
Saat ini, Di sekolah beladiri dragon sea
Di Tempat latihan dragon sea, Reysang sedang melatih keterampilan baru nya, Setelah dia mendapatkan perwujudan dari Elemental air dia terkejut dan memutuskan untuk berlatih agar memahami kekuatannya
"Tidak ku sangka aku secara tidak sengaja mendapat perwujudan elemental air, Padahal waktu itu aku hanya terfokus saja." kata reysang
"Apa elemen-elemen yang lainnya juga memiliki nya?... biar aku cobaa. "
Reysang memejamkan matanya menandakan dia sedang terfokus seperti sebelumnya
Dia terus memejamkan matanya selama beberapa menit, tapi nihil tidak ada yang berubah sama sekali
"Kenapa tidak ada yang berubah? mungkin caranya berbeda." kata reysang
"Ahh.. lupakan saja dulu, mari lihat perwujudan elemental air dahulu. "
°Perwujudan elemental air°
Seketika mata reysang yang hitam legam berubah menjadi biru laut pakai pakaian nya yang berwarna hitam di selimuti oleh sesuatu seperti air berwarna biru dan membentuk baju berwarna biru laut dengan kalung berbentuk elemental air di lehernya
"Wahh sudah ku duga ini sangat menakjubkan!!." Seru reysang
"Tubuh ku serasa jauh lebih segar dan seperti nya dalam perwujudan ini Qi sejati ku berubah menjadi Qi sejati elemental air saja" Kata reysang sambil merasakan tubuh nya
"Baiklah, mumpung aula pelatihan sepi biar aku coba bagaimana kekuatan nya!." seru reysang
°Bola Air! °
Sebuah bola tiba-tiba mengumpal di depan reysang seperti memadat, Setelah memadat bola air itu melesat ke arah Kayu berbentuk salib
*Bom!
Kayu itu berlobang cukup dalam tetapi tidak sampai tembus
"Hmmm, Boleh juga" reysang memandang lubang kayu yang di perbuatnya
"Ini hanya sedikit Qi sejati yang ku gunakan dari perwujudan elemental air bagaimana kalau aku menggunakan kekuatan penuh, tidak. bagaimana jika aku mempunyai perwujudan dari seluruh elemental! " pikir Reysang
__ADS_1
"Ahhh lupakan saja untuk saat ini, aku belum tahu bagaimana cara membangkitkan perwujudan elemental, aku hanya kebetulan membangkitkan salah satunya"
"Juga untuk sekarang ini Kultivasi ku masih rendah dan Qi sejati di tubuh ku terbatas, aku harus cepat cepat menaikan tanah ku" Kata Reysang dan menon-aktif kan perwujudan elemental airnya
seketika mata dan pakaian nya kembali seperti semula kalung yang tadi berlogo air juga hilang
"Nah sekarang bagaimana cara menaikan kultivasi dengan cepat?, menurut sistem itu bisa dengan Exp dan cara mendapatkan Exp adalah dengan mendapatkan wanita atau memburu mahluk hidup"
"Hmmm kalau soal wanita itu sedikit sulit selama ini aku sangat jarang memperhatikan wanita karena sibuk dengan ajian pedang... kalau begitu bagaimana kalau cara yang ke dua memburu monster atau binatang buas" kata Reysang
"Nah hanya itu jalan satu satunya! " pikir Reysang di tengah sepinya aula latihan
selama Reysang berpikir bagaimana cara menaikan kultivasi nya seseorang yang memperhatikan nya dari awal menatapnya dengan penuh penasaran
seseorang itu adalah lelaki tua dengan janggut putih panjang menggunakan pakaian kuno nusantara dia adalah salah satu tetua di sekolah dragon sea namanya Suja'i
Suja'i melangkah ke arah Reysang dan berkata : "Ohoo tidak ku sangka kau sudah memahami elemental air ke tahap tengah, kau satu satunya pengguna elemental yang sudah mengusai tahap tengah"
Reysang terkejut mendengar suara tua di belakang nya dia memutar tubuhnya dan melihat orang tua berjanggut putih panjang yang berumur sekitar 70 tahun
