
•SEKOLAH BELADIRI DRAGON SEA•
Di dunia modern ini bukan hanya ada sekolah untuk belajar pengetahuan dan lainnya ada juga sekolah yang mengutamakan beladiri, sekolah beladiri seperti namanya sekolah yang mempraktikkan bermacam beladiri bahkan supranatural mereka bisa di bilang Kultivator di dunia ini, meskipun dunia sudah modern masih banyak sekolah sekolah yang mengutamakan beladiri dan setiap sekolah bersaing untuk mendapatkan gelar sekolah siapa yang terkuat
Ada sebuah legenda menceritakan tentang seseorang Kultivator yang di kenal dengan julukan Saint-Dolox Dia adalah Kultivator nakal atau Kultivator yang sering berpergian berbagai tempat di zamanya yang di katakan berhasil menyelamatkan dunia ini dari kehancuran yang tidak di ketahui sampai sekarang tapi orang mempercayai bahwa yang di sebut Saint-Dolox ini telah menyelamatkan dunia dari kehancuran ada juga sebagian orang yang tidak mempercayai nya mereka memberi pendapat mereka sendiri bahwa itu adalah sebuah legenda seperti dongeng anak anak yang jelas belum ada kepastian legenda itu benar adanya atau hanya sebuah dongeng saja
Saint-Dolox sampai sekarang tidak ada yang tahu siapa nama aslinya ada yang mengatakan kalau saint-Dolox dari wilayah timur atau juga dari kutub utara berbagai macam macam pendapat tapi itu semua hanya pendapat saja tidak di ketahuil kebenarannya
Saint-Dolox dikatakan hidup beberapa ribu tahun yang lalu setelah dia menghilang bak ketelan bumi tidak ada jejak yang dia tinggalkan dan tidak di ketahui apakah dia sudah meninggal atau masih hidup sampai sekarang dan bersembunyi di suatu tempat
Dan sekarang bagi orang orang di kabupaten Banyubiru banyak anak anak atau yang sudah mau meranjak dewasa yang melatih beladiri sebagian untuk yang percaya bahwa legenda saint-Dolox bener adanya Mengaguminya dan bercita-cita ingin menjadi saint seperti Saint-Dolox
Seperti di sekarang di sebuah sekolah beladiri di kabupaten banyubiru nama sekolah beladiri tersebut adalah...
SEKOLAH BELADIRI DRAGON SEA
sekolah bela diri satu satunya di kabupaten banyubiru banyak orang orang di banyubiru yang berminat untuk menjadi kultivator dan mendaftarkan diri mereka atau anak anak mereka kebanyakan yang mendaftar adalahhh orang yang berminat untuk menjadi kultivator atau untuk mengangkat derajat keluarga dan untuk melindungi orang yang dia cintai berbagai macam alasan untuk menjadi kultivator walaupun tidak mudah
Sekarang matahari sudah terik menandakan ini adalah siang hari
Para murid dragon sea berhamburan keluar dari kelas mereka dengan baju sekolah mereka yang berwarna biru laut ini menandakan kalau pelajaran umum mereka sudah selesai, apa itu pelajaran umum? itu sama seperti sekolah biasanya belajar pelajaran umum walaupun sekolah mereka mengutamakan beladiri tapi tetap harus menghargai pelajaran lainnya itu juga perlu untuk para murid bagi murid yang tidak terlalu berbakat dan di masa depan kultivasi nya terhenti dan menyerah untuk menjadi kultivator bisa pindah atau berhenti menjadi kultivator dan menjadi orang biasa dan melanjutkan pelajaran umum mereka biar ada gunanya hidup masa langsung bunuh diri kalau kultivasinya berhenti dan bakatnya tidak bagus kan lucu lebih baik menghargai hidup di dunia yang keji ini
"Hufff seperti biasa pak Rojak selalu buas saat mengajar Matematika" ucap murid dragon sea dan bergidik membayangkan pak Rojak yang sedang marah
"Makanya jangan tidur di pelajaran pak rojak, kau tidak pernah merasakan skill cambuk pembangun tidur nya sih" jawab Gun ke anak yang bergidik bernama Eris
"Yaa kan percuma aku tidak mengerti matematika itu sangat membingungkan tidur lebih baik daripada puyeng" jawab Eris
"Terserah kau lah lagi pula kau belum merasakan cambuk dewa pembangun tidur pak Rojak, aku sih udah ngerasain makannya aku tidak pernah tidur lagi" kata Gun menggelengkan kepalanya
"Yahh Sebelum merasakan itu aku harus ber kultivasi dulu agar bisa mencapai tanah saint dan menjadi pahlawan hahahahah" kata Eris dengan bangga dan ketawa
