
Nio bingung dengan sifatnya itu .Tak lama kemudian Zahra datang .Melihat wajah Vina seperti orang yang khawatir .Zahra pun duduk di sampingnya dan bertanya mengapa ia seperti orang yang sedang khawatir .Tetapi Vina tetap mengatakan bahwa ia tidak papa .Mendengar hal itu Nio sangat kesal karena ia tidak mau terbuka apa lagi dengan sahabatnya sendiri .
Bibi Ayu datang membawa kue dan minuman buat mereka bertiga .
"Udah bi gak usah repot-repot "Kata Vina
"Gak papa Non " Jawab Bibi Ayu meletakan minuman dan kue di meja depan sofa yang mereka duduki .Bibi Ayu pun langsung kembali Ke dapur setelah Vina ,Zahra Nio mengucapkan terima kasih .
"Zahra Faizal masih lama gak dia pulang ?"Tanya Nio yang lagi asik makan kue .
"Hemm kayaknya sebentar lagi nih "Jawab Zahra .
"Ohh oke"Jawab Nio .Sesekali melirik Vina yang sedang berbicara dengan Zahra .
"Zahra Tante mana? kok gak kelihatan?"Tanya Vina .
"Umi lagi di kamar lagi tadarusan "Jawab Zahra .
__ADS_1
"Masya Allah yah Zah ,keluarga yang tge best nih "Ucap Vina .Zahra hanya tersenyum dan tiba-tiba terdengar suara mobil ternyata Faizal sudah pulang kerja .Akhirnya Zahra langsung keluar menjumpai suami tercintanya .
Faizal pun turun dari mobil menuju pintu rumah yang sudah ada Zahra di depan pintu menunggunya dengan menepiskan senyum indahnya .
"Assalamua'alaikum Warohmatullahi wabarokatuh sayang "Salam Faizal menepis senyuman membuat Zahra kaget seketika mendengar kata-kata panggilan sayang .
"Wa Wa'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh Kak "Jawab Zahra yang langsung mencium pungung tangan suaminya .Dan mengajak suaminya masuk ke dalam karena Nio ingin sekali bertemu dengannya .Akhirnya Faizal dan Zahra pun masuk menuju ruang tengah tempat Vina dan Nio duduk.
"Assalamu'alaikum "Salam Faizal kepada Nio dan Vina .
"Wa'alaikumussalam "serentak Vina dan Nio.Zahra mendengarnya pun mengoda mereka membuat Vina tersipu malu.Akhirnya Zahra mengajak Vina kekamarnya agar Faizal dan Nio yang tetap di ruang tengan ngobrol .
Masuk lah Vina di kamar Zahra .Ia kaget melihat kamar Zahra sangatlah luar dan di dinding berisi tulisan kaligrafi yang cantik .Membuat Vina terus memandang dinding kamar Zahra dan Faizal .
Satu jam berlalu .
Nio pun pamit ingin pulang karena sudah terlalu lama di rumah Faizal .Akhirnya Faizal pun naik ke lantai atas memberitahukan Vina jika Nio mengajaknya pulang bersama .Vina pun mengiyakan dan pamit dnegan Zahra .Setiba di depan pintu Vina langsung naik dengan motornya sedangkan Nio naik dengan mobilnya tapi mereka akan pulang bersama-sama .
__ADS_1
"Assalamualaikum Zahra "Pamit Vina yang sudah berada di motor .
"Wa'alaikumussalam Vin ,nanti main ke sini lagi yah "Ucap Zahra sambil melambaikan tangan .Vina pun langsung melajukan motornya dengan kecepatan sedang .Sebaliknya begitu juga dengan Nio .
Akhirnya Faizal dan Zahra kembali ke kamar mereka membuat jantung Zahra mulai berdetak kencang ketika bersama suaminya.
Sesampai di kamar Zahra duduk di kasur begitu juga dengan Faizal mengikutinya duduk di kasur pas bersampingan membuat jantung Zahra mulai berdebar-debar .Tiba-tiba Zahra langsung memulai topik percakapan.
"Hemm Kak Faizal "panggil Zahra tetapi tidak memangdang ke arah suaminya.
"Iya ada apa ?" Tanya Faizal langsung menghadap ke istrinya .
"Hemm kak Faizal mau punya anak perempuan apa laki-laki"Ucap Zahra malu-malu .Faizal mendengar hal itu langsung tersenyum senang seperti dia akan mendapat jatah .
"Kakak mau anak kita perempuan.Karena zaman sekarang kekurangan perempuan sholehah .Jadi kakak ingin mempunyai anak perempuan sholehahnya seperti Zahra Al-Karimah "Jawab Faizal menatap bola mata Zahra dengan harapan besar membuat jantung Zahra semakin berdetak kencang .
"Zahra ingin anak laki-laki karena zaman sekarang kekurangan laki-laki yang sholeh seperti Muhammad Faizal Irham "Ucap Zahra menepis senyuman .
__ADS_1
Tak lama kemudian Faizal memberikan kode keras terhadap Zahra .Zahra pun peka dan dia berfikir istri wajib melayani suaminya .Akhirnya dengan kodenya Faizal Zahra pun mau.