina makin cangung dan malu menjawab karena Nio membuatnya berhenti ngoceh dengan kata-kata serius.Akhirnya Vina pun menjawab


"Jika ingin serius temuilah orang tua ku dan aku akan menerima lamaran mu " Jawab Vina


"Masya allah Vina aku seneng bangettt " jawab Zahra


"Aku akan menemui orang tuamu dan akan melamarmu pada hari dimana Zahra menikah dengan Faizal ." Ucap Nio


Seketika itu yang awalnya penuh kegelapan tentang Hana menjadi pelangi yang sangat indah membuat suasana hati Vina diterangi oleh cahaya .


Dalam perjalanan Zahra selalu menggoda mereka .Tiba-tiba Zahra merasakan kesakitan lagi di lengannya itu membuat Zahra pingsan .Vina dan Nio pun panik .Akhirnya mereka sampai di kontrakan mau tak mau Nio menggendongnya masuk ke dalam rumah dan membaringkannya ke tempat tidur Zahra ,Vina sangat khawatir kenapa lengannya kadang tidak sakit dan kadang juga tiba-tiba sakit membuat Zahra pingsan . Akhirnya Vina berniat menelpon Faizal menggunakan ponsel Zahra karena hanya dia yang punya no hp Faizal.


"Assalamualaikum ka Faizal ini Vina " salam Vina

__ADS_1


"Wa'alaikumussalam iya ada apa Vin ,kok lakai hp Zahra nelpon ? " Tanya Faizal


"Kakk .Zahra pingsan lagi karena tiba-tiba di lengannya sakit lagi " Ucap Vina panik


"Ya allah .Ya sudah aku akan segera ke sana bersama Umi dan Abi " Ucap Faizal langsung mematikan ponselnya tanpa mengucap salam.


Di rumah Faizal


"Umi ,Abi...." Panggil Faizal


"Ada apa sih Zal ,kok panik gitu?" Ucap Abi


"Umi dan Abi mau ikut kan ke Rumah Zahra ,sekarang dia pingsan lagi karena lengannya tiba-tiba sakit ." Ucap Faizal


"Apa!! ya allah ayo Bi ayoooo Umi khawatir " Panik Umi


Nurel dan Hilya sebenarnya ingin ikut tetapi Umi dan Abinya menyuruh mereka menjaga rumah .Akhirnya Faizal Umi dan Abi pun langsung bergegas melajukan mobil .


Sampai Di Kontrakan Zahra


"Assalamualaikum" Ucap Umi


"Walaikumussalam " Jawab Nio yang ada di ruang tamu karena Vina dan Zahra ada di kamar .


"Nio mana Zahra ?" Tanya Faizal.


"Itu di kamar sama Vina ,belum sadar Zahranya " Ucap Nio


Akhirnya Abi ,Umi dan Faizal pun masuk ke kamar Zahra ,dan melihat kondisi Zahra membuat Umi dan Abi khawatir apa lagi Faizal. Vina pun izin keluar biar Umi ,Abi ,dan Faizal yang ada di dalam.


"loh kok keluar Vin ? " Tanya Nio


"Gk pp ,gk enak aja sama orang tuanya ka Faizal jadinya aku keluar deh " ucap Vina

__ADS_1


__ADS_2