"Emang kau saint-Dolox? Ingat bakat yang kau punya jangan sampai kau gila gara gara lupa siapa saint-Dolox" Gun berkata sambil memandang orang yang ketawa di depannya
Gun celingak celinguk seperti mencari seseorang
__ADS_1
"Eh ris ris, Lu liat si Rey tidak? " tanya Gun
mendengar pertanyaannya gun, Eris berhenti tertawa
"Aku tidak melihat nya sejak di kelas juga seperti dia tidak masuk" jawab Eris dan juga celingak celinguk mencari teman nya yang bernama Rey
Eris dan Gun mencari Rey kesana kemari dan menelusuri kelas ke kelas lainnya tapi tidak di temukan
"Siall dia pasti di bawa sama anak anak brengs*k itu! " kata gun
"Benar, kalau sudah tidak ada di mana mana pasti di bawa sama mereka, cih para sampah itu" ucap Eris geram
"Hey!, Gun! Ris! " sebuah teriakan memanggil mereka
Gun dan Eris menengok ke arah suara tersebut dan di sana dia melihat 2 orang seumuran nya tapi lebih tinggi dari mereka berdua
Dua orang itu datang menghampiri Gun Dan Eris
"Kalian ngapain di sini? kami sudah lama nunguin loh" kata salah satunya yang bernama Yuma kulitnya agak hitam rambut pendek dan agak tinggi
"Ehh Yuma Lao, sorry gwe Sama si Gun nyarik si Reysang gak ketemu temu" kata Eris memandang keduanya
"Iyaa Gwe sama Eris nyari di seluruh kelas, toilet ga ada, Udah ketebak nih di bawa sama anak anak bangsat itu" Ucap gun
"Cih kalau gini harus cepet cari si Rey nih kalau ngak nanti bisa parah" ucap Lao
"Ngomong ngomong tuh dua bocah lagi kemana? " Tanya gun
"Ngapain lu tanyain soal mereka yaa jelas si Ardi nemanin si zian makan buat apa lagi kalau ngak ada di sini" jawab Yuma
"Katanya zian kelaparan" kata Lao
"Cih jangan urus mereka dulu cepet temuan si Rey sebelum tambah parah" Ucap Eris dan pergi mencari di seluruh sekolah
Gun, Lao dan Yuma juga mengikuti Eris
__ADS_1
Sementara mereka mencari, Di belakang sekolah Ada banyak anak anak yang sekarang sedang tertawa dan memaki, menghajar seseorang yang yang sedang di ikat tangannya
Orang yang dii ikat itu hanya diam memandang dengan tajam kepada orang orang yang memukul dan memakinya wajahnya penuh dengan luka bibirnya penuh darah Akibat muntah darah tapi itu semua tidak membuat ketampanan nya luntur malah itu makan tampan, anak itu adalah Kang Reysang yang di cari oleh Gun dan temannya
Rey memandang tajam Bos anak anak yang memukuli nya tidak lebih tepatnya anak yang paling sering memukulinya
Tahu kalau Rey memandang nya dia menantap ke arah Rey yang tangannya di ikat dan tak berdaya
"Iyyuuuu tatapannya menakutkan" kata ketua bos yang bernama Bara Wirta pura pura takut
"Heheh kau pikir aku takut dengan tatapan mu itu? hahaha aku bukannya takut malah aku jijik tahu, aku masih doyan wanita" kata Bara dan menyeringai
"Cih sialan! " kata Reysang dia sudah tidak berdaya sudah ratusan pukulan dia Terima sekarang dia hanya bisa mengumpat
"Kau tidak akan tenang selama aku masih ada di sekitar mu bangsa*t" Kata Bara dan ketawa di ikuti oleh teman temannya
"Kenapa? kenapa kau selalu melakukan ini kepada ku kapar*t! " teriak Rey dengan seluruh tenaga nya
"Kenapa? hehehhe karena kau menganggu"
"yahh aku juga tidak suka dengan mu sok cari perhatian, miskin,apalagi sok sok-an ingin menjadi saint heheh kau pikir itu bisa di ucapkan begitu saja"
"Tidak semua orang seperti Saint-Dolox Bahkan ada orang yang jenius di kabupaten ini belum tentu bisa seperti Saint-Dolox Dan kau.... "
"... Seenaknya seorang sampah miskin dan tidak berbakat seperti dirimu berkoar-koar ingin menjadi saint!, Mati sana!! " kata Bara panjang lebar dan mengisi kakinya dengan Qi nya lalu menendang Reysang dan membuat Reysang terlempar dan muntah darah lagi
karena tidak tahan lagi dengan rasa sakit Reysang tidak sadarkan diri dan menutup matanya
melihat Reysang tak sadar kan diri Bara dan yang lainnya pergi meninggalkan Reysang yang tidak di ketahui masih bernyawa atau tidak
tapi yang tidak di ketahui Bara di kepala Rey ada sesuatu yang berbunyi.....
[DING!....
(Udah lama pengen buat novel yang begini, Sukai yaq(❂‿❂)p
__ADS_1