
Kota Mataram__
Salah satu wilayah/Kota dari Kerajaan Pandhe, Satu dari Kerajaan lainnya di Nusantara.
Kota Mataram terletak di ujung kerajaannya Pandhe memiliki cukup banyak Wilayah, Termasuk Banyubiru dan Tarangkuning.
Saat ini terlihat kota Mataram seperti biasa cerah dan damai, Di jalanan penuh dengan kendaraan mobil, Motor, Truck dan sejenisnya.
Berbagai banyak orang dengan kesibukannya masing-masing juga berjalan dan sesekali mengangkat telpon dan berlari.
Di Salah satu bangunan besar pencakar langit di kota tersebut, Kini di ruangan mewah dan cukup elegan.
Berdiri seseorang yang berpakaian kemeja putih panjang dan jam tangan mewah di pergelangan tanganya.
Orang itu menatap ke kaca, Lebih tepatnya di luar kaca dengan Segelas Wine di salah satu tangannya.
"Bagaimana? Apa kau sudah mengerjakannya? " Tanya sambil menggoyang gelas Wine di tangannya tanpa mengalihkan pandangan.
"Sudah tuan, Aku telah mendapatkan informasi seperti yang Anda inginkan tuan." Ucap seseorang yang mengenakan pakaian formal Ala ala sekertaris,Tidak lupa dengan kacamatanya.
"Benda yang tuan inginkan, Menurut informasi yang Aku dapat. Benda itu memang berada di Kota Mataram, Tapi benda itu bukan berada di kediaman Wali kota tuan." Jelas orang yang berkacamata dengan sopan.
"Jadi? " Orang yang di sebut Tuan oleh si berkacamata berkata sambil meneguk sedikit Wine.
"Benda itu berada di salah satu akademi bela diri di wilayah ini Tuan, Apa kita perlu melakukan sesuatu? " Masih berbicara dengan nada sopan.
"Tidak, Kau urus saja itu untuk sementara. Temukan dan cari di akademi mana benda itu berada, Jangan sampai pihak karajaan atau pihak aula utama tahu, Ini menyangkut tahan air kita." Ujar Jamez bos si berkacamata.
"Baik tuan, Akan ku laksanakan!"
"Ingat, Rapatkan tindakanmu. Jangan sampai pihak lain tahu, Identitas kita di sini orang asing mereka cukup waspada dengan orang asing. Jika kau melakukan kesalahan jangan memberikan informasi tentang kita." Jamez meneguk Wine sampe habis dan menyeringai.
"Tanah yang subur dan indah, Penuh dengan sumber daya dan harta, Berbagai macam pusaka yang kuat. Namun, Orang-orang yang menempati wilayah yang penuh dengan semua ini. Begitu bodoh dan mementingkan diri sendiri, Jangan salahkan orang asing yang akan menguasai semua itu! " Jamez tertawa menyeramkan.
"Tuan ada pesan dari tuan Velliy." Tutur Ronan Si berkacamata
Tawa Jamez berhenti mendengar nama 'Tuan Velliy' , Jamez berbalik dan menatap Ronan.
"Katakan." Ucapnya
"Beliau bilang, Tuan harus segera mengumpulkan benda itu karena rencana organisasi akan terlaksana. Jika jabatan tuan ingin naik di harap untuk mengumpulkan sesegera mungkin.Tapi, Lebih baik jangan terburu-buru. Berhati-hati lah. " Jelas Ronan
°°°°
__ADS_1
Sedangkan Reysang, Dia menatap cahaya di depannya dengan jantung bergetar.
"Apa ini? Jantung ku... Jantung ku berdetak kencang sekali? " Reysang memegang dadanya.
"Itu tandanya benda itu merespon kepadamu." Ujar Kakek yang berpakaiannya biru tersebut melihat reysang memegang dada bagian kirinyaa.
Reysang diam sejenak, Jujur saja dia kelelahan saat ini. Energi Qinya hampir habis, Tapi karena Reysang telah bertekat menginginkan pusaka tersebut. Dia harus mendapatkan nya bagaimana pun caranya.
Reysang mengakat tangannya hendak mengambil bedanya bercaya tersebut, Namun. Benda bercahaya tersebut bergerak dengan cepat memasuki tubuh Reysang membuat Reysang berteriak merasakan sakit yang luar biasa.
Melihat hal itu, Sang kakek membawa Raysang keluar dari sungai untuk melanjutkan apakah Reysang berhak menjadi tuan pusaka yang ia jaga selama ini.
Setelah kakek itu membawa Reysang ke goa bawah Air terjun kediaman kakek itu berada, Reysang masih berteriak kesakitan.
"Arrggggghhhhhh!!!"