Reysang mengenal siapa orang tua ini dan buru buru memberi hormat
"Ohoho" kata suja'i
"Siapa namamu nak, kau tampak tidak asing? " tanya suja'i
"Oh, Murid ini bernama kang reysang tetua" kata Reysang memperkenalkan
"Hmm?... Reysang? kang reysang? " kata suja'i sambil mengingat ingat apakah pernah mendengar nama itu
se telah beberapa menit mengingat ingat akhirnya dia ingat dan berseru
"Kau anak kecil itu kan! anak kecil yang di bawa oleh pimpinan 15 tahun yang lalu! " kata suja'i terkejut
Reysang tersenyum dan hanya menganggukkan kepalanya
"Tidak kusangka, kau sudah besar." katanya sambil menggelengkan kepalanya menatap reysang
__ADS_1
"Terimakasih tetua, ternyata tetua masih mengingat ku." kata Reysang sambil tersenyum
"Tentu saja bagaimana aku bisa lupa, aku terkejut waktu pimpinan membawamu ke sini aku pikir kamu adalah anaknya dengan wanita yang dia sembunyikan waktu itu" kata suja'i sambil mengingat waktu reysang pertama kali datang ke sini
Ya reysang tidak memiliki orang tua dia di pungut oleh pimpinan sekolah ini 15 ttahun lalu dan hidup di sekolah ini sampai saat ini
Dan sampai saat ini juga reysang tidak tahu menahu siapa kedua orang tuanya dai hanya di temukan di sebuah panti asuhan yang kumuh dan hampir hancur, untung saja waktu itu pimpinan tidak sengaja melewati wilayah tersebut dan membawa reysang ke sekolah nya
Entah kenapa pimpinan memutuskan untuk membawa nya tidak tahu bagaimana apa dia kasihan atau ada alasan lain tapi reysang tidak memikirkan itu dia senang saat di bawa ke sekolah ini walaupun ada beberapa orang yang tidak menyukai nya
"Heheheh aku berterimakasih kepada pimpinan yang telah membawa ku kesini dan memberikan aku tempat tinggal." ucap reysang sambil menggaruk kepala nya tidak gatal
"Ngomong ngomong tetua ngapain ke aula latihan? " tanya reysang
"Ohh aku kesini ingin mencari seseorang." kata suja'i
"Seseorang? " bingungnya reysang
"Tidak ada seseorang di sini kayaknya hanya aku saja tetua" ucap reysang sambil melihat sekitarnya
"Iyaa aku mencari seseorang untuk membeli bahan bahan untuk alkimia ku, Stok bahan bahan alkimia ku sudah mulai menipis, dan sedikit lagi aku juga akan menerobos aku tidak bisa keluar sembarangan jadi aku mencari seseorang untuk membantu ku membeli bahan bahannya." jelas Suja'i
Mata reysang berbinar mendengar ucapan suja'i, baru saja dia memikirkan bagaimana caranya kuluar berburu untuk mendapatkan Exp dan sekarang tiba tiba ada yang menginginkan seseorang untuk keluar mencari bahan bahan untuk alkimia, tentu saja dia harus mengajukan diri
"Tetua aku bisa membantu mencari kan bahan bahanya, " kata reysang menenangkan dirinya
Suja'i menatap nya dengan ragu
"Benarkah, apakah kau mau? " tanya nya
"Tentu saja, selama aku bisa membantu" kata reysang dengan mata teguh
melihat ke teguhan reysang suja'i menghela nafas "Baiklah, tapi ini bukan hanya membeli di pasar ada juga salah satu bahan yang harus di cari di hutan, apakah kamu masih mau? " tanya nya sekali lagi
"Iya tetua aku masih mau! " seru reysang langsung menjawab
"Baiklah kalau begitu, aku memberi mu batas 5 hari untuk mengumpulkan bahan bahannya" kata suja'i dan memberikan daftar bahan bahan yang di carinya kepada reysang
__ADS_1
"Serahkan kepada ku tetua! " kata reysang menunduk hormat
(Sukai, like, Fav, dukungan (≡^∇^≡)