"Kau harus bertahan, Jika kau kalah dan tidak bisa mengatasi ini. Kau tidak layak untuk pusaka ini, Nak." Ujar kakek itu santai melihat Reysang masih ke sakitan.
Reysang memaksakan dirinya untuk duduk bersila sambil terengah-engah.
"Sial! Apa apaan ini!!"
Qi nya Sudah terkuras dan ia kelelahan, Reysang sudah tidak tahan dengan rasa sakit ini.
Urat urat di tubuhnya menonjol, Wajahnya memerah, Urat mata merah terlihat di matanya yang putih.
"Arrrrrggggghhhhhhhh!! "
Cahaya bersinar dari tubuh Reysang, Dan secara bersamaan ketika cahaya tersebut, Rasa sakit di tubuh Reysang bertambah 2 kali lipat.
"Arrrrrggggghhhhhhhh!! " Reysang memegang kepalanya dengan kedua tangannya berteriak seperti orang gila.
°°°°
Reysang berteriak dan kesakitan selama Setengah jam, Kini tubuh Reysang penuh dengan keringat.
Sedangkan kakek tua yang berpakaian biru itu, Menganggukkan kepalanya saat melihat bahwa Cahaya di tubuh Reysang berhenti dan bertepatan dengan itu kesadaran Reysang hilang dan pingsan.
"Hoho, Sepertinya aku menemukan Anak yang menarik." Kakek itu tersenyum dengan mata sipitnya yang tua.
"Baru pertama kalinya aku melihat seseorang menaklukan pusaka di Alam Penyatuan Fondasi Tingkat 4. Dan itu adalah Salah satu pusaka kuno."
"Biasanya orang yang bisa menaklukkan pusaka kuno mungkin harus di Alam jiwa atau Kanuragan. Tapi, Anehnya Pusaka tersebut Berisienatif untuk mendatangi anak muda itu?."
__ADS_1
"Akku yakin anak ini tidak biasa." Kakek tua itu mengusap janggutnya yang putih sambil menatap reysang yang pingsan.
°°°°
Di Alam bawah sadar Reysang.
Reysang memandang sebuah pilar emas sangat besar dan sangat panjang.
"Apa ini!!! " Reysang berseru melihat berapa megah dan perkasa nya benda itu.
{Nak}
Tiba tiba sebuah suara terdengar mengejutkan reysang.
"Siapa! " Reysang dengan panik melihat sekitar, Tapi yang dia lihat hanya dirinya dan Pilar besar di depannya.
{Aku di depanmu nak}
Ujar suara itu lagi
"Kau, Kau bisa berbicara?! " Reysang menatap pilar itu.
{Ya, Dan Tidak. Aku adalah pusaka yang kau taklukkan} pilar itu berkata.
"Apa?! Kau Cahaya itu? Ternya kau pusaka berbentuk pilar." Ujar Reysang.
{Tidak, Aku bukan pilar. Aku adalah Yeol, Tongkat yang bisa membesar dan memanjang. Ya Setidaknya aku saat ini adalah Yeol} Jelas pusaka itu.
"Jadi kau ini sebenernya pusaka apa, Pilar bukan? kau mengatakan kau adalah Yeol atau tongkat tapi kau mengatakan setidaknya untuk saat ini? Jadi, Kau ini pusaka apa? " Reysang berkata dengan tanda tanya penuh.
{Benar, Untuk sekarang aku adalah Yeol.Tapi aku memiliki Satu bentuk lagi, Dan bentuk yang kau lihat saat ini bernama Yeol. }
{Biar ku jelaskan, Aku adalah salah satu dari pusaka kuno, Yang di buat saat Zaman kuno. Terbuat dari 2 sesuatu yang sangat menakjubkan hingga membuat ku memiliki dua bentuk dan salah satu bentuk nya itu yang kamu lihat saat ini Yeol, Dan Namaku adalah Kuwulong. Di sebut Satu satunya pusaka dari ke lima pusaka kuno Nusantara yang memiliki dua bentuk yang berbeda-beda.}
Jelas Kuwulong yang berbentuk Yeol.
Reysang sekarang mengerti dengan pusaka di depan nya.
"Ya agak ribet sih, Tapi tidak masalah. itu lebih bagus dan keren, Jadi bentuk kamu yang satunya lagi apa? " Tanya Reysang
{Kau akan mengetahuinya jika kau sering menggunakan ku, Tapi itu tergantung kekuatan mu. Saat ini kau masih lemah, Mungkin kau tidak bisa menggunakan kekuatan penuh ku. Kau sangat beruntung aku memilihmu, Sebenarnya aku sangat pemilih soal tuan. Tapi aku melihat masa depan yang menakjubkan dari dirimu, Itu mungkin akan menyenangkan.}
Bersambung....
__ADS_1